Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Begini Penjelasan Al-Qur’an Soal Palestina dan Masjidilaqsa!

masjidilaqsa
Sumber: https://www.portal-islam.id

Al-Quran memuat beberapa ayat yang secara langsung atau tidak langsung berhubungan dengan Palestina dan masjidilaqsa. Penafsiran dan hikmah dari ayat-ayat tersebut dapat bervariasi tergantung pada perspektif dan pemahaman masing-masing individu. Berikut adalah beberapa ayat yang sering dikaitkan dengan Palestina dan Masjidilaqsa.

Tanah Palestina dalam Al-Qur’an

يٰقَوْمِ ادْخُلُوا الْاَرْضَ الْمُقَدَّسَةَ الَّتِيْ كَتَبَ اللّٰهُ لَكُمْ وَلَا تَرْتَدُّوْا عَلٰٓى اَدْبَارِكُمْ فَتَنْقَلِبُوْا خٰسِرِيْنَ

Artinya: Wahai kaumku, masuklah ke tanah suci (Baitulmaqdis) yang telah Allah tentukan bagimu) dan janganlah berbalik ke belakang (karena takut kepada musuh), nanti kamu menjadi orang-orang yang rugi.” (QS. Al-Maidah [5]: 21)

Maksudnya, tanah Palestina ditentukan Allah Swt. bagi kaum Yahudi selama mereka beriman dan taat kepada Allah Swt. Ketika Nabi Muhammad saw. sudah diutus Allah Swt., sementara mereka menolak untuk beriman kepadanya, ketentuan itu pupus bagi orang Yahudi.

وَاَوْرَثْنَا الْقَوْمَ الَّذِيْنَ كَانُوْا يُسْتَضْعَفُوْنَ مَشَارِقَ الْاَرْضِ وَمَغَارِبَهَا الَّتِيْ بٰرَكْنَا فِيْهَاۗ وَتَمَّتْ كَلِمَتُ رَبِّكَ الْحُسْنٰى عَلٰى بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَۙ بِمَا صَبَرُوْاۗ وَدَمَّرْنَا مَا كَانَ يَصْنَعُ فِرْعَوْنُ وَقَوْمُهٗ وَمَا كَانُوْا يَعْرِشُوْنَ

Artinya: Kami wariskan kepada kaum yang selalu tertindas itu, bumi bagian timur dan bagian baratnya) yang telah Kami berkahi. (Dengan demikian,) telah sempurnalah firman Tuhanmu yang baik itu (sebagai janji) untuk Bani Israil disebabkan kesabaran mereka. Kami hancurkan apa pun yang telah dibuat Fir‘aun dan kaumnya serta apa pun yang telah mereka bangun.) (QS. Al-A’raf [7]: 137 )

Penafsiran Ringkas

Seiring runtuhnya kerajaan Fir‘aun, negeri Syam, Mesir, dan sekitarnya; yang dahulu dikuasai Fir‘aun kini diwarisi oleh Bani Israil. Bangunan-bangunan Fir‘aun yang dihancurkan Allah Swt. adalah bangunan-bangunan yang mereka dirikan dengan memperbudak Bani Israil; seperti kota Ramses, menara yang dibangun Haman atas perintah Fir‘aun.

Baca Juga  Istiwa' Perspektif Empat Mazhab Fikih

Adapun yang dimaksud dengan negeri-negeri bagian timur dan bagian baratnya yang telah Kami berkahi dalam ayat ialah negeri Syam (Syria, Libanon, Palestina dan Yordania) bagian timur, dan Mesir bagian barat, serta negeri-negeri sekitar keduanya yang pernah dikuasai Firaun dahulu. Negeri-negeri tersebut adalah negeri yang amat besar dan subur, banyak diberi berkah dan kebaikan.

Ayat-ayat tersebut menyoroti pentingnya tanah Palestina sebagai tanah yang diberikan oleh Allah kepada umat-Nya. Penghuni tanah tersebut diingatkan untuk menghargai dan memelihara warisan tersebut.

Masjid Al-Aqsa dalam Al-Qur’an

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

Artinya: Maha Suci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

Masjidilaqsa dan daerah sekitarnya diberkahi Allah Swt., di antaranya, dengan diutusnya banyak nabi di sana dan dengan kesuburan tanahnya. Ayat ini menggambarkan perjalanan malam Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram (Mekah) ke Masjidilaqsa (Yerusalem). Masjid Al-Aqsa menjadi tempat berkah dan tanda-tanda kebesaran Allah.

3 Hikmah Ayat Palestina dan Masji Al-Aqsa

Pentingnya Tanah Palestina. Ayat-ayat ini mengajarkan pentingnya tanah Palestina sebagai warisan yang diberikan oleh Allah kepada umat-Nya. Hal ini menciptakan kesadaran akan tanggung jawab untuk menjaga dan memelihara tanah tersebut.

Ketentuan Allah. Ayat-ayat ini mengingatkan umat Islam bahwa tanah dan tempat-tempat suci, seperti Masjidilaqsa, adalah ketentuan Allah. Oleh karena itu, umat Islam dihimbau untuk menghormati, melindungi, dan menjaga kekudusan tempat-tempat tersebut.

Baca Juga  Peran Analisis Semantik terhadap Kajian Penafsiran Al-Qur'an

Keberkahan dan Tanda-Tanda Allah. Masjidilaqsa dianggap sebagai tempat yang diberkahi dan penuh dengan tanda-tanda kebesaran Allah. Hal ini memberikan pemahaman bahwa tempat-tempat suci memiliki makna dan peran penting dalam kehidupan umat Islam.

Perlu dicatat bahwa penafsiran ayat-ayat ini dapat bervariasi, dan pandangan dan pemahaman seseorang dapat dipengaruhi oleh konteks sejarah, budaya, dan interpretasi individual. Selain itu, isu Palestina dan Masjidilaqsa memiliki dimensi politis dan sosial yang juga mempengaruhi berbagai interpretasi.