Surah an-Najm [53]: 1 dimulai dengan sumpah Tuhan: wa an-najm idha hawa? Apakah ada makna yang inheren dalam teks Qur’an ini? Tidak! Itulah jawaban yang jelas. Tidak ada makna yang inheren di dalam teks Quran. Lokus makna berada di luar teks. la merupakan produk pemikiran dari dan tersimpan dalam komunitas penafsir wahyu (ahl al-ta’wil; ahl al-tafsir). Melihat kutub al-fafsir sebagai ...
“Al-Qur’an tidak berbicara dengan lidah, ia membutuhkan para penafsir dan para penafsir itu adalah manusia.” Penggalan kata-kata ‘Ali (w. 661) ini memperkuat tesis yang diformulasikan melalui risalah ini bahwa Qur’ān itu diam, tak berbicara dengan lisan, dan tidak mengandung makna apa pun di dalam dirinya sendiri. Tidak ada makna inheren di dalam teks Qur’ān. Adalah para penafsir yang berbicara melalui ...
Penafsiran al-Quran memiliki ciri khas dan coraknya masing-masing. Hal ini disebabkan karena latar belakang keilmuan serta kondisi historis-politik para mufassir yang berbeda-beda. Meski penafsiran telah dimulai sejak zaman Nabi Muhammad dan berkembang hingga saat ini. Namun masih terdapat beberapa diskursus yang menarik dikaji. Salah satunya yakni terkait ru’yatullah atau melihat Allah SWT. Dalam kitab Tafsir wal Mufassirun karya ad-Dzahabi, disebutkan ...






























Kanal Tafsir Mencerahkan
Sebuah media Islam yang mempromosikan tafsir yang progresif dan kontekstual. Hadir sebagai respon atas maraknya tafsir-tafsir keagamaan yang kaku dan konservatif.