Dalam kitab suci al-Qur’an Allah SWT telah banyak menyebutkan nama-nama binatang. Baik hewan yang memiliki tulang belakang ataupun yang tidak memiliki tulang belakang, kemudian dari hewan yang berukuran kecil sampai yang besar. Umat islam meyakini bahwa Allah SWT menyebutkan nama-nama hewan tersebut sebagai pelajaran bagi manusia. Dan seiring dengan kemajuan zaman, telah banyak ilmuan yang meneliti hewan yang disebutkan dalam al-Qur’an dan mereka telah menemukan banyak keistimawaan pada hewan tersebut, salah satu hewan tersebut yaitu kuda.
Kuda dalam perspektif Al-Qur’an
Hewan kuda dalam al-Qur’an di sebutkan sebanyak lima kali dengan lafadz الْخَيْلِ yang mana lafadz tersebut tercantum dalam 5 surat yang ada dalam al-Qur’an yaitu dalam QS. ali-Imran [3]: 14, QS. al-Anfal [8] :60, QS. an-Nahl [16]: 8, QS. al-Isra’ [17]: 64, QS. al- Hasr [59]: 6.
Akan tetapi, selain pada ayat tersebut juga menyebutkan tentang kuda secara tidak langsung sebayak 8 ayat yang terdapat dalam dua surat yaitu pada QS. Shaad [38]: 31-33 dan al-‘adiyat [100]: 1-3. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam al-Qur’an hewan kuda disebutkan sebanyak 11 kali dalam 7 surat. Baik penyebutannya secara langsung atau secara tersirat.
***
Dalam artikel ini penulis hanya akan mengambil salah satu ayat dari lima ayat tersebut yaitu pada QS. ali-Imran [3]: 14 yang berbunyi:
زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَب
وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالأنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللَّهُ عِنْدَهُ
حُسْنُ الْمَآبِ
Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).
Dalam tafsir muyassar menjelaskan bahwa dalam pandangan manusia dunia terlihat sangat indah dengan segala kenikmatan, keelokan, beserta sensasinya. Sehingga Allah SWT menjadikan semua itu sebagai ujian dan cobaan kepada manusia, sehingga mereka menyukai dan menikmati semuanya.
Dan salah satu di antaranya adalah kesukaan terhadap kuda yang terlatih. Kuda yang memiliki warna corak warna, yang harganya sangat mahal, bernilai tinggi dan jenis kendaraan yang canggih, bagus dan mewah.
Semua hal tersebut dalam pandangan manusia merupakan sesuatu yang sedap untuk dipandang mata. Padahal semua itu hanyanya perhiasan yang semu yang akan hilang dan sirna nantinya. Karena tidak adanya yang kekal di dunia, dan pada akhirnya semua yang ada di dunia akan tertinggal dan para pengguninya akan pergi sangat jauh, kenikmatan yang kekal dan abadi yakni disisi Allah SWT.
Evolusi Kuda
Kuda merupakan jenis hewan ternak besar yang termasuk hewan herbivora. Yang bersifat nomadic, kuat dan mempu menempuh perjalanan sejauh 16 Km dalam sehari.
Kuda atau dalam Bahasa latin disebut equus ferus caballus. Kuda adalah hewan mamalia ungulata berkuku tunggal yang memiliki ukuran yang paling besar dikelasnya. Menurut ilmuwan kuda berasal dari binatang kecil yang disebut sebagai eohippus atau dawn horse, yang kemudian binatang kecil tersebut mengalami proses evolusi pada sekirar 60 juta tahun lalu.
Pada tahun 1867 ditemukan sebuah kerangka lengkap dari fosil eohippus di bentukan tebing Eocene. Setelah itu pada tahun 1931 kerangka tersebut disusun Kembali oleh palaeontologic dari institute teknologi California di big horn basin. Kuda mengalami proses evolusi, Adapun evolusi kuda terjadi menjadi beberapa tahapan:
- Eohippus, yang berkembang dari zaman Eocene dengan tinggi 25 Cm, pada masa ini hidup pada 45-55 juta tahun yang lalu. Pada hewan ini memiliki empat kuku di kaki depan dan tiga kuku dikaki belakang.
