Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Mengimani al-Qur’an bukan hanya meyakini al-Qur’an merupakan kalam Allah yang diturunkan kepada baginda Rasulullah SAW. Al-Qur’an sebagai pilar-pilar kehidupan, mengandung segala dimensi dan aspek dalam kehidupan kita. Allah SWT berfirman: وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْكِتٰبَ تِبْيَانًا لِّكُلِّ شَيْءٍ وَّهُدًى وَّرَحْمَةً وَّبُشْرٰى لِلْمُسْلِمِيْنَ Artinya: “Dan Kami turunkan Kitab (Al-Qur’an) kepadamu untuk menjelaskan segala sesuatu, sebagai petunjuk, serta rahmat dan kabar gembira bagi orang ...

Dunia akademik kembali berduka. Salah satu guru dan dosen terbaik kami dari Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, yang dikenal sangat produktif dalam melahirkan karya, baik dalam bentuk buku, jurnal hingga artikel-artikel di media online, Dr. M. Alfatih Suryadilaga, M.Ag., kini telah tiada. Beliau menghembuskan nafas terakhirnya di RS Hermina pada hari Selasa 2 Februari 2021 sekitar ...

Minggu (31/1) Forum Mahasiswa Tafsir Muhammadiyah (FMTM) mengadakan webinar dengan tema “Jilbab dalam Konteks Indonesia: Perspektif Al-Quran, Budaya, Gender dan Hukum di Indonesia”. Webinar ini menghadirkan tiga narasumber, Dr. Abdul Muid Nawawi, Kaprodi Magister Ilmu Al-Quran dan Tafsir PTIQ Jakarta, Yulianti Muthmainnah S.H.I, M.Sos, Ketua Pusat Studi Islam, Perempuan dan Pembangunan, dan Kusen Ph.D, Anggota LSBPI Majelis Ulama Indonesia 2020-2025 ...

Salah satu yang menjadi ciri khas dari tafsir at-tanwir milik Muhammadiyah adalah ia memiliki judul-judul besar bagi setiap pembahasan. Contohnya adalah surah al-Baqarah ayat 124-129. Ayat-ayat itu diberikan judul besar sebagai “Peran Nabi Ibrahim dalam Agama, Pembangunan, Sosial dan Politik”. Inilah yang membedakan antara tafsir at-tanwir dengan tafsir-tafsir yang telah ada sebelumnya. Nama Nabi Ibrahim dapat dibilang cukup sentral dan ...

Dalam diskursus wacana ilmu pengetahuan, sering dikaitkan dengan dikotomi ilmu pengetahuan antara Ilmu agama dan ilmu umum. Polemik yang terjadi menyebabkan apakah ada pertentangan antara agama dan ilmu pengetahuan. Kalaupun tidak terjadi dikotomi dan pertentangan semacam ini di Eropa khususnya pasca renaisance, barangkali kita di dunia Islam pun tidak akan meributkan soal ini. Lebih-lebih pada pasca kolonialisme meninggalkan persoalan dikotomi ...

Ajal atau kematian merupakan suatu hal yang misteri. Kita tidak akan tahu kapan waktu kita akan meninggal. Namun hal ini nampaknya tak berlaku bagi orang yang melakukan praktik terminasi hidup. Secara sederhana terminasi dapat diartikan sebagai praktik mengakhiri hidup atau bunuh diri yang disengaja oleh medis. Praktik ini berkembang ramai diperbincangkan di dunia kesehatan, karena banyak terjadi pada pasien yang ...

Tanwir-Duka mendalam menyelimuti umat Islam Indonesia. Setelah kabar meninggalnya dai asal Madinah, Syekh Ali Jaber, pada hari Selasa (14/01) di RS Yarsi Cempaka Putih pukul 08.30 terdengar. Kabar ini dibenarkan Ketua Yayasan Syekh Ali Jaber, Habib Abdurrahman Al-Habsyi, secara singkat kepada Republika.co.id, Kamis (14/1). “Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, telah wafat Syekh Ali Jaber, saya sedang menuju RS Yarsi Jakarta Pusat,” ujar dia. Secara ...

Manusia sebagai makhluk yang diciptakan Allah, sejatinya dilahirkan ke dunia pada awalnya dalam keadaan tidak mengetahui apapun (Q.S an-Nahl: 78).  Dalam keadaan tidak tentu arah tersebut, manusia sebagai subjek di dunia ini diberi oleh Allah potensi supaya manusia dapat memperjelas eksistensinya.  Maka agar menjadi ada eksistensinya di dunia, manusia perlu terlibat dalam aktifitas sehari-harinya agar keberadaannya bisa diakui. Namun, untuk ...

Tanah sebagai sumber hajat orang banyak menjadi unsur yang penting dalam kehidupan. Selain itu tanah menjadi tempat manusia tinggal dan melangsungkan kehidupannya. Tanah yang identik dengan bumi dapat kita kiaskan sebagai ibu dan dapat kita relevansikan dalam perspektif Islam, karena manusia diciptakan dari tanah (Q.S Shaad ayat 71).  Dalam istilahkan al-Qur’an tanah disebutkan  seperti ardun (408 kali), turabun (14 kali) dan ...

Penyandang kaum disabilitas terkadang mendapat perlakuaan yang berbeda di masyarakat. Tak sedikit pula kaum disabilitas ini mendapat diskriminasi karena kondisi yang termarginalkan. Dalam istilah al-Qur’an, penyandang kaum keterbatasan disebutkan dalam al-Qur’an seperti: A’ma (netra), abkam (wicara), A’raj (kaki), Aqta (tangan), Syalal (lumpuh) A’sham (rungu). Istilah difabel dalam pemaknaan umum masyarakat sering diartikan sebagai penyandang cacat. Istilah ini kemudian coba diperhalus ...