Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Tafsir Ayat 63 “Dan (ingatlah) tatkala telah Kami ambil perjanjian dengan kamu, dan telah Kami angkatkon gunung di atas kamu: Peganglah apa yang telah Kami berikan kepada kamu dengan sungguh-sungguh.” (pangkal ayat 63). Diperingatkan lagi janji yang telah diikat di antara mereka dengan Tuhan, bahwa mereka akan beriman kepada Allah Yang Tunggal, tidak mempersekutukan dan tidak membuat berhala, hormat kepada ...

Tafsir Ayat 62 Baca Bagian 1 dan Bagian 2... Menurut sabda Nabi s.a.w. kepada sahabat beliau Amr bin al-‘Ash, seketika beliau ini yang tadinya amat benci kepada Nabi s.a.w., lalu masuk Islam dan meminta maaf kepada beliau atas kesalahan-kesalahan yang telah lalu, Nabi s.a.w. telah bersabda kepadanya: “Hai Amr, Islam itu menghapuskan dosa-dosa yang telah lalu.” Artinya, mulai dia memeluk ...

Tafsir Ayat 62 Baca Sebelumnya…. Kesan pertama yang dibawa oleh ayat ini ialah perdamaian dan hidup berdampingan secara damai di antara pemeluk sekalian agama dalam dunia ini. Janganlah hanya semata-mata mengaku Islam, Yahudi atau Nasrani atau Shabi’in; pengakuan yang hanya di lidah dan karena keturunan. Lalu marah kepada orang kalau dituduh kafir, padahal iman kepada Allah dan Hari Akhirat tidak ...

Minggu (31/1) Forum Mahasiswa Tafsir Muhammadiyah (FMTM) mengadakan webinar dengan tema “Jilbab dalam Konteks Indonesia: Perspektif Al-Quran, Budaya, Gender dan Hukum di Indonesia”. Webinar ini menghadirkan tiga narasumber, Dr. Abdul Muid Nawawi, Kaprodi Magister Ilmu Al-Quran dan Tafsir PTIQ Jakarta, Yulianti Muthmainnah S.H.I, M.Sos, Ketua Pusat Studi Islam, Perempuan dan Pembangunan, dan Kusen Ph.D, Anggota LSBPI Majelis Ulama Indonesia 2020-2025 ...

Tafsir Ayat 62 “Sesungguhnya orang-orang yang beriman.” (pangkal ayat 62) Yang dimaksud dengan orang beriman, di sini ialah orang yang memeluk Agama Islam, yang telah menyatakan percaya kepada Nabi Muhammad s.a.w. dan akan tetaplah menjadi pengikutnya sampai Hari Kiamat : “Dan orang-orong yang jadi Yahudi dan Nasrani dan Shabi’in“; yaitu tiga golongan beragama yang percaya juga pada Tuhan tetapi telah ...

Tafsir Ayat 61 ” Dan (ingatlah) seketika kamu berkata: Wahai Musa, tidaklah kami akan tahan atas makanan hanya semacam.” (pangkal ayat 61). Ini juga menunjukkan kekecilan jiwa dan kemanjaan. Mereka telah diberi jaminan makanan yang baik, manna dan salwa. Manna yang semanis madu dan daging burung, salwa yang empuk lezat. Dengan demikian mereka tidak usah menyusahkan lagi makanan lain pada ...

Tafsir Ayat 59 “Maka menggantilah orang-orang yang durhaka dengan kata-kata yang tidak diperintahkan kepada mereka.” (pangkal ayat 59). Maka kata Hiththah yang berarti permohonan ampun kepada llahi, mereka ganti dengan kata lain, yaitu hinthah yang berarti minta gandum kepada llahi. Artinya bukanlah mereka merundukkan kepala dengan segala kerendahan hati kepada Tuhan, sebab negeri itu telah dapat ditaklukkan, melainkan hanya mengingat ...

Salah satu yang menjadi ciri khas dari tafsir at-tanwir milik Muhammadiyah adalah ia memiliki judul-judul besar bagi setiap pembahasan. Contohnya adalah surah al-Baqarah ayat 124-129. Ayat-ayat itu diberikan judul besar sebagai “Peran Nabi Ibrahim dalam Agama, Pembangunan, Sosial dan Politik”. Inilah yang membedakan antara tafsir at-tanwir dengan tafsir-tafsir yang telah ada sebelumnya. Nama Nabi Ibrahim dapat dibilang cukup sentral dan ...

Tafsir Ayat 57 Kemudian diperingatkan Tuhan pula nikmat lain yang telah diberikan kepada mereka: “Dan telah Kami teduhi atas kamu dengan awan dan telah Kami turunkan kepada kamu manna dan salwa.” (pangkal ayat 57). Empat puluh tahun lamanya mereka tertahan di padang Tih, sebagai hukuman karena mereka tidak berani masuk ke negeri yang dijanjikan itu, sebagaimana kelak akan ada lagi ...

Tafsir Ayat 55 “Dan (ingatlah) tatkala kamu berkata kepada Musa: Wahai Musa! Tidaklah kami mau percaya kepada engkau, sehingga kami lihat Allah itu dengan terang.” (pangkal ayat 55). Ingatlah hai Bani Israil, bahwa setelah nenek-moyang kamu itu membuat berhala anak lembu sampai disuruh taubat dengan membunuh diri, janganlah kamu sangka bahwa mereka telah berhenti hingga itu saja. Patutlah hal itu ...