- Mesohippus yang mana perkembangannya di mulai dari zaman ologocene yang tingginya mencapai 60 cm, pada masa ini kuda hidup pada 32-34 juta tahun yang lalu. Yang pada awalnya kaku kaki depannya jumlahnya empat, hilang satu sehingga tersisa tiga kuku.
- Merychippus, yang berkembang pada pertengahan dan akhir zaman miocene yang tingginya sudah mencapai 100; cm dengan kukunya yang sudah mulai memendek.
- Pliohippus, yang berkembang pada pertengahan zaman Pleistocene dengan tingginya sudah mencapai 125 cm pada sekitar 6 juta tahun yang lalu. Kuku kuda juga sudah mulai berkembang menjadi kuku satu dan seterusnya yang disebut dengan equus; yang memiliki tinggi dan ukuran yang bervariasi dengan bentuk kuku yang semakin bagus. Selain itu juga gigi kuda sudah mulai berevolusi dari bentuk yang mampu untuk memakan ranting menjadi bentuk yang hanya memungkinkan memakan tumbuhan yang lunak.
Jenis-jenis kuda
- Kuda tunggang
Kuda tunggang adalah jenis kuda yang biasanya banyak dipelihara oleh manusia. Jenis hewan ini dimanfaatkan sebagai hewan yang ditunggangi oleh manusia baik itu sebagai transportasi ataupun sebagai hiburan.
- Przewalski
Terdapat satu jenis kuda liar yang masih ada sampai saat ini yaitu jenis kuda liar yang terancam punah namanya kuda przewalski atau equus ferus przewalskii. Kuda przewalsi adalah nama yang diberikan sesuai dengan nama seorang petualang yang berasal dari rusia yang bernama nikolai przhalski. Jenis kuda ini adalah jenis kuda langka yang hidup di asia.
***
- Shetlandia
Kuda shetlandia adalah kuda yang berasal dari shelandia, yang berada didekatnya skotlandia timur laut. Kuda ini disebut juga dengan kuda kerdil karena tinggi tubuhnya yang hanya sekitar satu meter. Jenis ini tidak dijadikan sebagai hewan tunggangan. Akan tetapi hanya dipelihara untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan saja dan kotorannya dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman.
- Jenis kacang
Kuda kacang adalah kuda generasi baru yang berasal dari Indonesia. Jenis ini merupakan hasil dari perkawinan silang antara kuda-kuda yang hidup di hutan sumbawa dengan kuda luar. Kuda ini dipelihara untuk dimanfaatkan tenaganya sebagai kuda tunggang ataupun sebagai pengangkut, alat transportasi.
- Pacu atau balap
kuda pacu atau balap adalah jenis yang berasal dari keturunan kuda araba atau kuda bred. Terkenal dengan kecepatan larinya beserta tenaganya yang besar. Jenis kuda ini di manfaatkan untuk kegiatan balap kuda di medan perang karena kecepatannya dalam berlari. Selain itu, juga digunakan sebagai alat untuk olahraga baik yang memperlombakan kuda sendiri maupun yang mempertandingkan skill dari penunggang kudanya. Baik dalam keterampilannya maupun kemampuannya dalam mengendalikan kuda yang ditungganginya. Dalam masyarakat lomba pacuan kuda hampir digemari oleh orang seluruh belahan dunia.
Kesimpulan
Dalam kehidupan manusia kuda telah memegang peranan yang penting dan sangat berjasa. Karena kuda dapat digunakan sebagai tenaga kerja, sarana transportasi orang ataupun barang, sarana olahraga, dan rekreasi.
Editor: An-Najmi































Leave a Reply