Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

“(…dan memberikan harta yang dicintainya) memberi arti bahwa orang yang berbuat kebajikan adalah orang yang sangat senang dengan harta, orang yang selalu menginginkan harta itu selalu ada dalam kepemilikannya. Tapi ia rela memberikan harta itu kepada pihak-pihak yang lemah dan membutuhkan, seperti kerabat, anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang yang dalam perjalanan (musafir), peminta-peminta, dan untuk memerdekakan hamba sahaya“. Oleh karena ...

(177) Kebajikan itu bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan ke barat, tetapi kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari akhir, malaikat-malaikat, kita-kitab dan nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang yang dalam perjalanan (musafir), peminta-peminta, dan untuk memerdekakan hamba sahaya, yang melaksanakan shalat dan menunaikan zakat, orang-orang yang menempati janji apabila berjanji, dan ...

Ada baiknya ayat yang membicarakan tentang cara memperoleh rezeki dengan mengikuti langkah setan ini diasosiasikan dengan nuansa orang yang mengejar kekayaan dan kesenangan duniawi melalui perdukunan. Orang yang terbiasa mencari rezeki berdasarkan petunjuk dukun tidak bisa membedakan mana yang halal dan mana yang haram. Mereka habis-habisan membela sang dukun meskipun ajarannya menyimpang jauh dari ajaran Al-Qur’an. Kalau perlu mereka mengatakan ...

168) Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan; karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu. (169) Sesungguhnya setan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui. (170) Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Ikutilah apa yang telah ...

Di samping itu, pencantuman kata rahman dan rahim pada ayat pertama dalam al-Fatihah ini juga untuk menunjukkan bahwa al-Quran yang dimulai dengan surah al-Fatihah ini diturunkan kepada umat manusia sebagai wujud rahmat atau kasih sayang Allah bagi umat manusia. Isi surah al-Fatihah dan isi keseluruhan al-Quran merupakan rahmat bagi alam semesta. Rahman dan Rahim Sebagai Rahmat Penegasan tentang al-Quran sebagai ...

Kandungan surah al-Fatihah menunjukkan bahwa seluruh ayat yang tercantum di dalamnya merupakan rahmat, sebagaimana al-Quran adalah rahmat bagi umat manusia. Dalam surah al-Fatihah juga terdapat petunjuk Allah tentang asal usul kehidupan, jalannya kehidupan, pedoman menjalani kehidupan, dan akhir kehidupan yang didasarkan pada konsep rahmat tersebut. Bahwa isi al-Quran merupakan rahmat ditunjukkan oleh ayat pertama surah al-Fatihah yang berbunyi bismillahirrahmānirrahīm (بِْسُِِاللهِ ...

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi yang memang tak dibenarkan dan membunuh orang-orang yang menyuruh manusia berbuat adil, maka gembirakanlah mereka bahwa mereka akan menerima siksa yang pedih. Mereka itulah orang-orang yang lenyap (pahala) amal-amalnya di dunia dan di akhirat, dan mereka tidak memperoleh penolong.” Sebab Orang Kafir Tidak Memperoleh Penolong Dosa besar orang-orang Yahudi ...

Setiap melakukan ibadah sholat, umat Islam sebagaimana diperintahkan oleh agama Islam untuk menghadapkan dirinya ke arah Ka’bah di Masjidil Haram. Namun, kronologi yang terjadi perintahnya tidak langsung menghadapkan kiblat ke arah Masjidil Haram, melainkan sempat berubah menghadap ke arah Masjidil Aqsa di Madinah dan sampai pada akhirnya kembali lagi ke arah Masjidil Haram. Mengarahkan kiblat sholat ke Masjidil Aqsa ini ...

Sosok Nabi Ibrahim dikenal dengan sebutan  Abul Anbiya’ atau bapak para Nabi. Julukan tersebut muncul karena banyak keturunan dari Nabi Ibrahim lahir para Nabi dan Rasul yang menjadi pemimpin umat. Dalam hadis yang diriwayatkan Imam Muslim dari Abi Ammar bin Syaddad dikatakan bahwa Nabi Muhammad merupakan keturunan Nabi Ismail yang tidak lain anak dari keturunan Nabi Ibrahim AS. Nabi Ibrahim ...

Salah satu yang menjadi ciri khas dari tafsir at-tanwir milik Muhammadiyah adalah ia memiliki judul-judul besar bagi setiap pembahasan. Contohnya adalah surah al-Baqarah ayat 124-129. Ayat-ayat itu diberikan judul besar sebagai “Peran Nabi Ibrahim dalam Agama, Pembangunan, Sosial dan Politik”. Inilah yang membedakan antara tafsir at-tanwir dengan tafsir-tafsir yang telah ada sebelumnya. Nama Nabi Ibrahim dapat dibilang cukup sentral dan ...