Apa yang kalian ketahui tentang shalat dhuha? Pada dasarnya ia terdiri dari dua kata yaitu: shalat dan dhuha. Shalat secara bahasa berarti do’a memohon kebajikan dan pujian. Sedangkan secara istilah berarti ibadah yang dilakukan dengan perkataan dan perbuatan dimulai dari takbir dan diakhiri salam dengan memenuhi rukun dan syarat yang telah ditentukan. Pada hakikatnya shalat adalah suatu perjuangan mencapai kebahagiaan yang dimulai dari mengagungkan Allah Swt.
Shalat mempunyai kedudukan yang sangat penting dalam Islam, yakni shalat merupakan fondasi yang kokoh bagi tegaknya agama Islam. Kemudian shalat dhuha adalah shalat sunnah yang waktu pelaksanaannya dikerjakan pada waktu matahari sedang naik sekurang-kurangnya melebihi satu tombak. Jumlah rakaat shalat dhuha adalah sekurang-kurangnya dua rakaat, boleh empat rakaat, delapan rakaat, dan dua belas rakaat.
Hukum melaksanaan shalat dhuha yaitu sunah mu’akkadah yakni sunah yang sangat dianjurkan. Sebagaimana Nabi Saw. bersabda: “Kekasihku menasihatiku dengan tiga perkara: agar aku tidak tidur sehingga aku shalat witir, agar aku puasa tiga hari dalam setiap bulan dan agar aku tidak meninggalkan shalat dua rakaat yaitu dhuha.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Keistimewaan Shalat Dhuha
- Diampuni dari segala dosa
Sebagaimana sabda Nabi Saw: “Barang siapa menjaga shalat dhuha, maka Allah akan mengampuni segala dosanya walaupun sebanyak buih di lautan.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad).
- Pengganti sedekah anggota tubuh
Sebagaimana sabda Nabi Saw: “Berilah sedekah pada setiap persendian kalian. Setiap ucapan tasbih (Subhanallah adalah sedekah). Setiap ucapan tahmid (Alhamdulillah adalah sedekah). Lalu setiap bacaan tahlil (Laillahaillah adalah sedekah). Setiap ucapan takbir (Allahu akbar adalah sedekah). Amar ma’ruf (menyuruh kebaikan) adalah sedekah. Mencegah yang munkar adalah sedekah dan semua itu cukup dengan melakukan shalat dua rakaat yang kalian kerjakan pada waktu dhuha.” (HR. Ahmad, Muslim, dan Abu daud).
- Dicukupi kebutuhan hidupnya
Sebagaimana sabda Nabi Saw: “Wahai anak adam shalatlah untuk-Ku empat rakaat diawal hari, maka aku akan mencukupi kebutuhanmu pada sore harinya.” (HR. Tirmidzi).
- Mendapat pahala setara ibadah haji dan umrah
Sebagaimana sabda Nabi Saw: “Barang siapa yang shalat subuh berjamaah kemudian duduk berdzikir untuk Allah hingga matahari terbit kemudian (dilanjutkan dengan) melaksanakan shalat shuha dua rakaat, maka baginya seperti pahala haji dan umrah sepenuhnya, sepenuhnya, sepenuhnya.” (HR. Tirmidzi).
- Memasuki surga melalui pintu dhuha
Sebagaimana sabda Nabi Saw: “Sesungguhnya di surga kelak terdapat pintu bernama ad-dhuha. Dan pada hari kiamat nanti akan terdengar panggilan, dimanakah orang-orang yang melanggengkan shalat dhuha? Ini adalah pintu kalian. Masuklah kalian dengan rahmat Allah Swt.” (HR. Thabrani).
- Dibagunkan baginya istana emas di surga
Sebagaimana sabda Nabi Saw: “Barang siapa yang mengerjakan shalat dhuha 12 rakaat, maka Allah akan membangunkan untuknya istana emas di surga.” (HR. Thabrani).
Hubungan Shalat Dhuha dengan Kecerdasan Fiskal, Spiritual dan Intelektual
- Kecerdasan Fiskal
Shalat dhuha dikatakan mampu meningkatkan kekebalan tubuh dan kebugaran fisik yang dijadikan alternative olahraga yang efektif dan efisien karena dilakukan pada pagi hari ketika sinar matahari pagi masih baik untuk kesehatan dan kondisi udara yang bersih.
- Kecerdasan Spiritual
Sering kali setiap manusia merasa kecewa dan sering berkeluh kesah terhadap kegagalan yang dialaminya, ia beranggapan bahwa rezeki yang didapatkan selalu sedikit. Pada akhirnya berambisi untuk melakukan perbuatan yang tidak baik, misalnya mencuri. Maka shalat yang satu ini berfungsi untuk manusia agar tidak terjerumus dari nafsu yang tidak baik.
- Kercerdasan Intelektual
Alasan Utama Meningkatkan Kecerdasan Inteletual
- Mendapat cahaya dari Allah Swt
Cahaya Allah tidak diberikan kepada para pelaku kejahatan dan pengabdi kemiskinan. Cahaya Allah hanya diberikan kepada orang yang senantiasa ingat kepada Allah, baik pada waktu pagi maupun petang.
- Menjadikan jiwa tenang
Sebagaimana Allah Swt berfirman: “(Yaitu) orang0orang yang beriman dan hati mereka menjadii tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. ar-Rad/13 :28).
- Menjadikan pikiran lebih konsentrasi
Ketika proses belajar menjadikan kita terasa mengantuk. Mengantuk merupakan bukti bahwa otak mengalami keletihan karena berkurangnya asupan oksigen ke otak. Salah satu gerakan, yakni sujud membantu mengalirkan darah secara maksimal ke otak. Itu artinya, otak mendapatkan asupan darah dan oksigen yang berguna untuk memacu kerja sel-selnya.
Jadi, itulah enam keistimewaan shalat dhuha yang telah Allah berikan kepada semua orang khususnya umat islam untuk dijalankan dengan baik dan selalu istiqomah. Agar nantinya kita semua dapat pahala dari Allah Swt dan mendapatkan tempat yang mulia, yakni surga.
Penyunting: Bukhari




























Leave a Reply