Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Kemudian kita teruskan lanjutan ayat. Setelah itu Allah pun melanjutkan apa yang telah Dia tentukan, yaitu menciptakan Khalifah itu; itulah Adam. “Dan telah diajarkanNya kepada Adam nama-namanya semuanya.” pangkal ayat 31. Artinya diberilah oleh Allah kepada Adam itu semua ilmu: “Kemudian Dia kemukakan semuanya kepada Malaikat, lalu Dia berfirman: Beritakanlah kepadaKu nama-nama itu semua, jika adalah kamu makhluk-makhluk yang benar.” ...

Sekarang kita uraikan terlebih dahulu tentang, apa atau siapakah Malaikat itu? Malaikat untuk banyak dan Malak untuk satu. Tuhan menyebut di dalam al-Quran tentang adanya makhluk Allah bernama Malaikat. Disebutkan pekerjaan atau tugas mereka; ada yang mencatat amalan makhluk setiap hari, dan mencatat segala ucapan, ada yang membawa wahyu kepada Rasul-rasul dan Nabi-nabi, ada yang menjadi duta-duta (safarah) yang memelihara ...

Sistem peredaran darah atau sistem kardiovaskular terdiri dari jantung, darah dan pembuluh darah. Fungsi dari sistem peredaran darah untuk mengedarkan oksigen, nutrisi, dan zat kimia untuk mengatur proses tubuh manusia dan membuang limbah serta karbondioksida. Darah disebutkan dalam al-Quran dan hadist contohnya pada embriologi yaitu pada proses adanya pertemuan air mani yang tercampur, menjadi sebuah segumpal darah hingga dengan berbentuk. ...

Pada awalnya, tulisan “ Melihat Konsep Manusia dalam Al-Qur’an” ini terinspirasi dari banyaknya kata yang digunakan dalam penyebutan manusia di Al-Qur’an. Lantas, bagaimanakah penyebutan al-Qur’an mengenai manusia dalam al-Qur’an dan bagaimana tafsirnya? Berikut adalah penjelasannya. Manusia Sebagai ‘Abd Allah Sebagai hamba Allah, manusia harus mengabdi kepada Allah sebagai Sang Pencipta. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam surat at-Taubah ayat ...

Dengan dua ayat berturut-turut, yaitu ayat 28 dan 29 perhatian kita insan ini disadarkan oleh Tuhan. Pertama, bagaimana kamu akan kufur kepada Allah, padahal dari mati kamu Dia hidupkan. Kemudian Dia matikan, setelah itu akan dihidupkanNya kembali untuk memperhitungkan amal. Bagaimana kamu akan kufur kepada Allah, padahal seluruh isi bumi telah disediakan untuk kamu. Lebih dahulu persediaan untuk menerima kedatanganmu ...

Dialah yang telah menjadikan untuk kamu apa yang di bumi ini sekaliannya.” pangkal ayat 29 Alangkah besar dan agung Qudrat al-Khaliq itu, dan alangkah besar Rahman dan Rahim yang terkandung di dalamnya. Semuanya ini bukan untuk orang lain, tetapi untuk kamu, untuk kamu saja, hai manusia! Sehingga air yang mengalir, lautan yang terbentang, kayu yang tumbuh di hutan, batu di ...

“Betapa kamu hendak kufur kepada Allah, padahal adalah kamu mati, lalu dihidupkanNya kamu.” (pangkal ayat 28). Cobalah fikirkan kembali daripada tidak ada, kamu telah Dia adakan. Entah di manalah kamu dahulunya tersebar; entah di daun kayu, entah di biji bayam, entah di air mengalir, tidak ada bedanya dengan batu tercampak, rumput yang lesa terpijak, ataupun serangga yang tengah menjalar, kemudian ...

Sebagian orang mengira bahwa cepat Adalah bagus dan mahir di dalam syariat Dan yang lambat ketika ditanya Tentang jawabannya, (dianggap) bodoh terhadap ilmu Karena lambat untuk kebenaran Lebih baik dari cepat ketika menjawab Terkadang dia sesat dan menyesatkan sang penanya Itulah akibat dari orang yang bodoh Begitu pula dengan mufti yang tidak meninjau ulang Yang tidak memeriksa dengan teliti dan ...

Kadang kita menduga-duga bahwa ajal kita masih lama, umur kita masih panjang. Apalagi bagi mereka yang sedang menginjak masa remaja. Sehingga untuk berpikir tentang kematian, tentang akhirat, tentang surga dan neraka masih jauh dari gambaran. Padahal sesungguhnya itulah sesuatu yang riil/hakiki yang nanti pasti akan kita hadapi. Sebab Allah yang menentukan  kapan seseorang itu hidup untuk beberapa lama dan kapan ...

“Yaitu orang-orang yang memecahkan janji Allah sesudah dia diteguhkan.” (pangkal ayat 27). Apakah janji Allah yang teguh yang telah mereka pecah? Janji Allah terasa dalam diri kita sendiri-sendiri, yang ditunjukkan oleh akal kita. Janji Allah bersuara dalam batin manusia sendiri. Yaitu kesadaran akalnya. Tadi pada ayat 27 disuruh mempergunakan akal buat mencari di mana janji itu. Apabila akal dipakai mestilah ...