“Di dalam hati mereka ada penyakit.” ayat 10 Pokok penyakit yang terutama di dalam hati mereka pada mulanya ialah karena pantang kelintasan, merasa diri lebih pintar. Kedudukan rasa terdesak, yang dilawan terasa lebih kuat, inilah penyakit ingin tinggi sekepala, tetapi tidak mau mengaku terusvterang. Akan nyata-nyata menolak, takut akan terpisah dari orang banyak. Itulah yang menyebabkan sikap zahir dengan sikap ...
“Dan sebagian dari manusia ada yang berkata: Kami percaya kepada Allah dan hari kemudian, padahal tidaklah mereka itu orang-orang yang beriman.” (ayat 8). Sudah dibicarakan pada ayat yang lalu tentang orang yang kafir. Orang yang dengan tegas telah menyatakan bahwa dia tidak percaya. Betapapun mereka diajak diberi peringatan ancaman azab kehancuran di dunia dan siksa neraka di akhirat, mereka tidak ...
Namun, sebagai juga kedua ayat ini diperingatkan kepada Nabi Muhammad saw. bukan buat beliau putus asa, melainkan supaya bekerja lebih giat. Maka bagi penyambung waris Muhammad, ayat ini pun bukan menyebabkan putus asa, tetapi buat pendorong semangat. Dan jangan pula salah manafsirkan, lalu berkata bahwa kalau sudah dicap Allah hati mereka, buat apa lagi dakwah? Padahal datangnya cap ialah sesudah ...
Telah dicap (dimeterai) oleh Allah atas hati mereka dan atas pendengaran mereka, dan atas penglihatan mereka ada penutup. ayat 7 Lantaran sikap mereka yang demikian, kesombongan, juhud (menentang), inad (keras kepala), maka hati dan pendengaran mereka telah dicap (dimaterai) oleh Tuhan. Atau telah disegel. Artinya kekafiran itu telah menjadi sikap hidup mereka. Tidak bisa dirubah lagi. Lantaran bekas cap itu ...
Manusia diciptakan dalam keadaan yang suka, sering, dan mudah untuk berkeluh kesah. Jika ada halangan atau rintangan yang menghadang langkah hidupnya, maka dengan mudah ia akan berkeluh kesah. Dengan keadaan yang menghimpit tersebut ia akan ingat dengan Allah, mendatangi rumah-Nya dan berdoa khusyuk di dalamnya. Dalam sedu-sedan tangisnya, ia meminta pertolongan Allah agar memudahkan permasalahan yang sedang dihadapinya. Allah berfirman ...
“Dan bukan jalan mereka yang sesat”. (ujung ayat 7) Adapun orang yang sesat ialah orang yang berani-berani saja membuat jalan sendiri di luar yang digariskan Tuhan. Tidak mengenal kebenaran, atau tidak dikenalnya menurut maksudnya yang sebenarnya. Sebagaimana telah kita kenal pada keterangan-keterangan di atas, tentang kepercayaan akan adanya Tuhan, sampai orang-orang Arab mengkhususkan nama Allah buat Tuhan Yang Maha Esa. ...
Kemudian permohonan petunjuk jalan yang lurus itu kita jelaskan lagi: “Jalan orang-orang yang telah Engkau karuniai nikmat atas mereka.” (pangkal ayat 7) Kita telah mendengar berita, bahwa terdahulu dari kita, Tuhan Allah telah pernah mengaruniakan nikmatNya kepada orang-orang yang telah menempuh jalan yang lurus itu, sebab itu maka kita mohon kepada Tuhan agar kepada kita ditunjukkan pula jalan itu. Telah ...
“Tunjukilah kami jalan yang lurus.” (ayat 6). Meminta ditunjuki dan dipimpin supaya tercapai jalan yang lurus. Menurut keterangan setengah ahli tafsir, perlengkapan menuju jalan yang lurus, yang dimohonkan kepada Allah itu ialah, pertama al-lrsyad,artinya agar dianugerahi kecerdikan dan kecerdasan, sehingga dapat membedakan yang salah dengan yang benar. Kedua at-Taufiq, yaitu bersesuaian hendaknya dengan apa yang direncanakan Tuhan. Ketiga al-llham, diberi ...
Mushaf Al-Quran yang biasa dibaca oleh kaum Muslim saat ini, adalah hasil karya salah seorang khalifah bernama Utsman bin Affan. Sepeninggal Rasullah SAW, Allah menjaga Al-Quran dengan 2 cara, yaitu: tulisan dan hafalan. Dikisahkan, selama 23 tahun lamanya sejak diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Upaya membukukan Al-Quran terus dilakukan Rasullah SAW dengan cara membacakan kepada sahabat. Lalu para sahabat tersebut ...
Bahwa sesungguhnya manusia di dalam kehidupan bermasyarakat mempunyai keinginan dan kepentingan yang berbeda-beda ataupun kadang-kadang bisa bersamaan. Sebab itu, sering terjadi pertentangan kepentingan ataupun benturan-benturan kepentingan tersebut. Setiap anggota masyarakat akan mempertahankan dan memperjuangkan kepentingan sendiri. Demikian juga kelompok-kelompok di tengah masyarakat, akan memperjuangkan dan mempertahankan kepentingan kelompoknya juga. Seandainya tidak diatur pergaulannya dalam masyarakat, tentu kehidupan bermasyarakat senantiasa terganggu. ...





























Kanal Tafsir Mencerahkan
Sebuah media Islam yang mempromosikan tafsir yang progresif dan kontekstual. Hadir sebagai respon atas maraknya tafsir-tafsir keagamaan yang kaku dan konservatif.