Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Ungkapan tentang perang terkadang dibahasakan dengan jihād, qitāl, pada bagian lain disebut juga dengan harb. Meskipun pada ranah substansi, ketiga tema ini memiliki kesamaan maksud dan tujuan, akan tetapi istilah jihād mendapat porsi pembahasan dalam yurisprudensi Islam; hingga dalam ilmu fiqh sering kita temukan pembahasan tentang perang dan perdamaian dalam bab al-jihād. Istilah kata jihād dari kata jahada yang bermakna ...

Seiring berkembang pesatnya ilmu pengetahuan, sangat penting bagi seorang muslim untuk mengkaji Islam, khususnya Al-Qur’an dengan pendekatan sains. Salah satu mukjizat agung, yang mana sains perlu waktu yang panjang untuk mengobjektifikasi keilmiahannya, adalah peristiwa terbelahnya laut oleh Nabi Musa. Di dalam Al-Qur’an, Allah menerangkan hal ini sebanyak 3 kali, yakni dalam QS. Al-Baqarah: 50. Thaha: 22, dan al-Syu’ara: 63. Konteks ...

اَلرِّجَالُ قَوَّامُوْنَ عَلَى النِّسَاۤءِ (Laki-laki (suami) itu pelindung bagi perempuan (istri)) Mayoritas kaum muslim, berpijak pada potongan ayat dari QS. An-Nisa’ ayat 34 di atas, meyakini bahwa laki-laki adalah pemimpin bagi perempuan. Layaknya seorang pemimpin, dalam konteks rumah tangga, laki-laki atau suami memiliki otoritas tertinggi. Jadi, keputusan apapun yang muncul pada sang suami, seorang istri wajib menaatinya selagi tidak dalam ...

Dalam ranah kemiliteran terdapat sebuah adagium kemiliteran yang cukup populer di Indonesia yang dipopulerkan oleh Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto. Yakni ‘si vis pacem para bellum’ (jika ingin damai kita harus siap perang) (Maryanto: 2021). Menurut HAMKA sendiri terdapat ungkapan yang lumrah dalam perkara peperangan yaitu ‘’yaumun lana wa yaumun alaina’’. Artinya suatu hari kita yang naik. Sementara itu di hari yang ...

Banyak orang di zaman sekarang menganut pemikiran yang mengukur kebahagiaan seseorang berpaku pada uang dan harta. Kemudian mereka berkata “uang memang bukan segalanya, tapi segalanya butuh uang”. Perkara ini sama halnya dengan kesuksesan, ketika mereka memiliki banyak uang mereka dikatakan sudah sukses dan bisa membeli apapun. Namun apabila kesuksesan itu ukurannya adalah uang atau harta, maka mengapa masih ada pertanyaan ...

Pada tanggal 10 November pemerintah telah menetapkan peringatan sebagai “Hari Pahlawan”. Penetapan tersebut salah satu tujuannya adalah sebagai bentuk mengenang jasa pahlawan yang telah gugur di medan perang. Terlebih dalam peristiwa historis pertempuran Surabaya yang terjadi pada tahun 1945. Bentuk sikap kepahlawanan merupakan suatu perilaku pro sosial dan bukan bagian dari ekslusif. Tentu tindakan seorang pahlawan dapat mengontrol dirinya terutama ...

Dalam kitab Mabadi’ Fiqhiyyah, terdapat lima hukum Islam dalam fikih. Di antaranya: wajib, sunnah, mubah, haram, dan makruh. Dari kelima hukum tersebut umat Islam dilarang melakukan perbuatan makruh, lebih-lebih perbuatan haram yang jelas mengandung dosa bagi pelakunya. Umat Islam hanya boleh melakukan segala sesuatu yang bersifat wajib, sunnah dan mubah. Namun dalam kitabnya Qawaid al-Hisan, Abdurrahman al-Sa’di memiliki kaidah yang ...

Dalam kamus KBBI manuskrip adalah naskah tulisan tangan yang menjadi kajian filologi. Sedangkan menurut Oman Fathurraman manuskrip adalah naskah tulis tangan di atas sebuah media seperti kertas, papirus, daun lontar, dan kulit. (Filologi dan Islam Indonesia, hlm. 4). Manuskrip merupakan sebuah warisan yang sangat penting dan berharga dalam peradaban Islam di Nusantara. Keberadaannya sebagai salah satu warisan sejarah menjadikannya memiliki ...

Sudah menjadi hal yang biasa di zaman sekarang, banyak dari kalangan remaja, dewasa, baik laki-laki maupun perempuan tidak heran lagi jika diantara mereka semua merasa insecure. Siapapun pasti sudah kenal dengan insecure, yang kemudian pasti membanding-bandingkan diri kita sendiri terhadap kelemahan dan kelebihan orang lain, merasa dirinya tidak berguna dan akhirnya hanya merendahkan diri sendiri. Jika ditelaah kembali, Al-Qur’an yang ...

Tuhan tidak akan kekurangan kosakata untuk mengkonstruksikan kalam dalam Al-Qur’an. Nilai estetika yang terdaat dalam aspek kebahasaan Al-Qur’an, tidak bisa ditandingi oleh siapapun. Bahkan, pada masa turunnya Al-Qur’an, beberapa tokoh penyair kala itu ingin mengungguli kesempurnaan bahasa Al-Qur’an, salah satunya Abu Lahab. Sehingga Allah abadikan namanya di dalam Al-Qur’an. Pengabadian nama tersebut bukan untuk memberikan kehormatan kepada Abu Lahab, melainkan ...