Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia, Yang mengajar (manusia) dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya. (QS. Al-‘Alaq: 1-5) Dalam surat al-‘Alaq ayat 1-5, surat yang pertama turun kepada Nabi Muhammad, terdapat perintah untuk membaca. Jika dipahami dalam makna yang lebih mendalam, pada dasarnya ini ...

Mahmud Syaltut, mantan Syaikh Al-Azhar menulis dalam bukunya Min Tawjihat Al-Islam bahwa tabiat kemanusiaan antara lelaki dan perempuan hampir dapat (dikatakan) sama. Allah telah menganugerahkan kepada perempuan sebagaimana menganugerahkan kepada lelaki potensi dan kemampuan yang cukup untuk memikul tanggung jawab dan menjadikan kedua jenis kelamin ini dapat melaksanakan peran dan aktivitas-aktivitas yang bersifat umum maupun khusus. Kedudukan Perempuan Sebelum Islam ...

Dewasa ini, perkembangan kajian studi ilmu al-Qur’an dan tafsir semakin meluas. Setidaknya ada 3 ranah pada kajian studi al-Qur’an yang muncul saat ini, pertama studi al-Qur’an sebagai teks. Dominasi pada ranah kajian ini dapat kita liat pada kajian mushaf al-Qur’an (manuskrip, aspek iluminasi, qiraat), terjemahan al-Qur’an, tafsir al-Qur’an dan ulumul Qur’an. Kemudian kedua, al-Qur’an dalam masyarakat (living Qur’an) dan ketiga ...

Alangkah baiknya apabila penulis mengawali rentetan kalimat ini dengan sebuah nasihat bijak dari seorang filsuf berkebangsaan Brazil, Paulo Freire: “Transformation of education cannot take place before the transformation of society, but this transformation of society needs education”. Dikatakan bahwa sebuah transformasi pendidikan tidak akan hadir sebelum adanya transformasi sosial. Namun transformasi sosial membutuhkan sebuah Pendidikan. Dalam bukunya yang bertajuk “Pedagogy ...

Kehadiran Islam tidak berasal dari ruang sosial yang kosong, pun tidak menuju ruang hampa. Ia timbul dari situasi sosial yang penuh konflik lalu menuju pada suasana hidup yang damai, sejahtera dan menjadi petunjuk bagi manusia untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam beserta segala makhluk hidup di dalamnya, setidaknya pesan keIslaman itu tergambar dari firman Allah: “Dan Kami tidak mengutus engkau ...

Jum’at (9/4) Pimpinan Komasariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Ushuluddin, Cabang Ciputat menggelar acara launching buku “Menjadi Muslim Kritis” dan sharing bersama penulis. Acara ini dilaksanakan menggunakan Zoom dan disiarkan langsung melalui Youtube PSIPP ITB Ahmad Dahlan. Turut hadir sebagai pembicara dalam acara ini Piet Hizbullah Khaidir, Ketua Umum DPP IMM periode 2001-2003 dan Sekretaris STIQSI; Seefuddin Zuhri, Pendiri MADANI Connection dan ...

Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum merendahkan  kaum (laki-laki)  yang lain, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula suatu kaum (perempuan) merendahkan kaum yang lainnya, boleh    jadi yang direndahkan itu lebih baik… (QS. Al-Hujurât: 11) Ayat di atas melarang kita agar tidak  menebar kebencian   kepada   sesama, baik kepada non-muslim, apalagi kepada sesama muslim. Asas ...

Muhammadiyah telah memutuskan awal waktu Shubuh dengan ketinggian matahari -18 derajat. Melalui hasil Munas Tarjih ke-31 di Gresik, Muhammadiyah merubah jadwal waktu shubuh yang pada awalnya adalah ketinggian matahari-20 derajat. Perubahan kriteria awal waktu Shubuh di Indoensia ini sebenarnya bukan barang baru, kurang lebih 20 tahun jadwal waktu Shubuh ini sudah dipermasalahkan. Penelitian-penelitian terbaru menunjukan bahwa waktu shalat Shubuh di ...

Al-Qur’an merupakan salah satu kitab suci yang selalu memiliki pembahasan menarik untuk dikaji. Satu di antara pembahasan yang menarik adalah al-Qur’an yang memiliki variasi dalam gaya bacaannya. Pembahasan ini telah melahirkan berbagai pendapat di kalangan ulama. Sebagian ulama bersepakat bahwa variasi gaya bacaan al-Qur’an dilandaskan pada Nabi sendiri. Menurut buku Sejarah Rekonstruksi Al-Qur’an yang ditulis oleh Taufik Adnan Amal,  terdapat ...

Hari ini Minggu (28/3) Indonesia dikejutkan oleh tragedi bom bunuh diri yang terjadi di Katedral Makassar. Tindakan itu tentunya merupakan kabar duka bagi rakyat Indonesia. Menanggapi hal itu, Direktur Maarif Institute, Abd. Rohim Ghazali mengingatkan tentang ancaman kekerasan. “Bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar seyogianya membuat kita sadar bahwa ancaman kekerasan itu nyata adanya.”, jelasnya Rohim meminta agar semua ...