Al-Qur’an turun sebagai petunjuk bagi umat manusia. Namun al-Qur’an tidak begitu saja bisa dipahami isinya oleh manusia. Maka, lahirlah penafsiran al-Qur’an oleh manusia sebagai upaya untuk memahami al-Qur’an. Sebagai upaya manusia, maka penafsiran al-Qur’an itu tidak hanya satu. Dalam hal ini, Prof. Dr. phil. Sahiron Syamsuddin, M.A. menawarkan sebuah pendekatan untuk memahami al-Qur’an yaitu pendekatan Ma’nā-Cum-Maghzā. Pendekatan ini merupakan upaya ...
Al-Qur’an memperkenalkan dirinya sebagai “hudan” (petunjuk) dan sebagai kitab yang diturunkan untuk menuntun manusia dari kegelapan menuju terang benderang (QS 14:1). Kehadiran Al-Qur’an di tengah-tengah umat Islam ditambah rasa ingin tahu mereka tentang isi Al-Qur’an dan berbagai mukjizatnya, telah melahirkan sekian banyak disiplin ilmu keislaman dan berbagai metode penelitian. Ini dimulai dengan disusunnya kaidah-kaidah ilmu nahwu oleh Abu al-Aswad ad-Dauli ...




























Kanal Tafsir Mencerahkan
Sebuah media Islam yang mempromosikan tafsir yang progresif dan kontekstual. Hadir sebagai respon atas maraknya tafsir-tafsir keagamaan yang kaku dan konservatif.