Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Hijrah Nabi dan Hijrah Artis: Apa Bedanya?

Hijrah artis
Gambar:: wallhaven.cc
Contents

Belakangan ini, kata “hijrah” semakin populer di dunia hiburan Indonesia. Banyak sekali stasiun berita yang menggunakan istilah “hijrah” pada tajuk utamanya ketika ada artis yang awalnya terkenal dengan penampilannya yang seronok tiba-tiba berpenampilan syar’i dan serba tertutup, atau bahkan ketika ada seorang artis yang tiba-tiba hijrah menjadi mualaf.

Sebenarnya, apa itu “hijrah”? Mengapa kata itu sering digunakan? Apa bedanya hijrah artis sekarang ini dengan makna hijrah yang dilakukan Rasulullah? Dalam tulisan ini, penulis akan sedikit menjawab pertanyaan-pertanyaan itu.

****

Dalam kitab Al-Mufradat fi Gharibil Qur’an, kataالهجر dan الهجران  (hijrah) berasal dari akar kata hajara (هجر) yang artinya berpisahnya seseorang dengan orang lain. Baik itu secara fisik, lisan maupun hati. Allah SWT. berfirman:

﴿ …وَاهْجُرُوْهُنَّ فِى الْمَضَاجِعِ…  ٣٤ ﴾

“Dan tinggalkanlah mereka di tempat tidur (pisah ranjang)” (QS. An-Nisa’: 34)

Kata ihjuru dalam ayat di atas merupakan kiasan untuk menjauhi atau tidak mendekati mereka. Dalam konteks ayat ini, yaitu wanita yang tidak menaati suami mereka. Allah SWT menggunakan kata mahjuuran sebagai sesuatu yang ditinggalkan atau diabaikan. Seperti dalam firman-Nya:

﴿ وَقَالَ الرَّسُوْلُ يٰرَبِّ اِنَّ قَوْمِى اتَّخَذُوْا هٰذَا الْقُرْاٰنَ مَهْجُوْرًا ٣٠ ﴾

“Rasul (Nabi Muhammad) berkata, ‘Wahai Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Al-Qur’an ini (sebagai) sesuatu yang diabaikan.’” (QS. Al-Furqan: 30)

Maksud dari “diabaikan” di sini adalah berpisah dengan hati atau berpisah dengan hati serta lisan. Dalam ayat ini, Nabi Muhammad SAW. mengadu kepada Allah bahwa kaumnya meninggalkan Al-Quran begitu saja. Adapun kata الهجر pada firman-Nya:

﴿ وَاهْجُرْهُمْ هَجْرًا جَمِيْلًا ١٠ ﴾

Dan tinggalkanlah mereka dengan cara yang baik.” (QS. Al-Muzzammil: 10)

Baca Juga  Hustle Culture Ditinjau dari Perspektif Al-Quran

Dapat bermakna tiga hal, yaitu fisik, lisan, dan perasaan. Selain itu dapat juga bermakna mendorong untuk berusaha melakukan salah satu dari ketiganya dengan perlakuan yang baik, jika memungkinkan. Selain itu ada kata al-muhaajarah yang makna aslinya adalah memutus hubungan dengan orang lain dan meninggalkannya. Diambil dari firman Allah SWT.:

﴿ اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَالَّذِيْنَ هَاجَرُوْا … ٢١٨ ﴾

Sesungguhnya orang-orang yang beriman serta orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Baqarah: 218)

***

Umat muslim secara umum mengenali makna “hijrah” sebagai perjalanan Rasulullah ke suatu tempat atas perintah Allah SWT. Salah satunya adalah hijrahnya Rasulullah beserta para sahabat ke Madinah untuk menghindari perseteruan antara umat muslim dengan kaum kafir Quraisy. Umat muslim meninggalkan Mekah dan berpindah ke Madinah menjadi titik awal kebangkitan Islam dan keberhasilan Rasulullah SAW. dalam menyebarkan Islam setelah selama 13 tahun di Mekah tanpa hasil yang memuaskan.

