Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Al-Baqarah 61: Menelusuri Kandungan Bawang Merah Secara Saintifik

Bawang Merah
Sumber: https://www.halodoc.com/

Bawang merah adalah salah satu jenis tumbuhan yang digunakan oleh semua orang, baik sebagai bumbu masakan ataupun sebagai obat. Dalam Al-Qur’an bawang merah hanya disebutkan satu kali dengan lafadz بَصَلٌ yang terdapat dalam surat al-Baqarah ayat 61, berikut ayatnya:

وَإِذْ قُلْتُمْ يَا مُوسَى لَنْ نَصْبِرَ عَلَى طَعَامٍ وَاحِدٍ فَادْعُ لَنَا رَبَّكَ يُخْرِجْ لَنَا مِمَّا تُنْبِتُ الأرْضُ مِنْ بَقْلِهَا وَقِثَّائِهَا وَفُومِهَا وَعَدَسِهَا وَبَصَلِهَا قَالَ أَتَسْتَبْدِلُونَ الَّذِي هُوَ أَدْنَى بِالَّذِي هُوَ خَيْرٌ اهْبِطُوا مِصْرًا فَإِنَّ لَكُمْ مَا سَأَلْتُمْ وَضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الذِّلَّةُ وَالْمَسْكَنَةُ وَبَاءُوا بِغَضَبٍ مِنَ اللَّهِ ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانُوا يَكْفُرُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَيَقْتُلُونَ النَّبِيِّينَ بِغَيْرِ الْحَقِّ ذَلِكَ بِمَا عَصَوْا وَكَانُوا يَعْتَدُونَ

Artinya: “Dan (ingatlah), Ketika kamu berkata, “wahai musa! Kami tidak tahan hanya (makan) dengan satu macam makanan saja, maka mohonkanlah kepada tuhanmu untuk kami, agar dia memberi kami apa yang ditumbuhkan bumi, seperti: sayur-mayur, mentimun, bawang putih, kacang adas, dan bawang merah.” Dia (musa) menjawab, “apakah kamu meminta sesuatu yang buruk sebagai ganti dari sesuatu yang baik? Pergilah ke suatu kota, pasti kamu akan memperoleh apa yang kamu minta. “Kemudian mereka ditimpa kenistaan dan kemiskinan, dan mereka (kembali) mendapat kemurkaan dari allah. Hal itu (terjadi) karena mereka mengingkari ayat-ayat allah dan membunuh para nabi tanpa hak (alasan yang jelas). Yang demikian itu karena mereka durhaka dan melampaui batas.

Penafsiran Ayat

Dalam tafsir Jalalain, dijelaskan bahwa kaum Nabi Musa tidak tahan dengan satu jenis makanan saja yaitu Manna dan Salwa. Oleh karena itu mereka meminta kepada Nabi Musa agar memohon kepada Allah SWT untuk mengeluarkan tuumbuhan di muka bumi seperti sayur-mayur, ketimun, bawang putih, kacang adas, bawang merah. Dan dari permintaan kaumnya yang seperti demikian itu beliau bertanya “akankah kalian akan mengambil sesuatu yang yang lebih rendah atau yang lebih jelek untuk mengganti sesuatu yang lebih baik”, hal tersebut merupakam penolakan Nabi Musa.

Baca Juga  Dimensi Qashash Al-Qur’an: Makna, Fungsi, dan Pesan Moral

Akan tetapi karena rasa ketidakpuasan kaumnya mereka tidak mau menarik permintaan itu. Sehingga nabi musa pun berdo’an dan Allah SWT berfirman untuk menyuruh mereka pergi ke salah stu kota diantara kota yanga ada disan, karena disana terdapat tumbuhann yang mereka minta, lalu setelah itu allah SWT menimpakan kehinaan dan kenistaan, kemiskinan kepada mereka, hal tersebut disebabkan karena kemurkaan Allah SWT karena mereka mengingkari ayat-ayat Allah SWT dan membunuh para nabi hanya karena penganiayaan semata.

Bawang Merah Perspetif Sains

Bawang merah merupakan tanaman semusim. Tanaman ini dapat ditanam sepanjang tahun, akan tetapi harus ditanam di dataran rendah sampai dengan ketinggian 800 meter dari permukaan air laut. Kemudian dalam suhu kurang lebih 30 derajat celcius dan dilakukan pemeliharaan secara teratur. Bawang merah yang ditanam di daerah dataran rendah memiliki umur panen antara 60-80 hari dan akan memberikan hasil yang lebih maksimal baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Ini berbanding dengan yang ditanam di daerah tinggi yang mana akan mengakibatkan umur panen yang lebih panjang yakni antara 90-110 hari serta bawang merah yang dihasilkan juga kurang baik.

