Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

“Tunjukilah kami jalan yang lurus.” (ayat 6). Meminta ditunjuki dan dipimpin supaya tercapai jalan yang lurus. Menurut keterangan setengah ahli tafsir, perlengkapan menuju jalan yang lurus, yang dimohonkan kepada Allah itu ialah, pertama al-lrsyad,artinya agar dianugerahi kecerdikan dan kecerdasan, sehingga dapat membedakan yang salah dengan yang benar. Kedua at-Taufiq, yaitu bersesuaian hendaknya dengan apa yang direncanakan Tuhan. Ketiga al-llham, diberi ...

“Engkaulah yang kami sembah, don Engkaulah tempat kami memohon pertolongan” (ayat 5). Kalimat iyyaka, kita artikan Engkau lah, atau boleh dilebih dekatkan lagi maknanya dengan menyebut hanya Engkau sajalah yang kami sembah. Di sini terdapat iyyaka dua kali; hanya Engkau sajalah yang kami sembah dan hanya Engkau saja tempat kami memohonkan pertolongan. Kata na’budu kita artikan, kami sembah, dan nasta’inu ...

Kepemimpinan dan negara merupakan bagian integral dari agama Islam. Nabi Muhammad saw adalah role model pemimpin masyarakat Madinah dengan sebuah tatanan sosial tertentu. Peran tersebut merupakan salah satu unsur dari fungsi kenabian. Ibnu Taymiyah menjelaskan dalam Siyasah asy-Syar’iyah, ada dua jalan yang buruk; yaitu agama tanpa mementingkan kekuasaan, dan jalan kekuasaan (termasuk kekayaan) tanpa agama. Hal tersebut dapat dilihat dari ...

“Yang menguasai Hari Pembalasan.” (ayat 4)’ Klta artikan yang menguasai, apabila maliki kita baca dengan memanjangkan ma pada maliki. Dan kita artikan “Yang Empunya Hari Pembalasan”, kalau kita baca hanya maliki saja dengan tidak memanjangkan ma. Di sini dapatlah kita memahamkan betapa arti ad-din. Kita hanya biasa memberi arti ad-din dengan agama. Padahal dia pun berarti pembalasan. Memang menurut Islam ...

Pergeseran Fungsi Mimbar Agama Mimbar agama tidak lagi jadi tempat untuk menebar ketenangan dan ketenteraman. Yang ada adalah mimbar malah menjelma tempat untuk mengumbar umpatan dan cacian yang jauh dari nilai-nilai budi pekerti luhur. Padahal agama sejak awal telah memberi tahu kita bahwa kehadirannya adalah untuk membawa kabar gembira (basyiran). Dengan tugas itu, sejatinya dakwah ialah menggembirakan. Bukan menyeramkan dan ...

Fenomena belakangan ini, tidak jarang kita temukan sekelompok orang anti dengan toleransi. Mereka mempunyai perpektif bahwa Jihad bila melawan mereka yang tidak seiman dengan-nya, tanpa melihat dari sudut pandang yang lain. Mereka lebih condong kepada prinsip peradaban setelah masa khalifah ar-rasyidin. Sehingga memicu sebagian orentalis untuk berkomentar bahwa Islam adalah agama pedang, dengan kata lain penyebarannya melalui pedang (kekerasan) Toleransi ...

Perempuan dalam sejarah sejak ratusan tahun lalu telah ditempatkan sebagai makhluk sosial kelas dua yang termarjinalkan dan tersubordinasi. Ia diperlakukan semena-mena, tidak mendapatkan haknya sebagaimana laki-laki, dan bahkan dianggap seperti barang yang dapat dipertukarkan. Pada abad ke-4 SM di Yunani perempuan dijadikan sebagai pemuas laki-laki, tugas perempuan hanya untuk melahirkan anak dan mengurus rumah. Pendidikan hanya diberikan kepada anak laki-laki ...

Islam adalah agama yang mengajarkan umatnya untuk sadar akan posisi dirinya. Karena Islam selalu mengajak umatnya kepada jalan kebenaran dan tidak pernah memaksa pemeluk agama lain untuk mengakui kebenarannya. Kebenaran itu relatif dan setiap pemeluk agama tentu akan menganggap benar agama yang mereka anut. Kebenaran Islam itu lahir dari al-Qur’an dan hadis. Keduanya menjadi sumber utama ajaran Islam serta acuan ...

“Keluruhan hidup Muhammad adalah hidup manusia yang sudah begitu tinggi sejauh yang pernah dicapai oleh umat manusia. Hidup yang penuh dengan teladan yang luhur dan indah bagi setiap insan yang sudah mendapat bimbingan hati nurani, yang hendak berusaha mencapai kodrat manusia yang lebih sempurna dengan jalan iman dan perbuatan yang baik”(Muhammad Husain Haekal) Keteladanan Nabi Muhammad di abadikan Allah dalam ...

Dalam memahami Islam, kata kunci yang tak bisa diabaikan adalah kemanusiaan. Islam hadir memberi perlindungan atas dasar sisi manusianya. Misalnya, konsep zakat yang diterapkan Islam hakikatnya sebagai sindiran kepada kehidupan orang yang mampu, agar memberi nafas pada orang yang lemah meskipun sekali dalam setahun. Begitupun sedekah agar ada tali kasih yang tersambung kapanpun dan di manapun untuk berbagi. Konsep berpikir itulah, ...