“Dan (ingatlah) tatkala Kami selamatkan kamu dari pada kaum Fir’aun yang telah menindas kamu dengan seburuk-buruk siksaan; mereka sembelih anak-anak laki-laki kamu dan mereka hidupi perempuan-perempuan kamu, dan pada yang demikian itu adalah bencana yang besar daripada Tuhan kamu.” (ayat 49). Seketika mereka sampai ke puncak kemegahan yang menimbulkan kesombongan, merasa diri istimewa daripada bangsa yang lain, diingatkanlah betapa mereka ...
Segala yang di langit, di bumi senantiasa menyebut asma-Nya. Saat merenungi firman Tuhan itu, aku jadi teringat judul puisi Kuntowijoyo “Makrifat Daun, Daun Makrifat”. Betapa aku takjub kepada ayat ini. Ayat yang tidak pilih kasih, ayat yang mengakui dzikirnya makhluk betapapun ragam dzikir dan cara seorang hamba mengagungkan Tuhannya. Ia tidak membedakan bahasa hewan, bahasa tumbuhan, bahasa tanah, bahasa air, ...
Umat manusia se dunia tengah didera musibah berkepanjangan. Kita patut merenungkan banyak pesan Tuhan supaya tidak putus asa dan kehilangan harapan akan masa depan. Di antara pesan-pesan itu adalah: Pesan pertama: يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَٰكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَٰكُمْ شُعُوبًا وَقَبَآئِلَ لِتَعَارَفُوٓا۟ ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ ٱللَّهِ أَتْقَىٰكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ “Wahai manusia, sungguh, Kami ciptakan kamu dari ...
“Wahai Bani Israil!” (pangkal ayat47). Mereka dipanggil lagi dengan nama yang terhormat itu. Dengan menyebut nama nenek-moyang mereka yang mulia itu, nama kehormatan yang dianugerahkan Tuhan kepada Ya’kub Amir Pahlawan Allah, moga-moga mereka sadar kembali. Memang Tuhan mengajarkan kepada RasulNya agar memanggil orang dengan nama yang Dia senangi. Apatah lagi dengan memanggil mereka dengan nama itu, tercakuplah mereka jadi satu ...
Dan siapakah orang yang bisa menjadi khusyu’? “(Yaitu) orang-orang yang sungguh percaya, bahwasanya mereka akan bertemu dengan Tuhan mereka, dan bahwasanya kepadaNya mereka okan kembali.” (Ayat 46) Untuk menambahkan khusyu’ hendaklah kita ingat, sampai menjadi keyakinan, bahwasanya kita ini datang ke dunia atas kehendak Tuhan dan akan kembali ke akhirat dan akan bertemu dengan Tuhan. Di hadapan Tuhan akan kita ...
Kemudian itu Allah meneruskan lagi sabdaNya kepada Bani Israil dengan mengingatkan kesalahan selama ini: “Apakah kamu suruh manusia berbuat kebajikan dan kamu lupakan dirimu (sendiri), padahal kamu membaca Kitab; apakah kamu tidak fikirkan?” (ayat 44). Teguran keras ini adalah kepada pemuka-pemuka dan pendeta-pendeta mereka. Bukan main keras larangan mereka: “lni haram!”. Bukan main keras perintah mereka: “lni wajib”, seakan-akan merekalah ...
Kemudian dijelaskan lagi oleh Tuhan: “Dan percayalah kamu kepada apa yang Aku turunkan.” (pangkal ayat 41). Yaitu al-Quran yang diturunkan kepada Muhammad s.a.w. Yang bersetuju dengan apa yang ada sertamu.” , yaitu kitab Taurat. Jika kamu tilik kembali isi Taurat, yang memerintahkan kamu percaya kepada Allah Ta’ala atau Allah Yang Esa, jangan membuat berhala untukNya, dan hendaklah hormat kepada ibu ...
Banyaknya konsep Islam yang terakumulasi dalam tatanan kebaruan, menjadi tanda bahwa diskursus keislaman dan kemodernan semakin terbuka. Salah satu idenya adalah munculnya hermeneutika yang terus berkembang hingga sekarang. Sebagian intelektual Islam menyamakannya dengan tafsir, dan sebagiannya yang lain menyatakan berbeda. Sama halnya dengan gagasan-gagasan kebaruan yang lain, hermeneutika juga menuai pro dan kontra. Hassan Hanafi, salah seorang cendekiawan muslim kontemporer, ...
Al-Quran dan sunnah mendapat posisi dan kedudukan yang istimewa dalam Islam. Keduanya adalah sumber dan rujukan utama umat Islam dalam berbicara, bertindak dan memutuskan sesuatu. Makanya tidak heran jika banyak dari umat Islam yang dalam melihat dan menilai sesuatu, selalu mencoba mencari keterangannya terlebih dahulu dari kedua sumber di atas. Sebab mereka ingin apa yang mereka lakukan harus sesuai dan ...
Sebagai telah kita maklumi pada keterangan-keterangan di atas selain dari persukuan Arab Bani Aus dan Bani Khazraj, maka ada pula penduduk Madinah dari pemeluk agama Yahudi. Mereka bukanlah bangsa Arab keturunan Qahthan atau Adnan. Tetapi mereka adalah keturunan dari Nabi Ya’kub alaihis-salam. Ya’kub putera dari Ishak dan Ishak putera dari lbrahim, semuanya adalah Rasul Allah. Beliau beranak laki-laki 12 orang, ...































Kanal Tafsir Mencerahkan
Sebuah media Islam yang mempromosikan tafsir yang progresif dan kontekstual. Hadir sebagai respon atas maraknya tafsir-tafsir keagamaan yang kaku dan konservatif.