Kerusakan moral yang terjadi di Indonesia saat ini merupakan masalah yang cukup serius yang harus segera diatasi. Nilai-nilai luhur yang telah dijelaskan merupakan fondasi dari suatu masyarakat yang sejahtera. Tanpa nilai-nilai tersebut, maka akan sulit bagi suatu masyarakat untuk mencapai tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi. Adalah tanggung jawab bersama dari seluruh warga negara Indonesia untuk memulihkan dan menjaga nilai-nilai luhur tersebut. Ini bisa dilakukan dengan cara mengajarkan nilai-nilai tersebut kepada anak-anak sejak dini, membentuk pola pikir yang positif, dan memberikan contoh yang baik kepada anak-anak melalui tindakan nyata. Selain itu, pemerintah juga harus memberikan sanksi yang tegas bagi pelaku tindak kejahatan yang merusak moral. Serta memberikan contoh yang baik bagi warga negara dengan menjalankan kepemimpinan yang bertanggung jawab.
Pembangunan Karakter Anak Usia Dini
Tentunya konsep pembangunan karakter ini harus diajarkan sejak usia dini. Sebagai awal pondasi untuk membangun pribadi yang berakhlak mulia dimasa yang akan datang. Peran orang tua dan Lembaga Pendidikan mejadi hal yang sangat krusial dan penting karena disaat anak masih kecil atau usia dini. Mereka akan sangat sering bernteraksi dengan orang tua dan pengajar di Lembaga Pendidikan dasar. Dari mulai jenjang PAUD, Taman Kanak-kanak dan Sekalah Dasar.
Pembangunan karakter (character building) merupakan salah satu cara yang efektif untuk memperbaiki kerusakan moral yang terjadi di Indonesia. Pendidikan merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan karakter seseorang. Sehingga sistem pendidikan yang baik dapat membantu membangun karakter yang positif pada seseorang. Di dalam sistem pendidikan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses pembangunan karakter.
Diantaranya adalah dengan memberikan pemahaman tentang nilai-nilai luhur yang harus dipegang oleh setiap individu, mengajarkan sikap dan tindakan yang sesuai dengan nilai-nilai luhur tersebut. Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi perkembangan karakter siswa, menyediakan fasilitas dan sumber belajar yang memadai untuk membantu anak untuk dapat memahami nilai-nilai yang ada di masyarakat, menghargai prestasi siswa yang menunjukkan perkembangan karakter positif. Dengan demikian, sistem pendidikan yang baik akan membantu membangun karakter yang positif pada siswa, sehingga dapat membantu memperbaiki kerusakan moral yang terjadi di Indonesia.
Pembangunan Karakter dalam Al-Qur’an
Character Building atau pembangunan karakter merupakan bentuk untuk memberi pemahaman atau pengetahuan. Tentunya untuk membentuk atau melahirkan pribadi yang berilmu, beradab, berkarakter dan memiliki akhlak yang baik perlu dibentuk dan dibangun sejak usia dini. Dalam agama islam tentunya ada beberapa suri tauladan yang dapat dijadikan rujukan. Salah satu rujukan yang paling utama adalah Rasulullah saw. Dimana beliau adalah salah satu manusia yang paling luhur akhlaknya dimuka bumi ini.
Sesuai dengan firman Allah SWT QS. Al Ahzab ayat 21
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ٢١
Artinya: “Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah; dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah.” (QS. Al Ahzab: 21). Ada beberapa akhlak Rasulullah SAW yang perlu diteladani dan diajarkan sejak anak usia dini, diantaranya; Ikhlas, yakin dan tawakkal, jujur, amanah, murah senyum dan selalu ceria“.
Tentunya pembangunan karakter merupakan proses yang terus-menerus dan konsisten dalam upaya membentuk kepribadian yang cemerlang sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat. Di dalam Islam, proses pembangunan karakter tidak hanya terbatas pada pengajaran saja, tetapi juga harus dilakukan secara nyata melalui tindakan dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai luhur yang telah ditentukan. Selain itu, dalam Islam juga diakui bahwa setiap individu memiliki potensi yang berbeda-beda dalam pembentukan karakter, sehingga perlu adanya pendekatan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu dalam proses pembangunan karakter.
***
Dengan demikian, pendidikan karakter dalam Islam harus menjadi bagian integral dari sistem pendidikan yang ada di Indonesia. Terutama penanaman akhlak sesuai dengan nilai-nilai keislaman agar dapat membentuk individu-individu yang memiliki karakter yang unggul sesuai dengan nilai-nilai luhur yang telah ditentukan. Pendidikan karakter yang baik akan mampu membantu memperbaiki kerusakan moral yang terjadi di Indonesia. Serta membentuk individu-individu yang memiliki kepribadian yang cemerlang dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Editor: An-Najmi

























Leave a Reply