Dari segi penyajian dan bentuk, umumnya karya tafsir dibagi menjadi empat: pertama, tahlili (analitik), yakni menafsirkan ayat demi ayat dan surah demi surah. Kedua, ijmali (global), yakni menafsirkan dengan mengambil dan menampilkan makna umumnya. Ketiga, muqaran (perbandingan), yakni menafsirkan Al-Qur’an dengan cara membandingkan antara pandangan satu mufasir dengan mufasir lainnya. Terakhir ialah, maudhu’i (tematik), yakni menafsirkan Al-Quran dengan memilih satu ...
Perkenalan Awal Pertama kali saya mengenal karya tafsir Dawam Rahardjo adalah saat masih semester dua di UIN Jakarta. Saya ingat betul bahwa saat itu saya sedang asyik membaca karya lawas Komaruddin Hidayat. Judulnya “Memahami Bahasa Agama: Sebuah Kajian Hermeneutik”. Pada satu bagian di buku itu, Komaruddin menjelaskan tentang tafsir tematik dan menyebutkan beberapa karya tafsir tematik yang populer di Indonesia. ...
Orang-orang yang tak mengenal Dawam Rahardjo secara dekat tentu akan kaget jika dikatakan bahwa Dawam memiliki sebuah kitab tafsir. Sebab umumnya orang mengenal Dawam sebagai seorang ekonom yang juga sarjana sosial. Dawam, bagi saya, adalah salah satu di antara cendekiawan muslim berlatar jurusan umum yang berani menafsirkan al-Quran dan membuat sebuah kitab tafsir. Selain di sana juga terdapat nama Jalaluddin ...




























Kanal Tafsir Mencerahkan
Sebuah media Islam yang mempromosikan tafsir yang progresif dan kontekstual. Hadir sebagai respon atas maraknya tafsir-tafsir keagamaan yang kaku dan konservatif.