Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Memotret Sketsa Tafsir di Masa Mendatang

sketsa
Sumber: https://pngtree.com/

Tafsir adalah bentuk pemaknaan al-Quran dari berbagai aspek yang terkandung di dalamnya. Baik berdasarkan pemaknaan tekstual maupun kontekstual yang relevan dalam kehidupan masyarakat dewasa ini. Tafsir al-Quran sudah dikenal sejak masa Rasulullah, berupa penjelasan-penjelasan langsung pemaknaan al-Quran oleh Rasulullah SAW.

Kemudian seiring bertambahnya penganut dan daerah yang dimasuki Islam maka ilmu tafsir pun juga terus ikut berkembang. Sehingga perkembangan dunia tafsir di era kontemporer ini sangat pesat. Berbagai tafsir muncul dengan keunikan-keunikan dan tipologi-tipologi yang menjadi santapan yang menggiyurkan di khazanah keilmuan Islam.

Perkembangan Tafsir Al-Qur’an

Keilmuan Islam sekarang banyak sekali diwarnai oleh berbagai bidang kehidupan modern. Yang pada akhirnya tafsir bermetamorfosis dari tradisional (tekstual) menuju kesesuaian zaman (kontektual) di era sekarang. Berbagai jenis tafsir bermunculan, ada yang membahas secara tematik dan ada juga yang analitik hingga ke hermeunetik. Ada yang menjelaskan secara manual dan virtual, ada yang ringkas dan panjang lebar, ada yang tradisonal dan go international. Keragaman tafsir menambah pesonanya dalam dunia keilmuan.

Meminjam perkataan Prof. Muhammad Amin Suma, “al-Quran itu secara tekstual maupun kontekstual memiliki keragaman serta one book for all (satu buku untuk semua insan dan semua urusan)”. Maka al-Quran yang statis dalam teksnya, namun dinamis dalam makna tekstual dan kontekstualnya. Hal ini memberikan peluang untuk para cendikiawan Muslim kontemporer menghasilkan interpretasi baru sesuai dengan relevansi kehidupan. Oleh karena itu, penulis mencoba memberikan pandangan tentang sketsa tafsir masa depan.

Sketsa Tafsir Masa Depan

Sketsa tafsir masa depan dimulai dari melihat fenomena tafsir itu sendiri. tafsir dewasa ini, tidak jarang terpengaruh oleh kekuasaan, pra-pemahaman, ideologi serta tuntutan zaman. Maka berdasarkan penjelasan sebelumnya secara tidak langsung memberi gambaran bahwa ada dua sketsa kemungkinan terjadi pada tafsir masa depan.

Baca Juga  Teologi Al-Ma’un Dan Representasi Kemiskinan Dalam Ruang Media

Pertama, “Tafsir Komplit”, yaitu tafsir yang di dalamnya menyuarakan kandungan al-Quran tentang berbagai hal menyangkut kehidupan aktual dengan menggunakan sudut pandang yang beragam, baik dari segi metode, corak, nuansa dan juga pendekatannya. Sehingga tafsir akan menjadi rujukan pertama seluruh kalangan masyarakat dalam memahami nilai-nilai keislaman. Karena dalam satu tafsir mengandung berbagai keilmuan, seperti bahasa, ekonomi, kesehatan, fiqih, sosial dan lain-lain.

Kedua, “Tafsir Profesi”, yaitu tafsir yang hadir berupa tematik profesi sesuai dengan keinginan penguasa, keilmuan, ideologi, latar belakang dari penafsirnya sendiri. Sehingga pada tafsir model ini akan muncul tafsir di setiap bidang kehidupan. Seperti tafsir akuntansi, tafsir kedokteran, tafsir menajemen, tafsir perusahaan, tafsir bisnis, tafsir politik dan lain-lain. Wallahu’alam.