Di antara para ahli tafsir ada yang mengatakan bahwa Rasulullah pernah sedih karena tidak mendapatkan hasil yang memuaskan. Sehingga Allah pun menurunkan surat Ad-Dhuha untuk menegur serta menghibur beliau.

Hijrah menjadi salah satu bukti semangat Rasulullah dalam berdakwah dan tidak mudah menyerah meskipun rintangan yang beliau hadapi sangat berat. Perjuangan Rasulullah dan para sahabat dapat dilihat dari persiapan mereka untuk keberlangsungan hidup rombongan selama perjalanan, penugasan informan untuk mengetahui posisi lawan, mengalihkan perhatian musuh agar tidak terkejar selama perjalanan, pemilihan rute yang dipandu oleh pemandu non-muslim.

Semua ini dilalui agar rombongan dapat sampai di Madinah dengan selamat. Semua usaha tersebut pun membuahkan hasil yang sangat memuaskan. Hanya dalam 10 tahun, Islam berkembang sangat pesat dan tersebar luas di seluruh Jazirah Arab. Rasulullah menyatukan orang-orang Arab yang mulanya sering bertikai dan akhirnya berhasil menciptakan kekuatan yang besar bagi umat muslim.

Baca Juga  5 Ayat Populer Tentang Nabi Isa di dalam Al-Qur’an

Hal inilah yang membuat Nabi Muhammad SAW. dinobatkan sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah umat manusia oleh seorang wartawan Amerika Serikat, Michael Hart, dalam bukunya “100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia”. Kita sebagai umatnya Rasulullah dapat mencontohkan semangat Rasulullah dan para sahabat ketika berhijrah. Tanamkan sifat pantang menyerah ketika menemukan rintangan karena kita mungkin akan gagal dalam waktu pendek, kalau kita berjuang terus, maka dalam waktu panjang kita akan berhasil.

***

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, hijrah berarti “berpindah”, baik itu berpindah tempat, keadaan, ataupun sifat. Dari arti ini dapat disimpulkan bahwa hijrah tidak melulu soal berpindah tempat, tapi juga dapat diartikan dengan “berpindah hati”. Maksud penulis di sini bukan soal berpindah pasangan, melainkan saat di mana hati seseorang tergerak dan berkeinginan untuk mengubah diri mereka untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk di masa lalu.

Makna “berpindah hati” inilah yang belakangan ini digunakan ketika mengartikan kata hijrah di kalangan artis. Meskipun makna hijrah dalam Al-Quran adalah berpindahnya Rasulullah beserta umatnya ke Madinah atas perintah Allah SWT dan juga untuk menghindari tekanan dari kaum kafir Quraisy. Namun seiring berjalannya waktu makna hijrah semakin diperluas oleh kelompok-kelompok Islamis hingga sampai pada makna “berpindah hati” seperti yang telah disebutkan di atas.

Istilah “hijrah” sendiri semakin dikenal ketika banyaknya akun-akun dakwah di media sosial dengan konten yang menyasar pada kalangan muda-mudi. Ditambah lagi banyaknya artis dunia hiburan yang memilih jalan “hijrah” dan kemudian membagikannya ke publik. Haidar Bagir menyebut fenomena hijrah ini sebagai islamisasi ruang publik di Indonesia dikarenakan hal ini dilakukan secara terbuka dan diketahui banyak orang

Baca Juga  Memahami Perayaan Natal di Indonesia Lewat Buya Hamka

Hal ini menyebabkan terciptanya sebuah tren di mana para artis yang hijrah berlomba-lomba dalam berdakwah guna mengajak masyarakat dan artis lain untuk mengikuti jejak mereka. Namun entah itu hati mereka yang “hijrah” atau cuma penampilannya. Karena tidak dapat dipungkiri, hijrah para artis tersebut terkadang bertujuan untuk mendapat lebih banyak sorotan yang pada akhirnya akan mengisi kantong mereka. Wallahu a’lam.

Penyunting: Bukhari