Tertawa terbahak-bahak adalah tertawa dengan suara keras dan besar. Tertawa semacam ini biasa dilakukan oleh seseorang untuk mengambil perhatian orang lain dan agar dirinya dikagumi orang lain. Selain itu tertawa semacam ini juga berpotensi mengganggu orang disekitarnya. Dalam Islam tertawa terbahak-bahak dihukumi makruh (dibenci). Rasululallah SAW sendiri tidak pernah tertawa, hanya tersenyum dan menolehkan wajah dengan penuh. (Ja’far, Auf, Mas’ud, ...



























Kanal Tafsir Mencerahkan
Sebuah media Islam yang mempromosikan tafsir yang progresif dan kontekstual. Hadir sebagai respon atas maraknya tafsir-tafsir keagamaan yang kaku dan konservatif.