Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Di sepanjang bulan Ramadan, tidak jarang didapati khutbah-khutbah yang bernuansa materialistis tentang Ramadan: mulai dari penegasan bahwa puasa adalah untuk mendapatkan manfaat jasmani sebagaimana divalidasi oleh sains, hingga cara pandang kalkulatif terhadap pahala. Meski terdapat aspek yang berharga dari penjelasan tersebut, penekanan yang berlebihan pada manfaat-manfaat praktis-kalkulatif justru akan mereduksi substansi puasa—lebih lagi Ramadan itu sendiri. Kontras dengan itu, Ramadan, ...

Menuju Kesadaran Ilmu melalui Otonomi Subjek Apa yang membuat fenomena-fenomena bahkan narasi-narasi yang telah disebutkan dalam pembahasan sebelumnya dikategorikan sebagai mitos adalah ketidaktersediaannya akan pijakan yang jelas terhadap realitas konkret. Namun luar biasanya, dalam hal persebarannya dari generasi ke generasi lainnya, mitos memiliki kekuatan efektif sebagai alat komunikasi massa dalam mendorong terwujudnya suatu tindakan. Oleh sebab inilah mengapa mitos cepat ...

Prof. Kuntowijoyo pernah mengatakan bahwa cara berpikir kita tampaknya tidak jauh berbeda dengan cara berpikir nenek moyang.[1] Sebagai masyarakat beriman, seringkali kita masih terkungkung dalam kesadaran mitos. Kita lebih suka menghindar dari realitas, alih-alih menghadapinya. Oleh karenanya, upaya untuk memberangus mitologisasi yang mengkristal dalam pola pikir masyarakat beriman merupakan langkah awal yang dapat mengantarkan kepada kesadaran akan ilmu yang berpijak ...

Di dunia Islam, narasi ketertinggalan acapkali menjadi topik yang tak hentinya didengungkan. Tingginya kekerasan dan konflik, lemahnya kesadaran iptek, meningkatnya otoritarianisme, keterbelakangan sosioekonomi, dekadensi moral, krisis ekologi, dan berbagai fakta sosial lainnya meninggalkan pertanyaan besar bagi umat Islam: apakah Islam kompatibel dengan laju perkembangan zaman? Berbagai ikhtiar telah dirumuskan dalam menjawab persoalan krusial tersebut, mulai dari analisis eksternal, seperti dampak ...