Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Istilah Huruf, Kalimat, dan Jumlah dalam Bahasa Arab

arab
Sumber: istockphoto.com

Dalam kitab kaidah bahasa Arab yang berjudul Al-Muyassar fi ‘Ilmin-Nahwi karya Ustadz Aceng Zakaria hafizhahullah, dipaparkan secara singkat perbedaan antara ketiganya. Tepatnya di halaman pertama kitab tersebut dijabarkan sebagai berikut:

الحرف هو ما يتركب منه الكلمة

الكلمة هي لفظ له معنى

الجملة المفيدة هي التركيب الذى يفيد فائدة تامّة و تسمى ايضا كلاما

Artinya

Huruf adalah sesuatu yang bila disusun akan menghasilkan kalimat. Kalimat adalah lafadz yang mengandung arti. Jumlah mufidah atau biasa disebut jumlah adalah susunan yang berfaidah sempurna (kalam).

Huruf, Kalimat dan Jumlah

Dari pengertian di atas, berikut analisis mengenai padanan ketiganya dengan bahasa Indonesia.:

Pertama, mengenai huruf. Istilah huruf dalam bahasa Arab sama dengan huruf dalam bahasa Indonesia. Bila di bahasa Arab dikenal dengan huruf hijaiyyah (alif, ba, ta, dst), sedangkan di bahasa Indonesia dikenal dengan alfabet (a, b, c, dst). Bedanya, huruf dalam bahasa Arab tidak hanya terdiri dari huruf mabani/hijaiy atau yang kita sebut hijaiyyah, tapi juga terdapat yang disebut huruf ma’ani, yaitu huruf yang memiliki arti. Misalnya huruf ب  , yang memiliki arti “dengan”. Adapun di bahasa Indonesia tidak ada jenis huruf seperti ini.

Istilah kalimat dalam bahasa Arab tidak sama dengan kalimat dalam bahasa Indonesia. Istilah kalimat sepadan dengan kata dalam bahasa Indonesia. Artinya, apa yang disebut kalimat dalam merupakan apa yang disebut kata dalam bahasa Indonesia. Sama seperti bahasa Indonesia yang jenis katanya terdapat kata benda, kata kerja, dan kata sambung. Maka di bahasa Arab, istilah kata benda disebut kalimat isim; istilah kata kerja disebut kalimat fiil; dan istilah kata sambung disebut kalimat huruf. Sama pula dalam bahasa Inggris yang kita kenal dengan istilah noun, verb, dan conjunction. Contoh kalimat isim adalah بَيْتٌ yang artinya sebuah rumah. Contoh kalimat fiil adalah كَتَبَ yang artinya telah menulis. Dan contoh untuk kalimat huruf adalah مِنْ yang artinya dari.

Baca Juga  Memaknai Hijrah sebagai Fenomena Sosial Menurut Quraish Shihab

Terakhir, istilah jumlah dalam bahasa Arab, maka yang dimaksud dalam bahasa Indonesia adalah kalimat atau kalimat sempurna. Sehingga jelaslah di sini bahwa istilah kalimat tidaklah sama dengan istilah kalimat dalam bahasa Indonesia. Kalimat dalam bahasa Arab adalah kata dalam bahasa Indonesia. Sedangkan kalimat dalam bahasa Indonesia adalah jumlah dalam bahasa Arab. Adapun contoh jumlah adalah sebagai berikut.

عَلِيٌّ يَجْلِسُ عَلَى الْكُرْسِيِّ

“Ali sedang duduk di atas kursi”

Padanan Istilah

Berikut ini disajikan tabel mengenai padanan istilah-istilah di atas dari sudut bahasa Arab maupun Indonesia.

Bahasa ArabBahasa Indonesia
حرف )Huruf(Contoh: ا –  ب – تHurufContoh: A, B, C
كلمة (Kalimat)Contoh: بيتKataContoh: Rumah
جملة (Jumlah)Contoh: عليّ يجلس على الكرسيّKalimatContoh: Ali sedang duduk di atas kursi

Demikian gambaran dari istilah huruf, kalimat, dan jumlah dalam bahasa Arab yang apabila dilihat dalam bahasa Indonesia terdapat persamaan maupun perbedaan. Maka mulai sekarang, jangan heran bila dalam bahasa Arab sering menyebut kata jumlah. Begitupun istilah kalimat atau kalimah yang maksudnya adalah kata dan bukan kalimat dalam bahasa Indonesia.

Editor: An-Najmi