Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Seperti halnya menyemai benih dan bibit ketika bercocok tanam, maka benih yang disemai haruslah benih yang terbaik agar tanaman yang tumbuh juga kualitasnya terbaik. Dalam hal ini juga membutuhkan tanah yang subur agar tanaman dapat tumbuh, berkembang, dan memperoleh hasil yang diinginkan. Menyemai benih cinta terhadap al-Qur’an juga demikian. Umat Islam yang mendambakan anak-anak yang dekat dengan Al-Qur’an, dari keluargalah ...

Secara pribadi, tentu menyadari bahwa manusia adalah ciptaan Allah Swt. Pengetahuan yang tertimbun, secara implisit telah mereduksi keistemewaanya sebagai potensi yang terbilang sempurna manakala disandingkan makhluk hidup lainnya. Tak heran bilamana manusia memiliki satu-kesatuan fungsi pancaindra yang jauh lebih dinamis, termasuk pendengaran. Pendengaran adalah satu dari sekian fungsi pancaindra manusia yang di dalam al-Qur’an disebut al-sam’u. Umumnya memang terlingkup oleh ...

Dalam ranah kemiliteran terdapat sebuah adagium kemiliteran yang cukup populer di Indonesia yang dipopulerkan oleh Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto. Yakni ‘si vis pacem para bellum’ (jika ingin damai kita harus siap perang) (Maryanto: 2021). Menurut HAMKA sendiri terdapat ungkapan yang lumrah dalam perkara peperangan yaitu ‘’yaumun lana wa yaumun alaina’’. Artinya suatu hari kita yang naik. Sementara itu di hari yang ...

Dalam kitab Mabadi’ Fiqhiyyah, terdapat lima hukum Islam dalam fikih. Di antaranya: wajib, sunnah, mubah, haram, dan makruh. Dari kelima hukum tersebut umat Islam dilarang melakukan perbuatan makruh, lebih-lebih perbuatan haram yang jelas mengandung dosa bagi pelakunya. Umat Islam hanya boleh melakukan segala sesuatu yang bersifat wajib, sunnah dan mubah. Namun dalam kitabnya Qawaid al-Hisan, Abdurrahman al-Sa’di memiliki kaidah yang ...

Tuhan tidak akan kekurangan kosakata untuk mengkonstruksikan kalam dalam Al-Qur’an. Nilai estetika yang terdaat dalam aspek kebahasaan Al-Qur’an, tidak bisa ditandingi oleh siapapun. Bahkan, pada masa turunnya Al-Qur’an, beberapa tokoh penyair kala itu ingin mengungguli kesempurnaan bahasa Al-Qur’an, salah satunya Abu Lahab. Sehingga Allah abadikan namanya di dalam Al-Qur’an. Pengabadian nama tersebut bukan untuk memberikan kehormatan kepada Abu Lahab, melainkan ...

Dalam agama Islam segala sesuatu pasti ada hukum dan aturannya. Hukum dan aturan tersebut mempunyai beberapa sebab dan akibat sehingga terwujudnya kedua hal tersebut. Perihal hukum dan aturan, agama Islam telah menjelaskan dalam 4 sumber hukum yang disepakati oleh kaum muslimin, yaitu: Al-Qur’an, hadis, ijma’, dan qiyas. Namun dari keempat hukum tersebut, Allah SWT telah menetapkan dua sumber utama yang ...

Dalam perjalanannya terkait dengan proses pewahyuan al-Qur’an, masih menjadi suatu pertanyaan besar di kalangan para sarjanawan muslim maupun non muslim. Setidaknya ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam proses pewahyuan al-Qur’an. Seperti kondisi masyarakat Mekkah menjelang Al-Qur’an diturunkan,dan tahapan penurunannya. Kondisi Masyarakat Mekkah Menjelang Al-Qur’an Diwahyukan Masyarakat Arab khususnya kota Mekkah menjelang diturunkannya al-Qur’an, tidak merasa aman dan akrab melihat ...

Menyikapi semantik Al-Qur’an perlu adanya langkah dalam menjejaki ragam konsep yang terkandung dalam perkataanya. Namun dengan tidak seperti menyusun suatu pencetakan kamus bahasa melainkan dengan menitik pusatkan pada besar peranan kata dalam memaksudkan perihal kata dominan dan penting yang sering dijumpai. Dalam mencari titik penting atau selama penganalisaan sebaiknya berdiri pada pandangan umum (weltanschauung) dari objek yang dianalisa, tidak memberatkan ...

Al-Qur’an adalah wahyu yang diturunkan Allah Swt melalui Nabi Muhammad saw untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia. Untuk mengetahui nilai petunjuk kalamullah tersebut, kiranya perlu dilakukan usaha penelitian dan pengkajian terhadapnya. Kitab suci yang lebih dikenal dengan nama al-Furqan diturunkan Allah Swt dalam bentuk yang lengkap dan sempurna. Karena, al-Qur’an adalah kitab terakhir yang berfungsi sebagai pelengkap dan penyempurna kitab-kitab ...

Lafal khamr disebutkan sebanyak 7 kali dalam al-Quran. Khamr secara bahasa ialah syatrusy syaiʼi yang berarti menutupi sesuatu, khamr berkaitan dengan sesuatu yang menutupi akal, namun sebagian yang lain mengatakan bahwa khamr merupakan sesuatu yang memabukkan dan yang memabukkan tersebut disandarkan kepada sesuatu yang yang diambil dari dua pohon, yaitu anggur dan kurma. Khamr secara etimologi berarti perasan dari buah ...