Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Bayangkan sebuah kitab suci diterjemahkan bukan untuk dipahami, melainkan untuk dikalahkan. Itulah yang terjadi pada abad ke-12, saat Eropa Kristen mulai serius menerjemahkan Al-Qur’an ke bahasa Latin. Proyek ini tidak lahir dari keingintahuan intelektual yang murni. Kebutuhannya jauh lebih mendesak: memahami musuh untuk mengalahkannya secara teologis. Terjemahan, dalam konteks ini, berfungsi sebagai senjata, bukan jembatan pengetahuan. Robert of Ketton dan ...