Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Banyak hal yang menarik untuk didiskusikan ketika berbicara tentang para tokoh mufasir baik pada zaman modern hingga kontemporer. Hal itu disebabkan betapa banyak disiplin ilmu yang masuk di ranah penafsiran al-Qur’an. Tidak cuman itu saja, banyak tokoh mufassir yang dapat kita teladani disamping keilmuannya seperti akhlaknya, adabnya belajar, ketakwaannya kepada Allah dan lain sebagainya. Bahkan dikarenakan kehidupan mereka cenderung selalu ...

Al-Qur’an dan Tafsir adalah dua hal yang sering didengar dan disandingkan. Dari sini muncul istilah tafsir Al-Qur’an. Namun, sudahkah kita mengerti makna tafsir, Al-Qur’an dan gabungan keduanya; tafsir Al-Qur’an? Mengingat, definisi adalah hal yang penting sebelum membahas suatu kajian ilmu lebih jauh lagi. Berikut akan diuraikan secara singkat makna dari Tafsir, Al-Qur’an dan Tafsir Al-Qur’an. Dengan harapan, agar jelas makna ...

Sebelum kita masuk kedalam jawaban dari judul yang diatas, penulis ingin memaparkan suatu ayat al-Qur’an yang berkaitan dengan air laut. “Allah berfirman, Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar dan segar dan yang lain sangat asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang tidak tembus” (Q.S Al-Furqan[25]:53). Berbicara tentang fenomena-fenomena alam, acap ...

Pesantren merupakan lembaga pendidikan yang memiliki ciri khas dibanding dengan lembaga pendidikan.  Mendiang Gus Dur menyebutnya sebagai sub kultur, karena ia memiliki tradisi ilmiah dan sosiologis yang berbeda dengan lembaga lain. Peran kyai, pengajian kitab kuning, santri dan pondokan menjadi ciri yang satu sama lain memiliki keterkaitan dalam ikatan kultur pada komunitas pesantren. Terlebih dalam pengajian, hampir seluruh pesantren terutama ...

Dalam perspektif kebahasaan, tauhid hakimiyah diambil dari dua kata; “tauhid” dan “hakimiyyah”. Secara bahasa, tauhid berarti meyakini sesuatu yang bersifat tunggal (al-hukm bi anna al sya’i wahid). Dalam penggunaan yang cukup populer di kalangan teolog, tauhid berarti meyakini sifat ketuhanan, mengekaui ke-esa-anNya dan menafikan ada yang bersaing dan sejajar dengan Allah. Sedangkan tauhid hakimiyyah merupakan konsentrasi khusus dari tiga konsepsi ...

Dewasa ini, perkembangan kajian studi ilmu al-Qur’an dan tafsir semakin meluas. Setidaknya ada 3 ranah pada kajian studi al-Qur’an yang muncul saat ini, pertama studi al-Qur’an sebagai teks. Dominasi pada ranah kajian ini dapat kita liat pada kajian mushaf al-Qur’an (manuskrip, aspek iluminasi, qiraat), terjemahan al-Qur’an, tafsir al-Qur’an dan ulumul Qur’an. Kemudian kedua, al-Qur’an dalam masyarakat (living Qur’an) dan ketiga ...

Problematika epistemologis seringkali menjadi bahasan dalam setiap ilmu pengetahuan, tidak terkecuali dalam ranah keilmuan al-Qur’an. Hal ini berdasarkan pada asumsi bahwa setiap karya eksegetis mencerminkan cara berpikir, wacana, dan konteks sosial budaya dan agama di mana suatu keilmuan tersebut dilahirkan. Atas dasar hal inilah, mengapa sangat penting untuk mengkaji struktur epistemologi tafsir Fayd al-Rahman yang merupakan maha karya Sholeh Darat. ...

Secara umum sifat manusia, biasanya lebih menyukai hal-hal yang lebih praktis di bandingkan harus bersusah payah dan menderita untuk mencapai cita-cita. Apalagi di perkembangan teknologi yang semakin menina bobohkan manusia. Bisa menjelajahi dunia dengan hanya bersantai di rumah tanpa harus mengeluarkan biaya apapun. Hal ini tentunya, menjadi persoalan. Kita akan lebih banyak menuntut sesuatu, dibandingkan mengerjakan sesuatu hal yang bermanfaat. ...

Contoh Tafsiran Infiltratif Pertama, tafsiran yang diajukan oleh kelompok Muktazilah yang bersifat distorsif ialah firman Allah “إلى ربها ناظرة”. Mereka mendistorsi kata nâdzirah yang bermakna “melihat” menjadi kata “muntadzir” yang berarti menunggu. Hal tersebut berangkat dari ideologi mereka yang meyakini bahwa Allah itu tidak dapat dilihat.  Kedua, infiltrasi dari kelompok penganut Tashawwuf Falsafi, yaitu mereka menginterpretasikan kata “بقرة” dalam firman Allah “إن الله ...

Setelah Allah memberi ajaran sopan-santun kepada ummat yang beriman, supaya mereka memilih kata-kata yang baik, yang tidak bisa disalah-artikan, dilanjutkan lagi sekarang supaya mereka jangan meniru perangai-perangai Bani Israil yang suka banyak tanya, banyak soal, yang bukan semata-mata untuk menghilangkan keraguan ; “Atau apakah kamu hendak bertanya kepda Rasul kamu sebagai telah ditanyai Musa di waktu dulu?” (pangkal ayat 108). ...