Untuk itu Bawang merah mampu tumbuh dengan baik seperti di sawah, tanah tegalan atau pekarangan. Dengan catatan, asalkan saja kondisi tanahnya subur, gembur serta banyak mengandung bahan organik dan aerasi atau peredaran oksigen yang baik. Hal tersebut dikarenakan ini merupakan tanaman yang membutuhkan sinar matahari yang cukup Panjang. Waktu yang baik untuk menanam bawang merah pada musim kemarau; antara bulan mei- juni.

Varietas Bawang Merah

  1. Bawang lokal / bawang jawa

Bawang merah lokal adalah jenis bawang yang asli berasal dari Indonesia. Pada umumnya bawang ini memiliki ukuran yang sedang. Jenis bawang lokal ini menjadi kebanggaan masyarakat petani brebes. Bawang lokal memiliki beberapa macam nama, di antaranya: Bawang bima curut, Bawang sidapurna, Bawang tablet, Bawang darkonah. Bawang sirad, Bawang juna, Bawang probolinggo, Parman, Kuning, Biru-sawah, dan Biru-pasir.

Baca Juga  Manfaat Tafsir Ilmi bagi Penguatan Pendidikan Keimanan

2. Bawang non lokal

Bawang non lokal adalah bawang yang berasal dari luar Indonesia, didatangkan dari negara philipina dan Thailand. Masyarakat petani di brebes menyebutnya dengan sebutan bawang Bangkok, yang mana bawang ini memiliki buah yang beesar-besar, anaknya banyak. Namun kekurangan dari bawang non lokal yakni tidak dapat dijadikan sebagai bibit. Sehingga sehabis panen harus langsung dijual. Berbeda dengan bawang lokal yang hasil dari panen dapat disimpan untuk dijadikan sebagai bibit Kembali.

Manfaat Bawang Merah

Bawang merah dapat digunakan sebagai ramuan herbal yang digunakan untuk mencegah ataupun mengobati dari berbagai macam penyakit. Adapun manfaat bawang merah untuk Kesehatan diantaranya yakni:

  1. Menurunkan kolestrol

Di dalam bawang merah terdapat beberapa jenis senyawa fitokimian yang mengandung quercetin dalam kadar yang tinggi. Terdapat flurostane saponin, isorhamnetin, glikosida, isoalliin (s-propeny1-L-cystein sulfoxide) thiosulfinate dan flavonoid. Dalam bidang Kesehatan Quercetin dan saponin memiliki berbagai manfaat. Sejumlah Wanita jepang melakukan penelitian dan menunjukkan bahwa mengkonsumsi flavonoid mampu untuk menurunkan kadar kolestrol total dalam tubuh, karena zat quercetin mampu untuk meningkatkan sirkulasi darah yang ada didalam tubuh dan mengurangi resiko stoke

2. membantu untuk menurunkan kadar gula darah.

Kadar gula yang tinggi atau yang berlebihan sudah terbukti mengakibatkan timbulnya penyakit dalam tubuh manusia yakni diabetes mellitus, center for disease control prevention mengatakan bahwa kadar gula yang tinggi adalah sumber dari segala penyakit degrenatif dan kronis. Dan Sebuah penelitian yang dilakuakan di daerah sudan, seorang penderita diabetes mellitus tipe satu dan dua, dan mengkonsumsi bawang merah mentah terbukti bahwa kadar gulanya normal dibandingkan orang yang tidak pernah mengkonsumsinya

3 Manfaat Lainnya

3. Memperkuat sistem kekebalan tubuh

Baca Juga  Tafsir Al‐Jawahir: Mengurai Keajaiban Alam dalam Al-Qur'an (2)

Seorang ahli diet di Washington yang Bernama anne mauney memaparkan bahwa alam tanaman bawang merah kandungan polifenol mengandung antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari radikal bebas. Kemampuan tersebut yang dapat menghilangkan radikal bebas yang di dalam tubuh dapat membantu untuk mendorong sistem kekebalan tubuh yang kuat. 

4. Bahan makanan untuk diet

Bawang merah bagus digunakan sebagai bahan makanan untuk diet, meskipun bukan makanan dengan nutrisi yang super banyak. Bawang merah tersebut mengandung nutrisi yang penting dalam jumlah sedang seperti kalium. Kalium merupakan mineral yang berhubungan dengan kesehatan jantung. Namun selain itu juga terdapat zat besi yang mampu meningkatkan sirkulasi peredaran oksigen dalam tubuh.

5. Mengandung vitamin C

Bawang merah adalah salah satu bahan makanan yang merupakan sumber vitamin C yang baik. Dalam kisaran 100 gr bawang merah, mengandng 10 persen vitamin C yang dibutuhkan oleh tubuh sehari-hari. Vitamin C merupakan vitamin esensial yang larut dalam air dan dibutuhkan oleh tubuh untuk membuat kolagen yang penting untuk tubuh. Kolagen adalah protein yang membantu untuk penyembuhan luka serta berfungsi untuk mendukung Kesehatan dan kekebalan tubuh.