Sebagian orang mengira bahwa cepat Adalah bagus dan mahir di dalam syariat Dan yang lambat ketika ditanya Tentang jawabannya, (dianggap) bodoh terhadap ilmu Karena lambat untuk kebenaran Lebih baik dari cepat ketika menjawab Terkadang dia sesat dan menyesatkan sang penanya Itulah akibat dari orang yang bodoh Begitu pula dengan mufti yang tidak meninjau ulang Yang tidak memeriksa dengan teliti dan ...
Kadang kita menduga-duga bahwa ajal kita masih lama, umur kita masih panjang. Apalagi bagi mereka yang sedang menginjak masa remaja. Sehingga untuk berpikir tentang kematian, tentang akhirat, tentang surga dan neraka masih jauh dari gambaran. Padahal sesungguhnya itulah sesuatu yang riil/hakiki yang nanti pasti akan kita hadapi. Sebab Allah yang menentukan kapan seseorang itu hidup untuk beberapa lama dan kapan ...
“Yaitu orang-orang yang memecahkan janji Allah sesudah dia diteguhkan.” (pangkal ayat 27). Apakah janji Allah yang teguh yang telah mereka pecah? Janji Allah terasa dalam diri kita sendiri-sendiri, yang ditunjukkan oleh akal kita. Janji Allah bersuara dalam batin manusia sendiri. Yaitu kesadaran akalnya. Tadi pada ayat 27 disuruh mempergunakan akal buat mencari di mana janji itu. Apabila akal dipakai mestilah ...
“Sesungguhnya Allah tidaklah malu membuat perumpamaan apa saja; nyamuk atau lebih kecil darinya.” Orang-orang yang kafir atau munafik itu mencari-cari saja fasal yang akan mereka bantahkan, untuk membantah Nabi. Dalam wahyu Tuhan Allah membuat berbagai perumpamaan. Tuhan pernah mengumpamakan orang yang mempersekutukan Allah dengan yang lain, adalah laksana laba-laba membuat sarang. Sarang laba-laba adalah sangat rapuh. (Surah al-Ankabut ayat 41). ...
Surah al-Hajj diturunkan di Madinah terdiri dari 78 ayat, namun sebagian mufasir berpendapat bahwa surah ini diturunkan di Mekkah. Dihiasi dengan ayat-ayat yang bermakna jelas (muhkam) dan bermakna tidak jelas (mutasyabihat). Diberi nama surah al-Hajj karena mengemukakan tentang syiar, faedah dan hikmah disyariatkannya ibadah haji. Terbesit dalam benak kita mengenai bagaimana Sang Pencipta menciptakan kita sebagai manusia. Manusia diciptakan dari ...
Al-Qur’an sebagai Kalam Illahi yang merupakan petunjuk dan pedoman bagi umat manusia (QS. 2:185); yang seharusnya kita mampu dan berusaha untuk memahami ayat-ayat-Nya baik secara tersirat maupun tersurat. Sehingga kita mampu mengamalkan apa yang sebenarnya Allah inginkan melalui firman-firman-Nya tersebut. Melihat fenomena sosial saat sekarang ini yang sangat jauh dari nilai-nilai Islami sebagai agama yang cinta damai dan kasih sayang. ...
Al-Qur’an dengan kuantifikasi yang cukup intens mengakui eksistensi manusia-manusia saleh dan asketis dalam banyak kaum. Tak terkecuali dengan manusia yang disebut dengan ahl al-Kitab –selanjutnya, untuk memudahkan disebut ahli kitab. Secara garis besar, konsep “ahli kitab” dalam al-Qur’an spesifik dan terbatas kepada tiga golongan, Yahudi, Nasrani (Kristen), dan Sabian (sābi’in). Diksi “ahli kitab” disebut sebanyak 31 kali dalam al-Qur’an. Meskipun ...
Melihat berbagai fakta yang terjadi saat ini, tidak sedikit para pemuda dan pemudi yang terjerumus ke dalam lembah perzinahan. Sebab terlalu jauhnya kebebasan mereka dalam bergaul, faktor utama yang mempengaruhinya adalah kurangnya pemahaman masyarakat saat ini terhadap batas-batas pergaulan antara laki-laki dan perempuan. Kita telah mengetahui bahwa sebagian besar bangsa barat adalah bangsa sekuler, seluruh kebudayaan yang mereka hasilkan jauh dari norma-norma agama. Tidak ada ...
“Dan gembirakanlah orang-orang yang beriman dan beramal shalih, bahwa untuk mereka adalah syurga-syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.” (pangkal ayat 25) Keras kepala nerakalah ancamannya. Tetapi kepatuhan dijanjikan masuk syurga. Sedangkan yang diajak buat kepatuhan itu ialah hal yang masuk di akal dan hal untuk keselamatan hidup sendiri di dunia ini, bukan memaksa yang tidak dapat dikerjakan. “Tiap-tiap kali diberikan ...
“Maka jika kamu tidak dapat membuat, dan sekali-kali kamu tidak akan dapat membuat, maka takutlah kamu kepada neraka yang menyalakannya ialah manusia dan batu, yang disediakan untuk orang-orang yang kafir.” (ayat 24). Kalau kamu sudah nyata tidak sanggup menandingi al-Quran, dan memang selamanya kamu tidak akan sanggup, baik susun kata atau makna yang terkandung di dalamnya, maka janganlah diteruskan juga ...































Kanal Tafsir Mencerahkan
Sebuah media Islam yang mempromosikan tafsir yang progresif dan kontekstual. Hadir sebagai respon atas maraknya tafsir-tafsir keagamaan yang kaku dan konservatif.