Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Tumbuhan Obat Berkhasiat Di Dalam Al-Qur’an

obat Al-Qur'an
Sumber: https://www.dreamstime.com/

Tumbuhan obat merupakan salah satu jenis makhluk hidup yang tumbuh dan berfungsi untuk menyembuhkan penyakit. Al-Qur’an menekankan bahwa tumbuh-tumbuhan adalah karunia istimewa yang diberikan Allah kepada manusia. Bagian tumbuhan yang dapat dimanfaatkan untuk pengobatan adalah bagian daun, batang, akar, rimpang, bunga, buah dan bagian biji. Sebagaimana ditentukan dalam QS. Al-Syu‘ara[26]: 7.

أَوَ لَمۡ يَرَوۡاْ إِلَى ٱلۡأَرۡضِ كَمۡ أَنۢبَتۡنَا فِيهَا مِن كُلِّ زَوۡجٖ كَرِيمٍ كَرِيمٍ

Artinya: “Dan apakah mereka tidak memperhatikan bumi, betapa banyak Kami tumbuhkan di bumi itu berbagai macam pasangan (tumbuh-tumbuhan) yang baik?”

Sedangkan pengobatan dalam islam terdapat dalam hadits berikut. Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:

مَا أَنْزَلَ اللهُ دَاءً إِلَّا أَنْزَلَ لَهُ شِفَاءً

“Apabila Allah menurunkan penyakit, Dia pasti menurunkan obatnya” (HR. Bukhari).

Prinsip pengobatan penyakit adalah menjaga kesehatan, melindungi diri dari hal-hal yang menimbulkan penyakit, dan menghilangkan zat yang berbahaya bagi tubuh. Adapun prinsip pengobatan dalam Al-Qur’an adalah tidak mengobati dengan bahan-bahan yang dilarang. Kemudian berobat pada ahlinya, dan tidak menggunakan mantra atau sihir. Adapun bahan-bahan obat yang disebutkan dalam Al-Qur’an:

1. Madu

Madu disebutkan dalam Al-Qur’an Surah An-Nahl ayat 68-69 yang artinya, “Dan tuhanmu mengilhamkan kepada lebah, “Buatlah sarang di gunung-gunung, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibuat manusia. Kemudian makanlah dari segala (macam) buah-buahan, lalu tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu).” Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berpikir.”

Baca Juga  Al-Quran dan Sains Modern: Pandangan Said Nursi dan Hasby Ashidiqie

Khasiat madu antara lain membersihkan kotoran yang terdapat pada usus dan pembuluh darah, menetralkan kelembapan tubuh baik yang dikonsumsi maupun secara lokal. Juga meningkatkan pertumbuhan bakteri menguntungkan dan menghambat bakteri berbahaya, penyembuhan saluran pencernaan yang efektif. Lalu, membantu penyerapan kalsium, sebagai antioksidan, aman untuk penderita diabetes, mempercepat penyembuhan luka.

Dikutip dari buku Pengobatan Cara Nabi, madu dapat digunakan untuk mengobati beraneka ragam penyakit seperti thypus. Penurunan fungsi usus dan lambung yang disertai muntaber, liver kronis. Juga impotensi umum, keracunan karena tertahannya air kencing, atau karena zat eksternal seperti zirnikh.

Dalam buku karya Nadiah Thayyara berjudul Buku Pintar Sains dalam Alquran. Madu juga bisa digunakan untuk mengobati luka bahkan penyembuhannya lebih cepat daripada obat. Misalnya, menyembuhkan luka akibat terlalu lama berbaring yang biasa dialami oleh orang tua yang berusia lanjut yang sulit bergerak.

2. Air

Dipercaya bahwa air dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Seperti penyakit jantung, rematik, lesi kulit, penyakit pernapasan dan usus, penyakit ginekologi bahkan stroke. Ketika seseorang mandi di pagi hari, maka peredaran darahnya menjadi lebih baik. Sehingga tubuh terasa lebih bugar, produksi sel darah putih dalam tubuh meningkat, begitu pula hormon testosteron dan estrogen juga meningkat, serta memberikan kekebalan terhadap virus.

