Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

“Barangsiapa menguraikan Al-Qur’an dengan akal pikirannya sendiri dan merasa benar, maka sesungguhnya dia telah berbuat kesalahan”. (HR. Ahmad) Pada era sekarang sudah banyak kita dapati berbagai macam propaganda dengan cover yang benar. Namun dalam esensi begitu sangat keliru. Salah satunya propaganda yang mengajak kembali kepada al-Qur’an dan hadis. Sebenarnya secara cover itu bukan hal yang salah. Namun secara esensi cara mereka ...

Ilmu asbabun nuzul menempati posisi yang sangat penting dalam kajian Al-Qur’an. Bahkan para ulama mengatakan, seseorang tidak mungkin dapat menafsirkan Al-Qur’an dengan baik sebelum ia mengetahui asbabun nuzul-nya. Di era klasik, asbabun nuzul hanya terbatas pada riwayat-riwayat yang terkait dengan turunnya ayat-ayat Al-Qur’an. Namun, seiring berjalannya waktu, ilmu asbabun nuzul klasik dirasa banyak memiliki kekurangan serta belum bisa menjadi pisau ...

Sebelum kita masuk kedalam jawaban dari judul yang diatas, penulis ingin memaparkan suatu ayat al-Qur’an yang berkaitan dengan air laut. “Allah berfirman, Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar dan segar dan yang lain sangat asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang tidak tembus” (Q.S Al-Furqan[25]:53). Berbicara tentang fenomena-fenomena alam, acap ...

Setiap menjelang momen Idul Adha, muncul sebuah perdebatan di kalangan ulama Islam. Apakah yang disembelih pada Idul Adha itu Ismail atau Ishak? Ulama berbeda pendapat tentang hal ini. Mayoritas menganggap Ismail, sedangkan yang lainnya menganggap Ishak. Salah satu di antara faktor perdebatannya ialah karena dalam QS. AS-Saffat ayat 102 tidak dijelaskan sama sekali perihal siapa yang sebenarnya disembelih. Hal ini ...

Salah satu bukti universalitas Islam adalah bahwa perkembangan ajaran dan khazanah keilmuan Islam tidak dimonopoli oleh orang Arab. Sebagaimana kita maklum, banyak ulama yang tidak berdarah Arab. Salah satunya adalah Syeikh Nawawi Banten, seorang ulama dari Banten yang karyanya diakui banyak ulama muslim di dunia. Salah satu sumbangsih beliau adalah karya tafsirnya. Biografi Syekh Nawawi Nawawi Umar bin ‘Arabi yang ...

Karya-Karya Al-Razi Fakhruddin Al-Razi termasuk salah satu ulama yang produktif dan juga perhatian terhadap ilmu. Ia tidak menyia-nyiakan waktu sedikitpun untuk selain belajar. Bahkan di satu tempo ia pernah berkata: “Demi Allah aku sangat menyayangkan ketika aku makan aku tidak menuntut ilmu, karena waktu itu sangat berharga”. Antuasisme inilah yang membuatnya memiliki ilmu yang sangat mendalam hingga dapat menghantarkannya menjadi ...

Penulis tafsir mafatikhu al-ghaib mempunyai nama lengkap Abu Abdillah Muhammad bin Umar bin al-Husain bin al-Hasan bin Ali al-Tamimi al-Bakri al-Thabaristani al-Razi. Jika silsilahnya di runtut ke atas beliau termasuk keturunan dari Abu Bakar al-Sidiq, sebagaimana informasi yang tertera pada kitab Thabaqat Mufassirin karya Imam Suyuti, tempat lahirnya adalah Kota Ray (Thabaristan yang sekarang berada di wilayah negara Iran) pada ...

Nabi Ibrahim ini khaliidu rahmaan, satu tingkatan kekasih yang paling tinggi. Dikatakan khalid, karna tidak ada rongga dihatinya, kecuali disana ada cinta Allah Khutbah Pertama اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ  اَللهُ أَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ للهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً، لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَلاَنَعْبُدُ اَلاَّ اِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ ...

Idul Adha adalah hari raya bagi seluruh umat Islam yang jatuh pada tanggal 10 bulan Dzulhijah atau.Dalam tinjauan linguistik, Idul Adha berasal dari bahasa Arab, yaitu عيد danالأضحى  yang kemudian diserap menjadi bahasa Indonesia menjadi Idul Adha. Adapun secara hafiah dua kata yang disorot di atas masing-masing  mempunyai arti tersendiri. Kata  عيد mempunyai arti ‘kembali” dan kata أضحى  mempunyai arti ...

Penulis merasa tidak ada henti-hentinya merasa kagum akan kemukjizatan al-Qur’an sebagai bentuk respon yang didatangkan atas banyaknya pemikiran rumit yang dilahirkan oleh manusia. Salah satunya teori relativitas waktu yang dicetuskan oleh Albert Einstein, seorang ahli fisika pada tahun 1905. Jauh setelah al-Qur’an menyebutnya terlebih dahulu. Dalam al-Qur’an termaktub teori relativitas waktu. Al-Qur’an yang diturunkan 15 abad yang lalu ternyata telah ...