Bayangkan seorang netizen marah setelah membaca sebuah judul berita. Tanpa membuka isi beritanya, ia langsung berkomentar, membagikannya ke berbagai grup, bahkan mengajak orang lain ikut mengecamnya. Beberapa jam kemudian, ternyata judul tersebut tidak sepenuhnya menggambarkan isi berita. Klarifikasi datang belakangan, tetapi kemarahan sudah lebih dulu menyebar. Sebuah studi terhadap 2,8 juta tautan yang dibagikan di Twitter menemukan bahwa 59% tautan ...
Pembacaan Sufistik: Intertekstualitas dan Penyingkapan Batin Teks Pendekatan intertekstual pada hakikatnya bukan semata-mata warisan hermeneutika modern, melainkan telah terartikulasi secara mendalam dalam tradisi penafsiran sufistik (tafsīr isyārī). Ibnu ‘Arabi (w. 638 H), misalnya, tidak memosisikan ayat Al-Qur’an dan sunnah sekadar sebagai doktrin normatif-hukum, melainkan sebagai media untuk menyingkap realitas metafisik melalui kepekaan spiritual (dzawq), intuisi batin (kashf), serta pemaknaan simbolik.[1] ...
Al-Qur’an selalu memberikan inspirasi umat Islam. Al-Qur’an selalu memberi cahaya terang bagi yang meyakininya. Dalam Al-Qur’an, Allah telah menceritakan kepada kita kisah-kisah orang terdahulu dan mensifati kisah tersebut sebagai kisah-kisah terbaik (ahsanul qashash), sebagaimana yang tercantum dalam QS. Yusuf ayat 3. Al-Qur’an memuat kisah-kisah yang kebenarannya tidak diragukan, yang Allah sampaikan agar manusia berpikir. Kita diperintahkan untuk menceritakan kembali kisah-kisah ...
Prof. Kuntowijoyo pernah mengatakan bahwa cara berpikir kita tampaknya tidak jauh berbeda dengan cara berpikir nenek moyang.[1] Sebagai masyarakat beriman, seringkali kita masih terkungkung dalam kesadaran mitos. Kita lebih suka menghindar dari realitas, alih-alih menghadapinya. Oleh karenanya, upaya untuk memberangus mitologisasi yang mengkristal dalam pola pikir masyarakat beriman merupakan langkah awal yang dapat mengantarkan kepada kesadaran akan ilmu yang berpijak ...
Klaim bahwa Al-Qur’an mengandung isyarat ilmiah yang mendahului penemuan modern telah menjadi wacana populer sejak dekade 1980-an. Salah satu figur yang paling berpengaruh dalam menyebarkan gagasan ini adalah Dr. Zakir Naik. Gagasannya tergambar melalui bukunya, The Qur’an and Modern Science: Compatible or Incompatible?. Dalam buku tersebut, Naik menafsirkan sejumlah ayat sebagai bukti ilmiah yang mendukung teori modern, seperti Big Bang ...
Di tengah derasnya arus perkembangan sains modern, sering kali muncul dikotomi antara sains dengan agama, yang berada pada kutub berbeda. Agama selalu dianggap hanya berbicara keimanan dan dogma, sedangkan ilmu pengetahuan (sains) bicara tentang bukti dan rasionalitas. Namun, sejarah pemikiran manusia menemukan harmoni antara keduanya. Salah satu hal yang menarik datang dari dialog antara Thales, seorang filsuf dari Miletus, dan ...
Epistemologi menuntut relasi erat dengan filsafat pengetahuan. Sebab, ia menguraikan ilmu yang membahas wawasan dengan menyertakan asal-usul, sifat, batasan, juga kebenaran ilmu tersebut. (Nurul: 2025, 20) Sebab itu, epistemologi bertindak meneliti hakikat, asal-usul, serta validitas ilmu. Juga, dalam konteks agama Islam, epistemologi juga berperan mendasar karena berkaitan langsung dengan wahyu agar dipahami, diterjemahkan, dan dijadikan dasar hukum serta pedoman hidup ...
Perkembangan teknologi menggerakkan manusia untuk senantiasa membiasakan berperilaku sesuai aturan dan norma dalam dunia maya. Dalam konteks modern, peraturan serta norma tersebut diistilahkan dengan cyber ethic. (SIBER MU:2022) Norma dan batasan tersebut adalah hal yang manusia perlukan. Sebab, berbagai bentuk penyimpangan seperti peretasan, pengiriman pesan sampah, penyalahgunaan data kartu kredit, perundungan siber, serta pemalsuan cek semakin tidak terkendali dan merajalela. ...
Kemajuan teknologi digital telah membawa kemudahan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari pendidikan hingga hiburan. Namun, di balik manfaat tersebut, ruang digital juga menghadirkan ancaman serius bagi kelompok rentan seperti anak-anak. Salah satu yang paling mengkhawatirkan adalah maraknya eksploitasi digital dalam bentuk pelecehan daring, manipulasi sosial, hingga penyalahgunaan data pribadi.[1] Laporan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat lonjakan kasus kejahatan ...
Pernahkah Anda merasa gelisah hanya karena ponsel tertinggal di rumah? Atau merasa cemas saat tidak membuka media sosial selama beberapa jam? Itu bukan sekadar kebiasaan, melainkan sinyal dari otak yang kecanduan dopamin. Fenomena ini menunjukkan betapa mudahnya manusia modern terperangkap dalam pola hidup yang serba instan dan memanjakan hawa nafsu. Dalam tradisi Islam, kondisi ini sejatinya bukan hal baru, al-Qur’an ...


































Kanal Tafsir Mencerahkan
Sebuah media Islam yang mempromosikan tafsir yang progresif dan kontekstual. Hadir sebagai respon atas maraknya tafsir-tafsir keagamaan yang kaku dan konservatif.