Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Prof. Kuntowijoyo pernah mengatakan bahwa cara berpikir kita tampaknya tidak jauh berbeda dengan cara berpikir nenek moyang.[1] Sebagai masyarakat beriman, seringkali kita masih terkungkung dalam kesadaran mitos. Kita lebih suka menghindar dari realitas, alih-alih menghadapinya. Oleh karenanya, upaya untuk memberangus mitologisasi yang mengkristal dalam pola pikir masyarakat beriman merupakan langkah awal yang dapat mengantarkan kepada kesadaran akan ilmu yang berpijak ...

(Telaah Tafsir Transformatif Kuntowijoyo Atas Qs. Ali Imron: 110)Kemajuan teknologi menyebabkan massifikasi mobilitas sosial, industrialisasi, dan akselerasi informasi Namun, di balik itu, berbagai krisis moral menimpa manusia modern. Sekularisme, hedonisme, materialisme dan birokratisasi telah menimbulkan perbagai penindasan struktural, objektivasi manusia, kesenjangan sosial dan aleniasi diri dalam masyarakat Indonesia dewasa ini. Dalam peradaban industri, agama dianggap sebagai penghalang kemajuan. Sikap freudianistik ...

Islam tidak mengenal dikotomi dalam ilmu. Hampir semua sarjana muslim secara bulat menyepakati, bahwa Islam tidak sekedar agama dalam pengertian ajaran ritual semata, akan tetapi juga merupakan jalan hidup yang sempurna, suatu peradaban dan kebudayaan yang canggih. Pemikir-pemikir Islam serentak menolak sains sekuler-liberal Barat yang diklaim bebas nilai, penyumbang penting atas degradasi kemanusiaan di era modern. Untuk itu, para pemikir ...

Siapa yang tak kenal Kuntowijoyo? Salah satu seorang pemikir muslim Indonesia yang sangat konsen dalam bidang transformasi sosial, bahkan agama ini datang untuk  manusia, bukan untuk Allah swt. walaupun seorang Islam harus menjunjung tinggi nilai-nilai transendental Allah swt. atau tauhid. Karena menurutnya, manusia harus selalu melakukan perubahan sosial dan al-Qur’an harus menjadi paradigma pemikirannya. Karena Islam adalah agama transformatif, yang ...