Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Konsepsi Iman dan Islam sebenarnya telah banyak dibahas oleh para ulama klasik. Terlebih bagi mutakallimin (ulama ahli kalam) dengan berbagai macam varian ideologinya. Seperti Asy’ariyyah, Maturidiyyah, Muktazilah, Murji’ah, Jabbariyyah, Qadariyyah, Khawarij dan sebagainya. Namun, konsep Iman dan Islam kembali muncul dalam diskursus teologi, setelah para cendekiawan muslim kontemporer membawa paradigma baru. Beberapa dari mereka ada yang berusaha mendekonstruksi konsep iman ...

Seperti telah diulas pada tulisan sebelumnya, M.Syahrur adalah cendekiawan muslim yang menolak adannya sinonimitas dalam Al-Qur’an. Penolakan ini, berimplikasi pada redefinisi term-term yang selama ini dianggap bersinonim, seperti Al-Kitab, Al-Furqon, Al-Qur’an dan lain sebagainya. Selain itu, juga berimplikasi pada pengklasifikasian Al-Qur’an. Oleh Syahrur, Al-Qur’an diklasifikasikan menjadi dua yaitu; Kitab ar-Risalah (muhkamat) dan Kitab an-Nubuwwah (mutasyabihat). Pengklasifikasian semacam ini oleh Syahrur ...

Al-Qur’an sebagai teks yang terbatas, harus bisa berdialog dengan kehidupan sosial manusia yang tidak terbatas, karena Al-Qur’an bersifat, salih likulli zaman wa makan. Bagi  seorang mukmin, Al-Qur’an adalah kitab suci terakhir yang diturunkan Tuhan untuk umat manusia. Karenanya, nilai-nilai universal Al-Qur’an senantiasa relevan disetiap zaman. Salah satu cendekiawan muslim yang mencoba mendialogkan teks Al-Qur’an yang terbatas dengan problem kehidupan yang ...