Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Memaknai lafadz Nadhara Dalam Surat Muhammad Ayat 20

Sumber: istockphoto.com

Lafal Nadhara berasal dari fi’il madhi. Dan fi’il mudhari nya bererbunyi yandhuru ((ينظرdalam kamus al-Ma’ani lafal Nadhara (نظر) memiliki beberapa macam arti. Di antaranya yaitu seperti: penglihatan, visi, tujuan ataupun di dalam Al-Qur’an lafal نظر ini memiki arti memandang atau pandangan. Yang dimana lafal ini memliki arti yang sangat luas dan banyak sekali di dalam Al-Qur’an yang menjelaskan atau menceritakan tentang lafal نظر ini.

Makna Lafaz Nadhara (نظر)

Lafaz ini di dalam Al-Qur’an disebutkan sebanyak 4 kali adapun sinonim dari lafal ini yaitu بصر yang artinya penglihatan atau pandangan.  Salah satu Lafal Nadhara tercantum pada Al-Qur’an pada surah Muhammad ayat 20.

وَيَقُولُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَوْلَا نُزِّلَتْ سُورَةٌ ۖ فَإِذَآ أُنزِلَتْ سُورَةٌ مُّحْكَمَةٌ وَذُكِرَ فِيهَا ٱلْقِتَالُ ۙ رَأَيْتَ ٱلَّذِينَ فِى قُلُوبِهِم مَّرَضٌ يَنظُرُونَ إِلَيْكَ نَظَرَ ٱلْمَغْشِىِّ عَلَيْهِ مِنَ ٱلْمَوْتِ ۖ فَأَوْلَىٰ لَهُمْ

Artinya: Dan orang-orang yang beriman berkata: “Mengapa tiada diturunkan suatu surat?” Maka apabila diturunkan suatu surat yang jelas maksudnya dan disebutkan di dalamnya (perintah) perang, kamu lihat orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya memandang kepadamu seperti pandangan orang yang pingsan karena takut mati, dan kecelakaanlah bagi mereka.

Munasabah Ayat ( Surah Muhammad ayat 20)

  • 2 ayat sebelumnya (surah Muhammad ayat 18-19)

فَهَلْ يَنْظُرُونَ إِلَّا السَّاعَةَ أَنْ تَأْتِيَهُمْ بَغْتَةً ۖ فَقَدْ جَاءَ أَشْرَاطُهَا ۚ فَأَنَّىٰ لَهُمْ إِذَا جَاءَتْهُمْ ذِكْرَاهُمْ

Artinya:  Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu melainkan hari kiamat (yaitu) kedatangannya kepada mereka dengan tiba-tiba, karena sesungguhnya telah datang tanda-tandanya. Maka apakah faedahnya bagi mereka kesadaran mereka itu apabila Kiamat sudah datang? (QS. Muhammad: 18)

Baca Juga  Tafsir Q.S. Surah Al-Baqarah Ayat 214: Integrasi Derita dan Pertolongan Allah

فَٱعْلَمْ أَنَّهُۥ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا ٱللَّهُ وَٱسْتَغْفِرْ لِذَنۢبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ ۗ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ مُتَقَلَّبَكُمْ وَمَثْوَىٰكُمْ

Artinya: Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Ilah (sesembahan, tuhan) selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat kamu tinggal.( QS.Muhammad:19).

***

Pada surah Muhammad ayat 18 dan 19 menjelaskan tentang kapan akan terjadinya hari kiamat. Pertanyaan ini muncul karena tanda-tandanya sudah banyak yang bermunculan. Setelah itu turun ayat selanjutnya yaitu di ayat 19 dijelaskan bahwasannya Allah akan menganpuni semua dosa orang mukmin laki-laki maupun perempuan kecuali mereka berharap ampunan kepada Allah Swt. Pada ayat ke 18 dan 19 terdapat munasabah pada ayat ke 20 yaitu tentang pandangan kepada orang-orang mukmin.

  • 2 ayat setelahnya ( surah Muahammad ayat 21-22)

طَاعَةٌ وَقَوْلٌ مَعْرُوفٌ ۚ فَإِذَا عَزَمَ الْأَمْرُ فَلَوْ صَدَقُوا اللَّهَ لَكَانَ خَيْرًا لَهُم

Artinya: Taat dan mengucapkan perkataan yang baik (adalah lebih baik bagi mereka). Apabila telah tetap perintah perang (mereka tidak menyukainya). Tetapi jikalau mereka benar (imannya) terhadap Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.( QS. Muhammad: 21).

فَهَلْ عَسَيْتُمْ إِن تَوَلَّيْتُمْ أَن تُفْسِدُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ وَتُقَطِّعُوٓا۟ أَرْحَامَكُمْ

Artinyta: Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan?. (QS. Muhammad: 22).

Adapun munasabah pada ayat setelahnya yaitu di ayat ke 21 dan 22 yang menjelaskan perintah perang, setelah itu dilanjut ayat berikutnya yang menjelaskan tentang kerusakana di muka bumi oleh kelakuan manusia dan juga akan memutuskan kekerabatan keluargaan ini yang dimaksud dengan istilah perang.

Baca Juga  Tafsir Al-Ibriz: Tafsir Fenomenal Berbahasa Jawa Karya Bisri Musthofa

Mengkaji lafal Nadhara dalam surah Muhammad ayat 20

Dalam ayat tersebut terdapat lafal Nadhara yang memiliki arti pandangan. Mengenai orang-orang beriman kepada Allah yang berkata dengan harapan Allah akan menurunkan kepada Rasul-nya satu surah yang mengandung perang. Orang-prang beriman juga berkata karena keinginannya yang besar untuk meonolong agama, “mengapa Allah tidak menurunkan suatu surah yang menyebutkan hukum berjihad”.

Namun ketika telah turun surat yang jelas hukum dan penjelesan tentang berjihad, kamu melihat orang-orang munafik mulai merasu ragu terhadap agama. Yang mengatakan Hai Rasulullah, mereka melihatmu seperti mata terbelak, seperti orang yang pingsan, karena takut mati dalam perang.

Dijelaskan pada ayat berikutnya bahwa lebih baik mereka menaati Allah dan Rasul-nya; dan berkata dengan perkataan baik dan benar yang menunjukan keimanan yang kuat. Maka jika perkara tersebut menjadi serius dan perang telah diwajibkan. Maka seandainya mereka benar-benar beriman dan beramal, maka itu lebih baik bagi mereka daripada menentang dan membangkang.

Pada surah Muhammad ayat 20 ini dijelaskan; makna Nadhara yaitu tentang pandangan Allah mengenai orang-orang yang beriman yang takut mati karena takut berjihad. Sehingga dibagaikan mereka melihatmu seperti orang-orang yang pingsan, orang terbelak matanya ketika sedang sekarat karena ketakutan dalam perang.

Kesimpulan

Lafal Nadhara berasal dari fi’il madhi. Yang fi’il mudhari nya bererbunyi yandhuru ((ينظرdalam kamus al-Ma’ani lafal Nadhara (نظر) memiliki beberapa macam arti diantaranya yaitu seperti: penglihatan, visi, dan tujuan. Dalam surah Muhammad ayat 20 lafal Nadhara memiliki arti pandangan. Karena di ayat tersebut dijelaskan bahwa tentang pandangan Allah mengenai orang-orang yang beriman yang takut dalam berjihad di jalan Allah Swt.

Baca Juga  Tafsir Surat Al-Ashr: Merefleksikan Kembali Makna Waktu

Editor: An-Najmi