Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Akhir-akhir ini, masyarakat Indonesia kembali diramaikan oleh pemberitaan mengenai berbagai bencana alam, mulai dari gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), kebakaran hutan di Kalimantan, hingga aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Sebagai negara yang berada di kawasan Cincin Api Pasifik (Ring of Fire) dan dilalui garis khatulistiwa, Indonesia memiliki kondisi geografis dan geologis yang menjadikannya rentan terhadap ...

Ketika Maksiat menjadi Kebiasaan Di era digital, berbagai bentuk kemaksiatan kini hanya berjarak satu sentuhan jari. Kemudahan akses ini membawa banyak manfaat, tetapi di sisi lain juga membuka pintu bagi siapa saja untuk tergelincir ke dalam perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai agama. Tidak sedikit yang bermula dari rasa penasaran belaka. Sebagian akhirnya terjerat judi daring, sebagian lain larut dalam konten-konten ...

Bayangkan sebuah kitab suci diterjemahkan bukan untuk dipahami, melainkan untuk dikalahkan. Itulah yang terjadi pada abad ke-12, saat Eropa Kristen mulai serius menerjemahkan Al-Qur’an ke bahasa Latin. Proyek ini tidak lahir dari keingintahuan intelektual yang murni. Kebutuhannya jauh lebih mendesak: memahami musuh untuk mengalahkannya secara teologis. Terjemahan, dalam konteks ini, berfungsi sebagai senjata, bukan jembatan pengetahuan. Robert of Ketton dan ...

Bayangkan seorang selebritas papan atas–sebutlah ia bernama Nikita. Tubuhnya selalu disorot lampu panggung, wajahnya menghiasi layar kaca, dan kekayaannya membuat banyak orang iri. Konsernya dipenuhi tepuk tangan ribuan penggemar. Namun, di balik gemerlap itu, Nikita justru sering merasa hampa. Di tengah sunyinya malam, Surah At-Takatsur tiba-tiba melintas dalam ingatannya: “Alhākumut-takātsur” [kamu telah dilalaikan oleh berlomba-lomba (memperbanyak harta benda)]. Kisah tersebut ...

Di era digital saat ini, kehidupan manusia kerap tampak seperti sebuah permainan. Ada tingkatan yang ingin diraih, target yang harus dicapai, serta pencapaian yang ingin diperlihatkan kepada orang lain. Tidak sedikit orang berlomba mengejar karier, popularitas, jumlah pengikut di media sosial, hingga pengakuan dari sesama manusia. Semua itu sering dipandang begitu penting, seakan-akan itulah tujuan utama kehidupan. Padahal, Al-Qur’an telah ...

Kesuksesan dalam hidup merupakan keinginan setiap manusia, karena manusia adalah makhluk yang selalu ingin menang atau menjadi pemenang. Terhadap kesuksesan ini, setiap orang memiliki pandangannya masing-masing. Ada yang memaknai hidup yang sukses berarti menjadi kaya atau memiliki banyak harta. Ada yang memaknai hidup sukses itu harus memiliki jabatan tertentu, ada pula yang memaknainya dengan memiliki kepintaran di berbagai bidang ilmu.[1] ...

Massimo Campanini dalam Philosophical Perspectives on Modern Qur’anic Exegesis: Key Paradigms and Concepts(Equinox, 2018) menghadirkan sebuah karya filsafat yang ambisius, provokatif, dan sarat ketegangan intelektual.[1] Buku ini berupaya meletakkan prolegomena bagi “philosophical Qur’anology” — sebuah ilmu Qur’an filosofis baru yang tidak hanya menafsir teks suci, melainkan menjadikannya sebagai prinsip inspiratif bagi filsafat universal.[2] Dengan mengandalkan fenomenologi Heidegger, khususnya konsep Ereignis[3] (peristiwa) Dan a-letheia (pembukaan kebenaran), Campanini membingkai ...

Kehidupan manusia tidak akan luput dari sebuah persoalan atau masalah, misalnya masalah pekerjaan, keluarga, dan berbagai masalah lainnya yang dapat memengaruhi kondisi mental seseorang. Oleh karenanya, manusia membutuhkan suatu kekuatan yang mampu mendorongnya untuk tetap kuat dalam menjalani kehidupan ini. Salah satunya adalah harapan. Psikologi modern menjelaskan bahwa harapan adalah hasil dari proses mental dan motivasi seorang individu. Di lain ...

Di sepanjang bulan Ramadan, tidak jarang didapati khutbah-khutbah yang bernuansa materialistis tentang Ramadan: mulai dari penegasan bahwa puasa adalah untuk mendapatkan manfaat jasmani sebagaimana divalidasi oleh sains, hingga cara pandang kalkulatif terhadap pahala. Meski terdapat aspek yang berharga dari penjelasan tersebut, penekanan yang berlebihan pada manfaat-manfaat praktis-kalkulatif justru akan mereduksi substansi puasa—lebih lagi Ramadan itu sendiri. Kontras dengan itu, Ramadan, ...

Manusia modern cenderung memersepsikan ujian sebagai anomali kehidupan. Bagi mereka, ujian adalah sesuatu yang seharusnya tidak terjadi atau minimal harus dihindari. Dalam budaya yang menyanjung kenyamanan, kecepatan, dan kepastian, penderitaan sering kali dipersepsikan sebagai sebuah kegagalan sistem, baik sistem sosial, psikologis, maupun spiritual. Namun, Al-Qur’an sejak awal justru meletakkan ujian sebagai bagian inheren dari eksistensi manusia. QS. Al-Insan:2 menegaskan hal ...