Perempuan adalah makhluk ciptaan Allah yang sangat mulia. Agama Islam meninggikan derajat seorang perempuan sehingga dia menjadi salah satu aspek penting dalam beribadah kepada Allah. Pada dasarnya, perempuan memiliki pengalaman khas yang harus dimuliakan. Perempuan diibaratkan Allah dalam Alquran sebagai pakaian bagi suaminya, selain sebagai pakaian antara satu dengan yang lain lelaki dan perempuan diciptakan sebagai pelindung (penolong) bagi sebagian yang lain.
Islam menetapkan perempuan pada posisi yang sangat mulia dan terhormat sesuai dengan kodrat dan tabiatnya, setara dengan kaum laki laki dalam masalah kemanusiaan dan hak haknya. Perempuan harus dimuliakan oleh laki laki karena pada dasarnya perempuan memiliki pengalaman khas untuk keberlangsungan kehidupan. Islam memberi kedudukan yang terhormat kepada perempuan dan melindungi hak-haknya serta menghapuskan diskriminasi antara perempuan dengan laki-laki. Kalau dilihat dari segi pengabdian antara laki-laki dan perempuan, maka sesungguhnya Islam tidak membedakan antara dua jenis tersebut.
Peran Sosial Perempuan
Peran sosial perempuan dalam Islam tidaklah sama dengan konsep women liberation atau gerakan-gerakan feminis yang bermunculan di Barat. Para pelopor, penganjur dan aktifis gerakan women liberation menuntut persamaan dalam segala hal dengan kaum lelaki. Tuntutan gerakan ini amat ekstrim, sehingga justru mencabut jati diri dan pengalaman khas perempuan. Mereka secara tidak disadari justru masuk ke dalam berbagai dilema kepribadian, ketika mengejar karir di luar rumah persis sama dengan kaum lelaki. Salah satu permasalahan besar yang dihadapi adalah terbengkalainya urusan rumah tangga. Efek buruknya bisa mengenai anak-anak dan juga para suami mereka, muaranya adalah runtuhnya institusi keluarga. Kalau ini sudah terjadi maka struktur sosial masyarakat pun akan rapuh, sebab keluargalah yang menjadi komponen pembangun sebuah bangsa.
Peran Perempuan dalam Rumah tangga
Peran dan tugas perempuan dalam keluarga secara garis besar dapat dibagi menjadi peran perempuan sebagai ibu, ibu sebagai istri, dan anggota masyarakat.15 Agar dapat melakukan peran atau tugasnya dengan baik, maka perlu dihayati benar mengenai sasaran dan tujuan dari peran itu dan harus menguasai cara atau teknik memainkan perannya. Sebagai ibu, pendidik anak-anak, perempuan harus mengetahui porsi yang tepat dalam memenuhi kebutuhan anaknya, yang disesuaikan dengan tahap perkembangannya. Sikap maupun perilakunya harus dapat dijadikan contoh bagi anak-anaknya. Sebagai seorang istri, perempuan harus menumbuhkan suasana yang harmonis, tampil bersih, memikat dan mampu mendorong suami untuk hal-hal yang positif. Sebagai anggota masyarakat, perempuan diharapkan dapat berperan serta dalam masyarakat. Keberhasilan dalam melakukan peran di atas, tentunya bukan hal yang mudah, namun yang penting dari hal tersebut adalah kemauan dan usaha untuk selalu belajar untuk meningkatkan peranan-peranan yang dijalankannya.
Islam menegaskan bahwa laki-laki adalah pelindung bagi kaum perempuan. Laki-laki dan perempuan diberikan Allah swt kelebihan dan kekhususan untuk saling melengkapi. Dari aspek kemanusiaan dan potensial yang dimiliki antara laki- laki dan perempuan secara konseptual, tidak ada perbedaan antara keduanya.
5 Pengalaman Khas Perempuan
Ketika seorang perempuan sudah menjadi seorang ibu maka derajatnya akan lebih tinggi dari ayah untuk anaknya. Bahkan surga anak-anaknya ada di bawah telapak kaki ibu. Dalam suatu riwayat dijelaskan tentang seseorang yang bertanya kepada Rasulullah SAW, siapakah yang harus dicintainya lebih dulu, maka Rasulullah SAW menjawab ibumu, pertanyaan tersebut diulang sampai tiga kali dengan jawaban yang sama, dan setelah ditanya keempat kalinya baru kemudian Rasul menjawab ayahmu.
Allah memberikan keistimewaan kepada perempuan dengan kepercayaan untuk bisa mengandung dan melahirkan, serta mendapat banyak pahala karena hal tersebut. Seorang perempuan diberi keistimewaan oleh Allah dapat menyusui anak-anaknya serta mendapat pahala kebaikan luar biasa banyak dari air susuan yang diberikan pada bayinya.
Jadi, dapat kita lihat dan rasakan bahwa perempuan mempunyai tempat istimewa dalam Islam. Perempuan sangat diistimewakan dalam Islam, banyak tanggung jawab yang harus dilakukan perempuan apalagi menjadi seorang ibu. Pengalaman khas perempuan perlu disadari, diterima dan diberikan perlakuan yang sesuai.
Penyunting: Ahmed Zaranggi


























Kanal Tafsir Berkemajuan
Sebuah media Islam yang mempromosikan tafsir yang progresif dan kontekstual. Hadir sebagai respon atas maraknya tafsir-tafsir keagamaan yang kaku dan konservatif.