Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Telaah Hadis Keutamaan Jintan Hitam Bagi Kesehatan

jintan hitam
Sumber: almanira.com

Banyak hadis Nabi SAW yang berbicara tentang alam. Contohnya tentang embriologi, bintang, gerhana, berkumur, bersin, madu, zaitun, habbatus sauda’ dan lain-lain. Habbatus sauda’ merupakan semak belukar yang tumbuh liar pada setiap musim di Kawasan utara Afrika, Jazirah Arab dan Asia. Rasulullah SAW telah secara khusus menyebutkan dalam hadis bahwa habbatus sauda’ atau jintan hitam dapat menyembuhkan semua penyakit kecuali kematian.

Bunga jintan hitam memiliki lima kelopak Bunga dengan bentuk bulat telur, ujung agak meruncing sampai agak tumpul, pangkal mengecil membentuk sudut pendek dan besar. Pada umumnya, mahkota bunga ada delapan dengan bentuk sedikit memanjang, lebih kecil  daripada kelopak bunga. Bibir bunga ada dua buah, bagian atas pendek, lanset dan ujung memanjang berbentuk benang. Sedangkan bibir bunga bagian bawah tumpul. Benang sari banyak dan gundul. Bagian tanaman yang biasa dimanfaatkan oleh orang adalah bijinya. Biji jintan hitam berukuran kecil dan pendek, panjangnya hanya 1-3 mm, berwarna hitam, berbentuk trigonal (bersudut tiga tidak beraturan). Juga berkelenjar dan sekilas seperti batu api Ketika diamati menggunakan mikroskop. Biji-biji tersebut berada di dalam buah yang berbentuk bulat telur atau agak bulat.

Hadits Nabi tentang Habbatus Sauda’

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ، حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنْ عُقَيْلٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، قَالَ: أَخْبَرَنِي أَبُوسَلَمَةَ، وَسَعِيدُ بْنُ المُسَيِّبِ، أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ، أَخْبَرَهُمَا: أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «فِي ‌الحَبَّةِ ‌السَّوْدَاءِ شِفَاءٌ مِنْ كُلِّ دَاءٍ، إِلَّا السَّامَ

Artinya: Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Bukair, Telah menceritakan kepada kami Al Laits dari ‘Uqail, dari Ibnu Syihab dia berkata: Telah mengabarkan kepada kami Abu Salamah dan Sa’id bin Al Musayyib. Bahwa Abu Hurairah mengabarkan kepada keduanya kalau dia mendengar Rasulullah ﷺ berkata: “Di dalam Habbatus sauda’ terdapat obat bagi segala penyakit kecuali as saam (kematian).” Hadits riwayat Al-Bukhari (5688).

Baca Juga  Perempuan Sebagai Ketahanan Keluarga dalam Islam

Untuk mengetahui kualitas hadis, perlu untuk mencari tahu biografi masing-masing rawi dan bagaimana komentar ulama lain terhadapnya. Pertama, Abdur Rahman bin Shakhr, beliau termasuk dari kalangan sahabat yang tinggal di Madinah. Beliau memiliki kuniyah yakni Abu Hurairah. Wafat pada tahun 57 H. Memiliki beberapa guru yakni Ubay bin Ka’ab, Hasan bin Sabit dan Ali bin Abi Thalib, dan juga memiliki beberapa murid. Contohnya Abdullah bin Abdur Rahman bin ‘Auf, Ibrahim bin Isma’il dan Abu al-Hakim. Kedua, Abdullah bin Abdur Rahman bin ‘Auf, beliau memiliki kuniyah yakni Abu Salamah. Beliau termasuk kalangan tabi’in golongan pertengahan dan masa hidupnya dia tinggal di kota Madinah. Beliau wafat pada tahun 94 H. Memiliki beberapa guru yakni Abdur Rahman bin Shakhr, Khalid bin Zaid dan Rabi’ah bin Ka’ab. Dan juga beberapa murid seperti Muhammad bin Muslim, Hamid bin Zaid dan Sa’id bin Zaid. Menurut para ulama, beliau memiliki sifat tsiqah.

***

Ketiga, Muhammad bin Muslim ‘Ubaidillah bin ‘Abdullah, beliau termasuk kalangan tabi’ut tabi’in golongan pertengahan. Beliau memiliki kuniyah yakni Abu Bakar, tinggal dii Madinah dan wafat pada tahun 124 H. Guru beliau adalah Abdullah bin Rahman bin ‘Auf, Sta’labah bin Abi Malik dan Sabit bin Qais. Dan juga beberapa murid seperti Uqail bin Khalid bin ‘Uqail, Abu Ayyub dan abu ‘Ali bin Yazid. Menurut para ulama, beliau seorang yang Faqih, hafidz mutqin. Keempat, Uqail bin Khalid bin ‘Uqail, beliau merupakan golongan dari Tabi’in. Beliau memiliki kuniyah yakni Abu Khalid, tinggal di Syam dan wafat pada tahun 144 H. Tentunya beliau memiliki beberapa guru contohnya Muhammad bin Muslim bin ‘Ubaidillah bin “abdullah, Nafi’ Maula bin ‘Amr, Salamah bin Kuhail. Dan juga beberapa murid seperti Laits bin Sa’ad bin ‘Abdur Rahman, Nafi’ bin Yazid dan Hibban bin ‘Ali. Beliau tergolong ulama yang tsiqah.

