Kegaduhan Diri Manusia di Era Digital Di era media sosial, tekanan untuk “terlihat sempurna” bukan sekadar ungkapan, melainkan kondisi nyata yang banyak remaja rasakan. Menurut survei UNICEF dan BKKBN (2021), hampir 50% remaja Indonesia mengaku merasa cemas atau stres akibat kritik dan ekspektasi yang mereka terima secara daring.[1] Selain itu, data dari GoodStats (2024) memperlihatkan bahwa 57,7 % anak muda menggunakan ...
Pembahasan seputar fenomena bintang telah menjadi bagian dari kebudayaan masyarakat sejak zaman dahulu. Orang zaman dahulu memanfaatkan bintang dalam praktik-praktik keagamaan dan navigasi. Bahkan, mereka menggunakannya dalam menentukan musim bercocok tanam. Hingga zaman sekarang praktik tentang ramalan bintang atau zodiak masih bisa dijumpai di lingkungan sekitar dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari sekedar ingin tahu, sebatas permainan, atau bahkan benar-benar memercayai ...
Banyak pemahaman yang keliru mengenai arti kepemimpinan. Umumnya, kepemimpinan dilihat sebagai sebuah kedudukan atau posisi semata. Zaman sekarang, orang-orang mengira bahwa kepemimpinan adalah otoritas, penguasaan, kedudukan atau bahkan pusat kekuatan.[1] Akibatnya, banyak kepemimpinan yang didapatkan dan dijalankan dengan cara tidak etis. Berbagai kejadian kontradiktif seorang pemimpin telah terjadi atas amanah kepemimpinannya, seperti halnya pelanggaran etis dengan melakukan penyalahgunaan kekuasaan dan ...
Apakah orang yang hafal 30 juz Al-Qur’an dapat disebut seorang ‘hafiz Quran’? Apakah benar menghafal Al-Qur’an pasti menjamin seseorang masuk surga seperti yang tertulis dalam hadis? Bloom’s Taxonomy dan Fenomena Penghafal Al-Qur’an Pendidikan tahfiz Al-Qur’an menjamur di Indonesia selama beberapa tahun kebelakang dan menghasilkan produk-produk penghafal Al-Qur’an. Masyarakat umum mengenalnya sebagai ‘Hafiz Quran’. Namun, apakah benar seseorang yang berhasil menghafal ...
Perkembangan mazhab tafsir pada era modern menunjukkan transformasi signifikan yang mencerminkan dinamika intelektual umat Islam dalam merespons tantangan zaman. Transformasi ini tidak hanya terjadi pada level metodologi, tetapi juga pada orientasi dan pendekatan yang para mufasir gunakan dalam memahami Al-Qur’an. Tanda dari era modern adalah kemunculan berbagai corak tafsir yang berupaya menjembatani antara tradisi klasik dan kebutuhan kontemporer. Karenanya, Al-Qur’an ...
Pendahuluan Dalam khazanah pemikiran Islam klasik, nama Ibn Qayyim al-Jauziyyah tak pernah lepas dari perdebatan. Sosok yang hidup di Damaskus abad ke-14 ini adalah murid setia dari Ibn Taimiyyah, seorang reformis kontroversial yang mengguncang lanskap teologi dan hukum Islam Sunni.(Al-‘Imrān, 2021) Meskipun dikenal luas sebagai ahli fikih, teolog, dan sufi Ḥanbalī, Ibn al-Qayyim menarik perhatian para sarjana modern karena pendekatannya ...
Studi orientalis terhadap Al-Qur’an merupakan salah satu aspek penting dalam perjalanan keilmuan dunia Islam. Studi ini tak hanya terbatas untuk memperlihatkan bagaimana kitab suci ini tidak hanya menjadi subjek spiritual bagi umat Muslim. Namun, juga objek kajian ilmiah dari luar tradisi Islam. Para orientalis adalah para sarjana Barat non-Muslim yang mempelajari dunia Timur dan Islam. Mereka mendekati Al-Qur’an dengan metode ...
Di era media sosial, standar hidup tak lagi ditentukan oleh kebutuhan, melainkan oleh tren yang viral di layar ponsel. Gaya hidup konsumtif mendorong banyak orang membeli barang yang tidak benar-benar dibutuhkan demi gengsi atau pencitraan. Bahkan, tak jarang orang-orang rela berhutang untuk tampil mewah.[1] Fenomena ini mengikis makna syukur. Masyarakat lebih sibuk mengejar tampilan daripada nilai, merasa kurang daripada cukup. ...
Di Tengah dinamika Masyarakat modern ini, rupanya banyak yang mulai mempertanyakan satu hal. “Mengapa kecemasan memenuhi hidup, padahal hidup sedang baik-baik saja?” Pertanyaan tersebut seolah mempertanyakan konsep ideal kehidupan yang harus manusia jalankan agar mencapai kata “seimbang”. Dari sini muncul beberapa pertanyaan reflektif. Seperti, “Apa sebenarnya kebahagiaan itu?”, “Apakah selama ini kita salah memahami konsep kebahagiaan?”, “Lalu, bagaimana sebenarnya kebahagiaan ...
Umat Islam memandang serta mengimani agama sebagai suatu hal yang sakral dan murni dari Tuhan. Sebagai bagian dari agama samawi, Islam hadir menjadi penutup dan penyempurna dari risalah nabi-nabi terdahulu. Risalah yang menjanjikan kebenaran demikian pula kebahagiaan di dunia dan Akhirat. Agama dengan “teori” kebenarannya menjadikan pemeluknya semakin ‘tunduk’ akan peran agama terhadap jalan hidup manusia. Agama yang diyakini sebagai ...
































Kanal Tafsir Mencerahkan
Sebuah media Islam yang mempromosikan tafsir yang progresif dan kontekstual. Hadir sebagai respon atas maraknya tafsir-tafsir keagamaan yang kaku dan konservatif.