Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Pada artikel sebelumnya, penulis telah menjelaskan mengenai ‘Paradigma Ma’na Cum Maghza sebagai pendekatan Tafsir ala Sahiron Syamsuddin’. Adapun dalam tulisan kali ini penulis akan memaparkan terkaitprinsip hermeneutika gramatikal Schleiermacher ketika direlevansikan dengan pendekatan tafsir Ma’na Cum Maghza. Dalam pengembangan pendekatan tafsir Ma’na Cum Maghza ini, ternyata Sahiron tidak hanya merujuk kepada tokoh-tokoh Muslim; (seperti Fazlur Rahman, Abu Zayd, dan al-Talibi), ...

Dalam setiap keilmuan tentu kita akan mengenal yang namanya paradigma, pun demikian dalam keilmuan penafsiran Al-Qur’an. Setiap pendekatan tafsir yang ditawarkan mufassir tentu akan memiliki paradigma atau cara pandang tersendiri terhadap Al-Qur’an sebagai kitab suci yang hendak ditafsirkan, sehingga hal ini dapat mempengaruhi terhadap cara berfikir sang mufassir yang mana nantinya dapat menghasilkan pemikiran baru atau pandangan baru dalam pendekatan ...

Problematika epistemologis seringkali menjadi bahasan dalam setiap ilmu pengetahuan, tidak terkecuali dalam ranah keilmuan al-Qur’an. Hal ini berdasarkan pada asumsi bahwa setiap karya eksegetis mencerminkan cara berpikir, wacana, dan konteks sosial budaya dan agama di mana suatu keilmuan tersebut dilahirkan. Atas dasar hal inilah, mengapa sangat penting untuk mengkaji struktur epistemologi tafsir Fayd al-Rahman yang merupakan maha karya Sholeh Darat. ...