Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

(Pada awalnya) manusia itu adalah umat yang satu. Selanjutnya Allah mengutus Para Nabi (Rasul), sebagai pemberi peringatan dan Allah menurunkan bersama mereka kitab yang benar, untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan. Tidaklah berselisih tentang kitab itu melainkan orang yang telah didatangkan kepada mereka Kitab, yaitu setelah datang kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, karena kedengkian di ...

Firman Allah: وَيَشْتَرُونَ بِهِ ثَمَنًا قَلِيلًا (menjualnya dengan harga yang sedikit (murah)) memberi arti bahwa betapa pun besaran imbalan yang diterima akibat penyelewengan dan penyimpangan terhadap kebenaran yang diturunkan oleh Allah terhadap Rasul-Nya, harga imbalan tersebut pada hakikatnya sangat sedikit di sisi Allah dibanding dengan kesediaan mereka menerima siksaan api neraka di hari Kemudian nanti, sehingga semua nilai yang diperoleh ...

(174) Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan yang telah diturunkan Allah yaitu al-Kitab, dan menjualnya dengan harga yang sedikit (murah), mereka itu sebenarnya tidak memakan (tidak menelan) ke dalam perutnya melainkan api, dan Allah tidak akan berbicara kepada mereka pada hari Kiamat dan tidak akan mensucikan mereka dan bagi mereka siksa yang amat pedih. (175) Mereka itulah yang membeli kesesatan dengan petunjuk ...

Allah Swt terkadang memberikan cobaan manusia di dunia sebagai ujian kesabaran terhadap imannya.  Karena itu Allah memerintahkan manusia dalam surah Al-Baqarah ayat 153, menjadikan sabar dan shalat sebagai penolongmu. Di kala manusia ditimpa ujian, mendirikan shalat sebagai kunci untuk meneguhkan batin kita dalam menghadapi cobaan. Ustadz Aly Aulia, Lc, M.Hum mengatakan dalam Pengajian Muhammadiyah Edisi 138 tentang Tafsir At-Tanwir Surat ...

Pelarangan mengkonsumsi terhadap hal-hal tersebut di atas sesuai dengan ilmu pengetahuan bahwa bangkai, darah, dan babi itu tidak cocok bagi kesehatan. Meskipun ayat ini menyatakan bahwa “yang diharamkan hanyalah bangkai…” dan seterusnya, bahwa yang haram terbatas pada empat jenis, tetapi ada barang haram dikonsumsi yang tidak disebut di sini, yaitu khamar, disebut dalam surah al-Maidah ayat 90. Larangan mengkonsumsi khamar ...

(172) Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah. (173) Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, ...

“(…dan memberikan harta yang dicintainya) memberi arti bahwa orang yang berbuat kebajikan adalah orang yang sangat senang dengan harta, orang yang selalu menginginkan harta itu selalu ada dalam kepemilikannya. Tapi ia rela memberikan harta itu kepada pihak-pihak yang lemah dan membutuhkan, seperti kerabat, anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang yang dalam perjalanan (musafir), peminta-peminta, dan untuk memerdekakan hamba sahaya“. Oleh karena ...

(177) Kebajikan itu bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan ke barat, tetapi kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari akhir, malaikat-malaikat, kita-kitab dan nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang yang dalam perjalanan (musafir), peminta-peminta, dan untuk memerdekakan hamba sahaya, yang melaksanakan shalat dan menunaikan zakat, orang-orang yang menempati janji apabila berjanji, dan ...

Ada baiknya ayat yang membicarakan tentang cara memperoleh rezeki dengan mengikuti langkah setan ini diasosiasikan dengan nuansa orang yang mengejar kekayaan dan kesenangan duniawi melalui perdukunan. Orang yang terbiasa mencari rezeki berdasarkan petunjuk dukun tidak bisa membedakan mana yang halal dan mana yang haram. Mereka habis-habisan membela sang dukun meskipun ajarannya menyimpang jauh dari ajaran Al-Qur’an. Kalau perlu mereka mengatakan ...

168) Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan; karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu. (169) Sesungguhnya setan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui. (170) Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Ikutilah apa yang telah ...