Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Al-Qur’an sampai pada kita hari ini kebanyakan berasal dari tradisi cetak. Hasil cetakan tak bisa dilepaskan dari proses penulisan dengan ragam media yang digunakan. Catatan sejarah tentang penulisan, al-Qur’an ditulis melalui batu, tulang, pelepah kurma, juga media lain yang bisa digunakan untuk mencatat. Di samping itu, al-Qur’an pun tetap dipelihara dalam hapalan. Pada masa kini, al-Qur’an bahkan ditulis melalui media ...

Banyak cara menyajikan informasi pada kondisi kekinian. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, dunia seolah berada dalam genggaman jari (the world is in our finger). Fasilitas IT dan flatform digital banyak merambah segmen. Aspek isi, tampilan, dan sasaran pembaca menjadi titik perhatian. Banyak informasi berbasis web, media sosial, dan flatform beragam memudahkan orang untuk melacak, membaca, atau bahkan menjadikan rujukan untuk ...

Hampir semua peristiwa di dunia ini tak terlepas dari peran manusia. Eksistensi manusia sebagai makhluk berpikir di dunia menjadi tokoh sentral dalam hikayat perjalanannya dengan berbagai dimensi. Ketika yang terjadi positif, pasti itu karena ulah manusia. Sebaliknya, ketika peristiwa yang terjadi itu negatif, pasti pula yang disorot adalah manusia. Memang, manusia makhluk unik. Dirinya dan memikirkan dirinya, juga mengaitkan dirinya ...

Hadis disepakati oleh kaum muslimin sebagai sumber hukum atau ajaran kedua setelah al-Qur’an. Hadis dihubungkan dengan pernyataan (ucapan), perbuatan, dan ketetapan Nabi Muhammad Saw. Sesuatu yang dihubungkan pada ketiga hal ini hampir disepakati oleh para ulama, tak terkecuali ulama ahli hadis. Ajaran pada hadis  banyak memuat hal yang dapat dijadikan rujukan dalam menjalani kehidupan, termasuk di dalamnya terkait dengan pendidikan. ...

Pendidikan menjadi keniscayaan. Ia berkait berkelindan dengan kehidupan. Tepat kiranya, ada sebuah pernyataan filosofis, pendidikan adalah bagian dari kehidupan, dan kehidupan tak dapat melepaskan diri dari pendidikan. Kehidupan yang terdidik akan mencapai tujuan yang diharapkan dalam kehidupan. Manusia sebagai makhluk yang mendidik dan dididik dapat mengaitkan kebaikan dan capaian tujuan hidupnya sesuai dengan proses pendidikan. Dimensi Ketundukan Dalam konteks Islam, ...

Kata pesantren sering kita dengar. Namun, pernahkah kita mendengar pesantren pra sarjana? Nah, mengingat pesantren memiliki ciri yang unik dari sisi kajian, sosiologis, maupun manajemen. Maka, menarik untuk dikaji lebih lanjut. Baik dari sisi substansi dan dari sisi yang lainnya. Adapun, dari sisi substansi kajian ada yang diperluas, diambil intisarinya, atau bahkan disesuaikan dengan kebutuhan lembaga. Termasuk di dalamnya diadopsi ...

Idul Adha menjadi hari besar umat Islam. Setiap muslim dianjurkan untuk menyembelih hewan kurban sebagai bentuk ketundukan dan pengabdian pada-Nya. Hewan kurban yang disembelih menjadi tanda bahwa seorang muslim sedang terus berupaya mendekatkan diri pada-Nya. Kurban tidak hanya simbolisasi dari penyembelihan. Namun, ia menjadi tanda untuk mendekati Yang Maha Baik. Setiap jalinan kehidupan terlebih dalam upaya mendekati-Nya tak lekang dari ...

Pemahaman terhadap maksud ayat atau tema yang berdasarkan ayat al-Qur’an telah menjadi bangunan metodologi pemahaman dalam setiap disiplin ilmu. Keragaman ilmu keislaman, seperti fikih, ilmu kalam, tasawuf, tafsir, hadis, bahkan ekonomi islam dan pendidikan islam, memerlukan keajegan dalam bangunan teori berbasis kewahyuan. Penerapan metodologi tafsir dalam mengaitkan teori atau fenomena, memahami maksud ayat untuk dijadikan teori pada ilmu, juga konfirmasi ...

Pesantren merupakan lembaga pendidikan yang memiliki ciri khas dibanding dengan lembaga pendidikan.  Mendiang Gus Dur menyebutnya sebagai sub kultur, karena ia memiliki tradisi ilmiah dan sosiologis yang berbeda dengan lembaga lain. Peran kyai, pengajian kitab kuning, santri dan pondokan menjadi ciri yang satu sama lain memiliki keterkaitan dalam ikatan kultur pada komunitas pesantren. Terlebih dalam pengajian, hampir seluruh pesantren terutama ...

Moderasi beragama menjadi salah satu misi utama pemerintah saat ini. Misi ini mengarah pada pencapaian kehidupan yang damai, toleran, dan harmonis. Moderasi beragama menjadi penting, mengingat Indonesia memiliki keragaman dalam agama, suku, budaya, bahasa, dan lainnya. Kemajemukan ini tentunya bukan untuk dijadikan sumber konflik, melainkan perlu dirawat dan diperkuat sehingga Indonesia menjadi makmur.  Dalam lingkup satu agama pun, keragaman dan ...