Baca Juga  Bincang Buku Tafsir Ayat Cahaya Perspektif Sosial

Kelima, Laits bin Sa’ad bin ‘Abdur Rahman, beliau termasuk golongan tabi’ut tabi’in kalangan tua. Semasa hidupnya, beliau tinggal di Maru dan memiliki kuniyah yakni Abu al-Harits. Beliau wafat pada tahun 175 H. Beliau memiliki beberapa guru seperti ‘Uqail bin Khalid bin ‘Uqail, ‘Imran bin Abi Anas, Haris bin Ya’qub bin Sta’balah. Juga beberapa murid yakni Yahya bin ‘Abdullah bin Bukair, Yahya bin Ishaq dan Ishaq bin ‘Isa bin Najih. Menurut beberapa ulama, beliau merupakan pribadi yang tsiqah.

Keenam, Yahya bin ‘Abdullah bin Bukair, beliau termasuk golongan tabi’ul atba’ kalangan tua yang memiliki kuniyah Abu Zakariya. Semasa hidupnya, beliau tinggal di Maru dan wafat pada tahun 231 H. Beliau memiliki beberapa guru contohnya Laits bin Sa’ad bin Abdur Rahman, Malik bin Anas bin Malik bin Abi Umar, Mughirah bin ‘Abdurrahman. Dan memiliki beberapa murid yakni Saal bin Abi Sahal, Muhammad bin Ishaq bin Ja’far dan Muhammad bin Abdullah bin Namir. Menurut beberapa ulama, beliau termasuk seorang yang tsiqah.

Kandungan Kimia dan Bahan Aktif pada Habbatus sauda’

Nigellone adalah zat yang berkhasiat untuk mencegah terjadinya kejang otot dan melebarkan saluran pernapasan. Nigellone memiliki sifat antihistamin yang dapat membantu mengatasi berbagai gangguan akibat alergi. Seiring berjalannya waktu, dengan dibantu kemajuan metode analisis kimia, ilmu faal, ilmu farmasi, mikrobiologi dan ilmu lainya telah mendorong banyaknya penemuan yang terkandung pada biji habbatus sauda’. Kandungan aktif tersebut adalah nigellicine, nigellidine, nigellimine-n-oxide, nigellone, thymol, asam amino esensial, besi, kalsium dan masih banyak lagi.

Asam lemak esensial terdiri dari asam alfa-linolenic dan asam linoleic (omega 6) yang berpersan sebagai pembentuk sel. Kedua asam lemak ini berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan tubuh dan juga dapat mencegah berbagai penyakit kronis.

Baca Juga  Mencermati Ayat-Ayat Kauniyah di Dalam Al-Qur'an

The Cancer Research institute at South Carolina USA membuktikan bahwa biji jintan hitam meningkatkan sistem kekebalan dan jumlah sel-selnya. Akan tetapi dapat meningkatkan pembentukan sel-sel tulang sumsum secara mengejutkan. Bahkan melindungi tubuh dari virus, meningkatkan produksi interferon dan menghancurkan sel-sel tumor. Pada tahun 1960, ilmuwan Badr el Din dan Mahfoudz berhasil mengisolasi dithymoquinone dari minyak volatile biji jintan hitam yang kemudian diberi nama “Nigellone”. Dan diberikan kepada pasien yang memiliki penyakit asma bronchial secara oral, dapat menekan gejala-gejala pada Sebagian besar penderita.

3 Manfaat Habbatus Sauda’

Adapun beberapa manfaat dari habbatus sauda’ sebagai berikut

  1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Dalam hal ini, yang biasa dimanfaatkan untuk pengobatan adalah biji habbatus sauda’. Menurut Hutapea dalam buku Khasiat top susu unta, jintan hitam, dan ginseng, biji habbatus sauda’ berkhasiat sebagai obat cacing, juga bisa memperlancar ASI, peluruh kentut, pencegah muntah dan pengobatan pascapersalinan.

2. Sebagai Obat kanker

Dalam biji habbatus sauda’ mengandung asam lemak yang dapat menghambat perkembangan kanker. Habbatus sauda’ menstimulasi produktivitas sumsum tulang dan imunitas sel dan juga melindungi sel-sel normal dalam melawan virus perusak sel dan sel-sel tumor tanpa  merusak sel-sel yang sehat. Asam lemak yang berasal dari habbatus sauda’ dapat mencegah pembentukan EAC (Ehrlich ascites carcinoma) dan sel DLA ( dalton’s lymphoma ascites) yang merupakan jenis sel kanker yang umum ditemukan.

3. Sebagai Obat Keputihan

Ketika seseorang mengalami keputihan, mengkonsumsi habbatus sauda’ dapat mengatasi masalah tersebut. Kandungan-kandungan zatt yang terdapat di dalam habbatus sauda’ sangat efektif sebagai antibiotic, antibakteri dan antiflamasi. Dengan mengkonsumsi habbatus sauda’ dengan rutin dan teratur, tubuh kita akan Kembali sehat, bugar dan masalah keputihan akan dapat teratasi dengan mudah dan murah.

Penyunting: Ahmed Zaranggi