Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Pernikahan merupakan bentuk ketaatan kepada Allah swt yang bernilai ibadah dalam menyempurnakan agama. Karena melalui pernikahan, manusia dapat melaksanakan fitrahnya dengan cara yang baik. Sehingga dapat menambah jumlah keturunan dan terhindar dari terputusnya garis keturunan. Tujuan pernikahan sebagai solusi yang wajib hukumnya bagi orang yang memiliki syahwat yang meluap-luap; dan dikhawatirkan dapat terjerumus dalam lingkaran perzinahan. Setiap kegiatan positif yang ...

Saat ini ruqyah menjadi salah satu pengobatan alternatif untuk menyembuhkan penyakit fisik atau non fisik saya pribadi pernah meruqyah seorang perempuan yang sudah lanjut usia sudah  bolak-balik rumah sakit. Namun secara medis tidak ada terkena riwayat penyakit kemudian saya mencoba untuk meruqyah dengan membaca ayat-ayat suci Alquran dan alhamdulillah setelah saya ruqyah ternyata seorang perempuan tersebut memiliki gangguan jiwa semacam ...

Setiap manusia pasti berharap hidup bahagia dalam menjalani kehidupan. Baik bahagia secara pribadi, bahagia dalam menjalani kehidupan berkeluarga, maupun bahagia dalam menjalani kehidupan sosial dalam konteks bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Lalu, bagaimana resep bahagia di dalam Al-Qur’an? Istilah Bahagia dalam Al-Qur’an Di dalam Al-Qur’an, Allah menggunakan beberapa istilah (dalam Bahasa Arab) dalam mengartikan kebahagiaan سعادة : Kebahagiaan yang dimaksud adalah ...

Surga adalah tempat yang menyenangkan dan membahagiakan, yang sudah menjadi tujuang banyak manusia yang meyakininya agar mereka  bisa hidup didalamnya. Masing masing manusai yang meyakini adanya syurga berlomba-lomba, berjuang keras untuk bisa masuk ke dalam surga tersebut dengan cara yang mereka yakini. Kita pun sebagai ummat Islam memiliki jalan dan syarat yang harus kita penuhi, agar allah menjadikan kita sebagai ...

Pada zaman Rasulullah, seorang sahabat bertanya tentang kapan hari kiamat itu akan tiba? Kemudian Rasulullah menjawab bahwa hari kiamat sudah dekat. Rasulullah hidup 1.300an tahun yang lalu, pada zaman itu Beliau mengatakan hari akhir sudah dekat. Lantas bagaimana dengan sekarang? Berbagai peringatan dari Allah berupa cobaan, bencana alam tidak menjadikan kita lantas bertaubat untuk mengingat-Nya. Apalagi zaman sekarang ini kemaksiatan ...

Khutbah Jum’at kali ini mengangkat tema, “Tujuan Penciptaan Manusia Menurut Al-Qur’an”. أَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَاكَاتُهُ إِنَّ الْحَمْدَ لله نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِأَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ  يَهْدِهِ اللَّهُ فَلاَمُضِلَ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لآ إِلَهَ اِلآّ اَللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ  وَأَشْهَدُ أَنَّ مُهَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْ لُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى مُحَمَّدٌ وَعَلَى ...

Apa reaksimu ketika mendengar dua firman Allah tentang dua makna kemudahan dalam surah al-Lail ini: “Maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kemudahan” dengan firman Allah: “Maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kesulitan” Betapa indah dan mengena retorika dan maknanya. Ayat yang satu dan yang satu lagi hanya berbeda lafadz terakhir, namun maknanya sangatlah bersebrangan. Bila ayat yang satu ...

Sebagaimana informasi yang banyak kita dengar bawasanya sebab diturunkannya Nabi Adam dan Hawa dari surga karena bujuk rayu setan untuk mendekati buah khuldi. Adam dan Hawa telah melanggar apa yang telah dilarang oleh Allah dengan memakan buah Khuldi, sehingga menjadikan keduanya diturunkan dari surga. Hal ini menjadi pertanyaan bagaimana jika pada zaman itu Nabi Adam dan Hawa tidak memakan buah ...

Dalam Islam tidak hanya diajarkan tentang cara beribadah, namun dalam Islam mengajarkan semua aspek kehidupan. Dari akan tidur sampai saat bangun tidur, bahkan sesuatu yang dipandang remeh pun dalam Islam diajarkan, begitu pula dengan kebersihan. Kebersihan merupakan suatu yang sangat penting karena seseorang yang suka dengan suatu yang bersih maka hidupnya lebih sehat, bahkan tinggi rendahnya  keimanan seseorang pun bisa ...

Seringkali kita mendengar maqolah jawa klasik ini, yang kerap kali disampaikan para da’i atau ustazd. Bahwa maqolah ini mengandung tafsir yang sufistik bahwa, seseorang itu akan kembali kepada sang ilahi. Yang biasanya terdiri dari konstruk pemikiran bahwa kehidupan yang awal ini pastilah ada akhirnya. Semua itu karena Iradah-Nya. Allah Swt sebagai Asbab Al Awwal (Causa Prima), pastilah menciptakan semua ini ...