Salah satu pintu masuk memahami al-Qur’an yang menarik bagi banyak pemerhati al-Qur’an adalah konsep asbâb al-nuzûl yang memberi satu kalimat kunci bahwa pada setiap teks ada konteks di baliknya yang bisa memperkaya makna teks itu sendiri. Bahkan dalam bentuk ekstrimnya, ada pendapat yang mengatakan bahwa tanpa konteks, sebuah teks tidak akan pernah bisa dipahami karena sebuah teks tidak hadir dalam ...
Tafsir Ayat 59 “Maka menggantilah orang-orang yang durhaka dengan kata-kata yang tidak diperintahkan kepada mereka.” (pangkal ayat 59). Maka kata Hiththah yang berarti permohonan ampun kepada llahi, mereka ganti dengan kata lain, yaitu hinthah yang berarti minta gandum kepada llahi. Artinya bukanlah mereka merundukkan kepala dengan segala kerendahan hati kepada Tuhan, sebab negeri itu telah dapat ditaklukkan, melainkan hanya mengingat ...
Salah satu yang menjadi ciri khas dari tafsir at-tanwir milik Muhammadiyah adalah ia memiliki judul-judul besar bagi setiap pembahasan. Contohnya adalah surah al-Baqarah ayat 124-129. Ayat-ayat itu diberikan judul besar sebagai “Peran Nabi Ibrahim dalam Agama, Pembangunan, Sosial dan Politik”. Inilah yang membedakan antara tafsir at-tanwir dengan tafsir-tafsir yang telah ada sebelumnya. Nama Nabi Ibrahim dapat dibilang cukup sentral dan ...
Tafsir Ayat 57 Kemudian diperingatkan Tuhan pula nikmat lain yang telah diberikan kepada mereka: “Dan telah Kami teduhi atas kamu dengan awan dan telah Kami turunkan kepada kamu manna dan salwa.” (pangkal ayat 57). Empat puluh tahun lamanya mereka tertahan di padang Tih, sebagai hukuman karena mereka tidak berani masuk ke negeri yang dijanjikan itu, sebagaimana kelak akan ada lagi ...
Dari Nu’man bin Basyir RA ia mendengar bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Ketahuilah sesungguhnya di dalam jasad itu ada segumpal darah. Apabila dia baik, maka menjadi baik pula seluruh anggota tubuhnya. Dan apabila rusak, maka menjadi rusak pula seluruh anggota tubuhnya. Ketahuilah dia itu adalah hati.” (HR Bukhari dan Muslim) Hadis ini menjelaskan tentang keutamaan memiliki hati yang bersih. Hati yang ...
Tafsir Ayat 55 “Dan (ingatlah) tatkala kamu berkata kepada Musa: Wahai Musa! Tidaklah kami mau percaya kepada engkau, sehingga kami lihat Allah itu dengan terang.” (pangkal ayat 55). Ingatlah hai Bani Israil, bahwa setelah nenek-moyang kamu itu membuat berhala anak lembu sampai disuruh taubat dengan membunuh diri, janganlah kamu sangka bahwa mereka telah berhenti hingga itu saja. Patutlah hal itu ...
Tafsir Ayat 54 “Dan (ingatlah) seketika berkata Musa kepada kaumnya: Wahai kaumku! Sesungguhnya kamu telah menganiaya diri kamu (sendiri) dengan kamu mengambil anak lembu itu.” (pangkal ayat 54) -menjadi Tuhan. Kamu telah di beri maaf, karena mungkin kamu belum mengerti benar-benar perbedaan agama kita yang diturunkan Tuhan dengan faham-faham yang dianut oleh orang Mesir dengan Fir’aunnya itu, sehingga kamu sangka ...
Saya menulis risalah ini sebagai panggilan intelektual untuk menafsirkan kembali makna wahyu dengan rujukan pada khazanah intelektual Islam awal. Mengapa? Selama ini, pemahaman umum tentang wahyu sudah mengalami proses stabilisasi dan pembakuan makna (fixation of meaning). Sehingga wahyu ditafsirkan dengan makna yang tunggal, tetap, dan stabil (fixed and stable meaning). Pada fase praortodoksi Islam, penafsiran makna wahyu dalam Al-Qur’an tidaklah ...
“Dan (ingatlah) tatkala Kami janjikan kepada Musa empatpuluh malam, kemudian kamu ambil anak lembu sepeninggalnya; dan adalah kamu orang-orang yang aniaya.” (ayat 51). Ingatlah tatkala telah selamat kamu diseberangkan, dilepaskan dari penindasan dan kehinaan, Tuhan Allah telah memanggil Musa menghadap Allah, atau bersunyi diri membuat hubungan jiwa dengan Allah, di lembah Thuwa di pegunungan Thur! Sebab apabila kamu telah selamat ...
“Dan (ingatlah) tatkala Kami belahkan lautan untuk kamu” (pangkal ayat 50). Yaitu tatkala telah berpuluh tahun Musa dan Harun, Utusan Kami berjuang membangkitkan kamu dari dalam lembah kehinaan dan perbudakan, dan ingin membawa kamu ke tanah pusaka nenek-moyang kamu yang kaya dengan susu dan madu, Fir’aun menahan kamu tidak boleh pergi, karena kalau kamu pergi Fir’aun kehilangan 600.000 manusia yang ...






























Kanal Tafsir Mencerahkan
Sebuah media Islam yang mempromosikan tafsir yang progresif dan kontekstual. Hadir sebagai respon atas maraknya tafsir-tafsir keagamaan yang kaku dan konservatif.