Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Al-Qur’an  adalah  kitab  suci  terakhir  yang  diturunkan  kepada Nabi  Muhammad  sebagai  khatam  al-anbiya’(penutup  para  nabi). Sehingga tidak akan turun lagi kitab samawi setelah Al-Qur’an. Oleh karena itu sangat logis jika prinsip-prinsip universal Al-Qur’an akan senantiasa relevan dari waktu ke waktu dan tempat (shahih li kulli zaman wa makan). Maka tidak heran begitu banyak bentuk penafsiran yang berbeda dikarenakan tuntutan zaman ...

Problematika epistemologis seringkali menjadi bahasan dalam setiap ilmu pengetahuan, tidak terkecuali dalam ranah keilmuan al-Qur’an. Hal ini berdasarkan pada asumsi bahwa setiap karya eksegetis mencerminkan cara berpikir, wacana, dan konteks sosial budaya dan agama di mana suatu keilmuan tersebut dilahirkan. Atas dasar hal inilah, mengapa sangat penting untuk mengkaji struktur epistemologi tafsir Fayd al-Rahman yang merupakan maha karya Sholeh Darat. ...

Kelima belas, muslim berkemajuan tegas kepada orang tak beriman, “Aku tidak mempertuhan apa pun yang kamu pertuhan dengan sikap, kata, dan perbuatan.” قُلۡ يَٰٓأَيُّهَا ٱلۡكَٰفِرُونَ لَآ أَعۡبُدُ مَا تَعۡبُدُونَ وَلَآ أَنتُمۡ عَٰبِدُونَ مَآ أَعۡبُدُ وَلَآ أَنَا۠ عَابِدٞ مَّا عَبَدتُّمۡ وَلَآ أَنتُمۡ عَٰبِدُونَ مَآ أَعۡبُدُ لَكُمۡ دِينُكُمۡ وَلِيَ دِينِ  Katakanlah: “Hai orang-orang kafir, aku tidak menyembah apa yang kamu sembah. Dan ...

Ada beberapa karakter muslim berkemajuan yang dipaparkan oleh al-Quran, dalam hal ini juz ‘amma. Di antara karakter itu antara lain: Pertama, muslim berkemajuan selalu berlindung kepada Tuhan dari bisikan jin dan setan, serta jebakan manusia yang menggiurkan tentang pangkat, jabatan, kekayaan, dan sebagainya. قُلۡ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلنَّاسِ مَلِكِ ٱلنَّاسِ إِلَٰهِ ٱلنَّاسِ مِن شَرِّ ٱلۡوَسۡوَاسِ ٱلۡخَنَّاسِ ٱلَّذِي يُوَسۡوِسُ فِي صُدُورِ ٱلنَّاسِ ...

Peringatan Al-Quran Allah SWT berfirman pada QS. Ar-Rum ayat 41-42 yang artinya: “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia. Supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). Katakanlah, adakah perjalanan di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang dahulu. Kebanyakan dari mereka itu adalah ...

Ahmad Hassan atau lebih dikenal dengan A. Hassan Bandung dilahirkan di Singapura pada  1887, dari pasangan Ahmad yang berasal dari India dan Muznah yang berasal dari Palekat  Madras, India. Ahmad Hassan mengawali karirnya sebagai seorang jurnalis dan pemimpin  surat kabar “Nurul Islam” yang terbit di Singapura. Dalam surat kabarnya, ia membahas masalah bahasa dan agama serta mengadakan tanya-jawab dalam surat ...

Sebagai masyarakat Indonesia yang hidup di tengah pluralisme suku hingga agama, sudah semestinya kita menjaga keragaman tersebut demi keutuhan bangsa dan negara. Namun sekarang sering ada gesekan antar agama yang sebenarnya tak perlu terjadi. Hal ini menyebabkan sebagian orang menyuarakan semua agama setara agar kesatuan bangsa terjaga. Berbicara tentang hubungan antar agama, wacana pluralisme agama menjadi perbincangan utama. Pluralisme agama ...

Masyarakat Indonesia kembali dirundung duka kematian setelah kabar Kapal Selam KRI Nanggala-402 dinyatakan hilang kontak. Setelah berhari-hari melakukan pencarian, per tanggal 24 April 2021 Kapal Selam KRI Nanggala-402 dinyatakan tenggelam setelah ditemukan beberapa serpihan bagian kapal selam. Doa terus terulang disampaikan dari berbagai pihak berharap masih ada harapan untuk keselamatan 53 kru yang berada dalam kapal selam. Sulit membayangkan apa ...

Bisri Musthofa merupakan seorang ulama kharismatis asal Rembang Jawa Tengah yang memiliki karya tafsir al-Qur’an berbahasa Jawa. Tafsir yang cukup fenomenal tersebut yang diberi judul al-Ibriz Li Ma’rifah Tafsir al-Qur’an al-‘Aziz. Karya tafsir ini memuat penafsiran ayat secara lengkap, 30 juz, mulai dari Surah al-Fatihah hingga Surah al-Nas. Karakteristik Khas Tafsir Al-Ibriz Tafsir al-Ibriz termasuk salah satu tafsir yang menggunakan ...

Perkembangan Islam di jawa dan Nusantara tidak bisa dilepaskan dari peran para ulama. Keberadaan ulama bisa disebut paling berjasa dalam perkembangan Islam di wilayah tersebut. Pemikiran kritis para ulama telah melahirkan kebudayaan yang dinamis dan membentuk warna kehidupan keagamaan dalam masyarakat. Ulama di Jawa juga termasuk dalam jaringan ulama intelektual muslim internasional dengan beragam karya yang dihasilkannya. Pada umumnya para ...