Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Membersamai Al-Qur’an di Setiap Waktu

Membersamai
Sumber: https://al-ain.com

Al-Qur’an adalah kitab Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad perantara malaikat Jibril agar manusia memiliki pedoman hidup yang benar. Terkadang kita sebagai seorang muslim-muslimah mengaku Islam hanya bermodalkan KTP saja. Tanpa ada upaya-upaya untuk menjadi Islam yang terbaik di mata sang pencipta. Kita sering menganggap membaca al-Qur’an adalah sesuatu yang remeh, dan tidak terlalu diprioritaskan.

Padahal jika diketahui keutamaan-keutamaanya, niscaya kita akan sadar akan betapa banyaknya kerugian ketika kita tidak memiliki angan-angan untuk membacanya. Adapun upaya upaya yang harus kita lakukan sebagai muslim-muslimah agar senantiasa bersama dengan Al-Qur’an:

Membersamai Al-Qur’an Dengan Membacanya

Bukti cinta kepada Allah yaitu salah satunya dengan membaca Al-Qur’an. Karena dengan membacanya, kita akan selalu ingat Allah. Bahwa kita hidup di dunia karena Allah, kita bisa makan karena Allah. Kita bisa bernafas juga karena Allah dan lebih nikmatnya lagi kita masih bisa melihat dan membaca Al-Qur’an karena Allah. Adapun berikut keutamaan-keutamaan membersamai Al-Qur’an dengan membacanya ialah:

  • Satu hurufnya diganjar dengan 1 kebaikan dan dilipatkan menjadi 10 kebaikan.

عَنْ عَبْد اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ رضى الله عنه يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُولُ الم حرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ ».

“Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan الم satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi dan disahihkan dalam kitab Shahih Al-Jami’, no. 6469)

  • Kebaikan akan menghapuskan kesalahan.

اِنَّ الْحَسَنٰتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّاٰتِۗ

Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk.” (QS. Hud: 114)

  • Setiap kali bertambah kuantitas bacaan, bertambah pula ganjaran pahala dari Allah.

عنْ تَمِيمٍ الدَّارِىِّ رضى الله عنه قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَنْ قَرَأَ

بِمِائَةِ فِى لَيْلَةٍ كُتِبَ لَهُ قُنُوتُ لَيْلَةٍ»

 “Tamim Al-Dary RA. berkata, “Rasulullah SAW. bersabda: “Siapa yang membaca 100 ayat pada suatu malam dituliskan baginya pahala shalat sepanjang malam.” (HR. Ahmad dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6468).

Baca Juga  Sumpah Pemuda: Kultur Maritim adalah Kekuatan Kita
***
  • Bacaan Al Quran akan bertambah agung dan mulia jika terjadi di dalam shalat.

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رضى الله عنه قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ إِذَا رَجَعَ إِلَى أَهْلِهِ أَنْ يَجِدَ فِيهِ ثَلاَثَ خَلِفَاتٍ عِظَامٍ سِمَانٍ قُلْنَا نَعَمْ. قَالَ « فَثَلاَثُ آيَاتٍ يَقْرَأُ بِهِنَّ أَحَدُكُمْ فِى صَلاَتِهِ خَيْرٌ لَهُ مِنْ ثَلاَثِ خَلِفَاتٍ عِظَامٍ سِمَانٍ

Abu Hurairah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda,Maukah salah seorang dari kalian jika dia kembali ke rumahnya mendapati di dalamnya 3 onta yang hamil, gemuk serta besar?” Kami (para shahabat) menjawab: “Iya”. Rasulullah SAW bersabda: “Salah seorang dari kalian membaca tiga ayat di dalam shalat lebih baik baginya daripada mendapatkan tiga onta yang hamil, gemuk dan besar.” (HR. Muslim).

Dengan Menghafalnya

Bentuk cinta seorang hamba kepada rabb-Nya tidak selalu lewat membaca, namun juga  menghafal satu-persatu ayat Al-Qur’an. Membersamai Al-Qur’an dengan cara ini perlu untuk dilakukan. Perlu kita sadari bahwa ketika kita membersamai Al-Qur’an dengan menghafalnya, maka ia otomatis terekam dalam pikiran kita dan masuk ke dalam badan kita. Selain itu seorang penghafal Al-Qur’an disebut hamilul qur’an karena senantiasa membawa (membersamai) Al-Qur’an di dalam tubuhnya. Berikut keutamaan-keutamaan menjadi seorang penghafal Al-Qur’an adalah:

  • Lebih Utama Jadi Imam Salat

Hal itu diriwayatkan Rasulullah dari Ibnu Mas’id. A; Ansori dalam hadis riwayat Bukhari, “Yang lebih berhak memimpin kamu adalah yang paling bagus bacaan Al-Qurannya di antara kamu.”

  • Kedudukan Penghafal Al-Quran Berada di Akhir Ayat yang Dibaca

Menjadi tahfidz Quran atau penghafal Al Quran memiliki kedudukan seperti pada akhir ayat yang dibaca. Dalam hadist riwayat Ahmad, Rasulullah SAW bersabda “Dikatakan kepada pemilik (penghafal-penghafal) Al-Quran akan diperintahkan baca lah dan bangkit lah! Baca lah sebagaimana kamu membaca di dunia! Maka sesungguhnya kedudukanmu berada pada akhir ayat yang kamu baca.”

  • Mendapatkan Syafaat
Baca Juga  Ilmu Gharib Al-Hadis dan Perannya dalam Memahami Hadis

Menjadi penghafal Al-Quran juga memberikan keutamaan di akhirat. Sebab, dalam hadist riwayat Muslim, Rasulullah bersabda Al-Quran akan memberikan syafa’atnya atau pertolongan kepada para pembacanya atau pemiliknya. “Bacalah Al-Quran, maka sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat nanti sebagai pemberi syafaat kepada pemiliknya yang mau membaca Al-Qur’an.”

Dengan Mempelajari dan Mengamalkannya

Untuk meraih cinta allah, tentu kita perlu memahami apa yang allah inginkan. Sedangkan apa yang diinginkan allah tertuang dalam kitabullah yakni Al-Qur’an. Sudah menjadi kewajiban kita sebagai hamba allah belajar Al-Qur’an, tentunya belajar membacanya di TPQ, kemudian belajar mengenai maksud ayat-ayat tersebut di Madrasah Diniyah Qur’an..

Namun belajar saja tanpa diamalkan ibarat pohon yang tidak berbuah. Karena letak kesuksesan seorang pencari ilmu itu saat ilmunya bisa beranfaat bagi orang lain. Seberti hadits yang berbunyi 

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

Artinya: “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)

إِنّ أَفْضَلَكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

Artinya: “Sesungguhnya orang yang paling utama di antara kalian adalah yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)

Pada dua hadis di atas riwayat Imam Bukhari, ada dua amalan yang dapat membuat seorang Muslim menjadi yang terbaik di antara saudara-saudaranya sesama muslim lainnya, yaitu;belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.

Tentunya, baik belajar ataupun mengajar yang dapat membuat seseorang menjadi yang terbaik di sini. Tidak bisa lepas dari keutamaan Al-Qur`an itu sendiri yang merupakan kalam Allah. Zat pencipta dan pengatur kehidupan manusia. Wallahu A’lam

Penyunting: Bukhari