3. Buah Tin dan Zaitun

“Yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi. (yaitu) pohon zaitun, yang tumbuh tidak disebelah timur (sesuatu) dan tidak pula disebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api, cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis).” (QS. An-Nur ayat 35).

Imam Al-Qurtubi mengatakan zaitun memiliki banyak manfaat terutama dalam bentuk ekstrak minyak. 

Pohonnya merupakan yang pertama kali tumbuh di bumi sejak peristiwa banjir di masa Nabi Nuh. Buahnya juga disebut memiliki berkah besar karena didoakan 70 nabi.

Baca Juga  Analisis Semantik Kata Hujan dalam Al-Qur’an

Manfaat buah zaitun diantaranya yaitu mengurangi ateriosklerosis, mencegah penyakit kulit. Bahkan dapat mengurangi serangan kanker payudara, rahim, perut dan usus besar apabila dikonsumsi satu sendok setiap hari. Kemudian juga dapat mengurangi kadar kolestrol berbahaya tanpa mengurangi kolestrol yang baik untuk tubuh serta mengurangi tekanan darah tinggi.

Sedangkan manfaat buah tin diantaranya yaitu mengatasi sembelit, mengurangi berat badan. Juga menjaga kadar kolestrol normal, mencegah kanker usus, menguatkan tulang, meredakan nyeri tenggorokan, mengatasi anemia, serta meningkatkan daya kekebalan tubuh.

4. Buah Kurma

“Dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu. Maka makan, minum, dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia. Maka katakanlah, ‘sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini,” (QS. Maryam ayat 25-26).

Di dalam buah kurma matang mengandung gula kurang lebih 80%, kandungan lainnya seperti; protein, lemak, mineral, zat besi, zat magnesium serta asam folat. Wanita hamil membutuhkan banyak zat besi selama kehamilan dan kurma kaya kandungan zat besi untuk mencegah anemia. Wanita hamil juga membutuhkan kalsium untuk memperkuat tulang dan gigi janin. Begitu juga bayi, saat menyusu akan menghisap banyak kalsium dari darah. Akibatnya ibu menyusui rawan radang gigi dan nyeri tulang, bahkan pengeroposan tulang pasca melahirkan. Kurma juga mengandung fosfor yang memberi nutrisi kepada sel otak dan sel reproduksi bagi wanita hamil.

Sebagaimana hadits Nabi SAW “Barang siapa yang sarapan dengan tujuh butir kurma Ajwa setiap pagi akan terhindar dari bahaya racun dan sihir.” (HR Muslim).

Baca Juga  Ketika Sains dan Wahyu Bertemu: Studi Pemikiran Keith L. Moore

Dalam Buku Pintar Sains dalam Alquran disebutkan kurma juga bermanfaat mengatasi sembelit dan wasir jika dimakan ketika perut kosong. Serta dapat membantu menghilangkan penyumbatan aliran darah dalam tubuh, memperkuat penglihatan dan pendengaran. Bahkan meredakan batuk menahun, mencegah kanker dan mengobati darah tinggi.

Sehingga, dapat ditarik kesimpulan bahwa pengobatan merupakan suatu penanganan untuk menyelamatkan diri dari penyakit atau benda asing yang mempengaruhi tubuh. Islam tidak melarang bagi seseorang untuk melakukan pengobatan jikalau menderita penyakit, melainkan menganjurkan untuk melakukan pengobatan. Cara pengobatan menurut Islam sangatlah banyak, salah satunya berobat dengan Al-Qur’an, karena di dalam Al-Qur’an lah terdapat obat dan cara-cara pengobatan yang telah di ajarkan oleh nabi Muhammad SAW. Dan di dalam Al-Qur’an telah terbukti kebenaran dan keampuhannya.

Sri Wulandari Susanti, lahir di Bekasi pada 26 Agustus 1999 dan sekarang menetap di Cibitung. Sedang menyelesaikan pendidikan S1 Farmasi di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka.