Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Konsep Syafaat dan Ragamnya pada Hari Kiamat

syafaat kiamat
Sumber: https://islam.nu.or.id

Syafaat merupakan hal yang paling diharapkan oleh setiap muslim saat hari kiamat nanti. Lalu apa itu syafaat?

Melansir dari KBBI, syafaat adalah perantaraan untuk menyampaikan permohonan ampunan kepada Allah. Perantaraan pertolongan yang antara lain diberikan oleh malaikat, para nabi, atau orang-orang mukmin pilihan atas izin Allah swt untuk meringankan azab atau beban seseorang di akhirat.

Untuk syafaat sendiri memiliki beberapa syarat serta berbagai macam jenisnya. Untuk itu penulis akan membahasnya dalam artikel ini.

Definisi Syafaat

Secara bahasa, menurut Raghib Al-Ishfahani, syafaat berasal dari kata al-syaf’u yang artinya menggabungkan sesuatu dengan sesuatu yang mirip.  Sedangkan menurut istilah syafaat berarti menjadi penengah bagi orang lain dengan memberikan manfaat kepadanya atau menolak madharat, yakni pemberi syafaat itu memberikan manfaat kepada orang yang diberi syafaat atau menolak madharat untuknya.

Tidak semua orang mampu meraih apa yang dia harapkan. Ketika itu banyak cara yang dapat dilakukan. Antara lain meminta bantuan orang lain. Jika apa yang diharapkan seseorang terdapat pada pihak lain yang ditakuti atau disegani, dua dapat menuju kepadanya dengan “menggenapkan dirinya” dengan orang yang dituju itu untuk bersama-sama memohon kepada yang ditakuti dan disegani itu. Orang yang dituju itulah yang mengajukan permohonan. Dia menjadi penghubung untuk meraih apa yang diharapkan. Upaya melakukan hal tersebut dinamakan syafaat.

Syarat Syafaat

Berikut adalah beberapa syarat syafaat, antara lain:

  1. Izin dari Allah swt
  2. Izin Allah kepada yang memberi syafaat untuk memberi syafaat kepada yang diberi syafaat.
  3. Bagi orang-orang yang mati dan mentauhidkan Allah swt dan tidak mempersekutukan Allah jika ia mempersekutukan Allah maka tidak sedikitpun manfaat syafaat itu untuknya.
Baca Juga  Meneladani Kepribadian Aisyah dalam Sejarah Islam

Macam-macam Syafaat di Hari Kiamat

Ada berbagai macam syafaat yang ada pada hari kiamat. Syafaat tersebut adanya yang sifatnya terbesar. Untuk itu, berikut adalah macam-macamnya:

1. Syafaat Uzhma

Secara bahasa syafaat uzhma memiliki arti syafaat terbesar. Syafaat ini terjadi pada saat manusia dikumpulkan pada hari kiamat, setelah 50.000 tahun manusia berdiri menunggu keputusan urusan mereka. Lantas nabi muhammad saw memberikan syafaat di sisi Rabbnya dan memohon kepada-Nya untuk memutuskan urusan mereka. Syafaat ini hanya dimiliki oleh nabi Muhammad saw dan merupakan kedudukan terpuji yang diberikan untuk beliau.

2. Syafaat untuk meminta dibukanya pintu surga

Orang yang pertama kali minta dibukakan pintu surga adalah Nabi Muhammad saw dan umat yang pertama kali masuk surga adalah umat beliau.

  • Syafaat untuk sekelompok kaum yang telah diperintahkan untuk dimasukkan ke dalam api neraka, agar tidak jadi masuk neraka.
  • Untuk pelaku maksiat dari kalangan ahli tauhid yang telah masuk neraka, agar dikeluarkan dari neraka.
  • Untuk mengangkat derajat sekelompok kaum dari penghuni surga.
  • Syafaat sekelompok manusia agar masuk surga tanpa hisab.
  • Untuk mendapatkan keringanan azab bagi sebagian orang kafir. Syafaat ini adalah khusus untuk Nabi Muhammad saw untuk pamannya Abu Thalib, agar azabnya diringankan.

Diatas adalah macam-macam syafaat yang ada pada hari kiamat. Perlu diketahui bahwa macam syafaat (poin 3,4,5) tidak dikhususkan untuk nabi kita, tapi beliau adalah Nabi yang diberi kesempatan terlebih dahulu. Setelah beliau, yang memberikan syafaat adalah para nabi, malaikat, orang shaleh, dan para syuhada’.

Amalan-amalan yang Mendatangkan Syafaat

Banyak amalan yang dapat dikerjakan untuk mendapatkan syafaat Rasulullah saw bahkan sampai pada amalan yang sederhana, namun terkadang kita lalai, diantaranya adalah:

  1. Syafaat menjawab azan kemudian setelahnya membaca doa setelah azan.
  2. Memperbanyak shalawat kepada Rasulullah saw.
  3. Dari malaikat.
  4. Banyak membaca, menghafal, dan mentadabburi Al-Qur’an.
  5. Amalan berpuasa.
  6. Orang-orang yang beriman untuk saudara dan teman mereka yang masuk ke dalam neraka. dsb.
Baca Juga  Membumikan Nilai Demokrasi Religius dan Khoiru Ummah dalam “Menjaga Indonesia”

Sebab Seorang Muslim tidak Mendapatkan Syafaat

Meskipun syafaat terdiri dari berbagai macam, namun ada beberapa aspek yang menjadikan seorang muslim tidak mendapatkan syafaat, hal tersebut antara lain:

  1. Syirik

Perbuatan syirik atau menyekutukan Allah merupakan perbuatan yang menjadi penyebab seseorang tidak mendapatkan syafaat di akhir nanti. Dosa syirik menjadi satu-satunya dosa yang tidak akan diampuni oleh Allah swt, sebagaimana yang termaktub dalam surah an-Nisa ayat 48.

2. Pemimpin yang tidak adil dan seseorang yang berlebihan dalam beragama

Penyebab seorang muslim tidak mendapatkan syafaat adalah saat menjadi pemimpin suatu kelompok dia tidak berlaku adil kepada umat dan seseorang yang berlebih-lebihan dalam beragama. Hal ini disampaikan dalam hadits Rasulullah saw yang diriwayatkan Abu Umamah.