Di zaman yang maju seperti ini, sangatlah mudah untuk mengakses segala sumber informasi. Kemajuan teknologi informasi, terutama di media sosial telah membuka tahap baru bagi individu bahkan masyarakat untuk memperoleh informasi secara otonom. Sekat-sekat informasi dengan sendirinya menghilang oleh inisiatif kuat, sehingga ketika ingin mengetahui lebih jauh apa yang terjadi sekitar, individu dan masyarakat cukup membuka gawainya.
Perkembangan teknologi informasi merupakan suatu yang harus ada dan diikuti oleh masyarakat modern saat ini. Pengembangannya dianggap sebagai solusi dari permasalahan yang ada. Kemudian sumbangan teknologi informasi terhadap peradaban dan keilmuan tidaklah dapat dipungkiri. Ambil contoh, ketika mau mencari referensi pelajaran, dengan sangat mudah diakses pada aplikasi-aplikasi tertentu atau di kanal-kanal tertentu.
Tantangan Tekhnologi Informasi
Berkembangnya teknologi informasi, membawa tren baru di dunia industri media massa di Indonesia, yaitu hadirnya beragam media yang menggabungkan teknologi informasi baru (kanal-kanal tertentu) dan teknologi informasi tradisional (koran, buku, majalah, dll). Konvergensi media telah mengubah informasisebagai layanan baru yang semakin luas untuk dicapai, maka itu semua telah mengubah cara hidup, cara berkomunikasi, persepsi, dan keyakinan seseorang.
Tak terkecuali dalam dunia agama khususnya Islam, sudah banyak sekali Al-Quran digital dan penafsiran-penafsiran digital pada saat ini. Hal itu tidak menjadi asing lagi, karena banyaknya pengguna sosial media, sehingga menjadi alat berekspresi terhadap Al-Quran dan penafsirannya. Kajian terhadap tafsir Al-Quran pada saat ini tidak hanya di majelis-majelis ilmu tertentu, yang dihadiri oleh masyarakat kemudian disampaikan oleh ustadz-ustadz secara langsung. Akan tetapi juga merambah ke dunia yang lebih cepat, televisi misalnya atau bahkan youtube dan kanal-kanal tertentu seperti tanwir.id dan lain sebagainya. Dan ini juga memudahkan para ulama ahli tafsir untuk menyampaikan materinya, tidak perlu di majelis khusus, tinggal upload dan update setiap hari melalui media sosial.
Jika dipandang secara sederhana maka hal ini memiliki nilai manfaat yang sangat baik, memudahkan masyarakat menemukan ayat dan langsung mengetahui maknanya, sehingga tidak ada kecenderungan “salah kaprah” terhadap suatu ayat. Meski begitu, ada beberapa orang bahkan kalangan yang menganggap itu tidak bisa diterima.
Pro dan Kontra
Penulis simpulkan faktor-faktor yang menyebabkan ketidakabsahan penafsiran di dunia digital. Pertama, sumber yang digunakan terkadang rancu atau tidak jelas dari mana. Kedua, meski menggunakan sumber yang jelas seperti kitab-kitab tafsir, akan terjadi proses parafrase yang itu ditujukan terhindar dari plagiarisme. Dua hal ini menjadi sorotan utama orang-orang yang menolak penafsiran di dunia digital. Namun, terlepas dari itu semua jika dibandingkan antara nilai manfaat dan tidak manfaatnya, maka nilai manfaatnya lebih banyak dari tidak manfaatnya, hanya saja kita sebagai pembaca atau pendengar atau penulisnya harus benar-benar teliti dan selektif dalam mencari dan menerima ayat serta tafsirnya, karena Allah juga memperingatkan untuk tabayyun dalam menerima informasi.
Kesimpulan yang bisa diambil dalam tulisan ini adalah bahwa pro dan kontra dalam segala hal pasti ada, meski nilainya kita rasa sangat baik tak terkecuali dalam dunia penafsiran Al-Quran, arus informasi yang sangat cepat membuat kita harus lebih berhati-hati dalam memilih tulisan dan video, akan lebih bagus kalau tetap membaca kitab-kitab tafsir yang berbentuk buku, karena akan lebih pasti keabsahannya. Tetapi, kemajuan informasi yang tidak dapat dipungkiri memaksa kita untuk mengikuti alurnya. Salah satu kanal tafsir yang bagus untuk dijadikan sumber informasi tafsir adalah tanwir.id.
Tanwir.id lahir untuk menjawab persoalan-persoalan tafsir keagamaan yang monoton, kaku dan konservatif. Tafsir keagamaan yang menjadikan agama sebagai hal yang jauh dari realitas. Karena itu tanwir.id tampil untuk mempromosikan tafsir keagamaan yang membumi dan mampu menjawab tantangan-tantangan zaman. Tanwir.id berkomitmen untuk menghadirkan tafsir Al-Quran yang memiliki karakteristik berkemajuan, menyemaikan benih-benih kebenaran, kebaikan, kedamaian, keadilan, kemaslahatan, kemakmuran, dan keutamaan hidup, menjunjung tinggi kemuliaan manusia tanpa diskriminasi, memperjuangkan misi antiperang, antiterorisme, antikekerasan, antipenindasan, antiketerbelakangan, dan anti terhadap segala bentuk kerusakan di muka bumi dan masih banyak lagi.
Editor: An-Najmi





























Leave a Reply