Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Dalam berbisnis, selain skill dan wawasan, ada hal mendasar yang harus dimiliki seseorang. Hal itu tiada lain adalah karakter atau mental. Bagi Quraish Shihab, hal ini penting untuk diperhatikan. Sebab tidak jarang orang mudah kalah atau jatuh dalam persaingan bisnis karena kelalaian terhadap karakter atau mental ini. Penjelasan soal ini diurai Quraish Shihab dalam bukunya “Bisnis Sukses Dunia Akhirat: Berbisnis ...

Dalam penulisan karya tafsir kontemporer, Prof. M. Quraish Shihab telah menjadi pilar utama bangsa Indonesia yang amat membanggakan. Selain itu, kontribusinya patut dianggap mewakili bangsa Indonesia dalam lintas kepenulisan karya kontekstualiasasi tafsir Al-Qur’an pada kancah internasional. Latar Belakang Kepenulisan Al-Misbah Pengarangan kitab itu disebabkan oleh dua faktor. Pertama, di tengah tingginya minat memahami Al-Qur’an serta kurangnya rujukan tafsir berbahasa Indonesia ...

Ketika membahas seputar gender, sering sekali muncul pada fikiran seseorang gambaran diskriminatif atau ketidakadilan bagi perempuan. Akan tetepi, menurut pandangan Islam, segala sesuatu diciptakan oleh Allah SWT berdasarkan kudratnya masing-masing. Oleh karena itu, baik laki-laki maupun perempuan hendaknya melakukan kerja sama satu sama lain. (Suhada, “Kesetaraan Gender: Posisi Kepemimpinan Perempuan Dalam Islam,” Mumtaz: Jurnal Studi Al-Qur’an dan Keislaman, Hal 181-182) ...

Cerita Quraish Muda Tidak banyak yang tahu dan mengenal siapa sosok di balik gemarnya Quraish Shihab muda pada ilmu tafsir. Padahal di balik megahnya karir akademiknya hari ini, ada sosok yang tak boleh dilupakan. Siapakah sosok itu? Dalam buku Cahaya, Cinta dan Canda M. Quraish Shihab, peran sosok itu dijelaskan lumayan dalam dan jelas. Ia adalah sosok yang telah mengajarkan ...

Tafsir berbeda dengan Al-Qur’an. Perbedaan utamanya A-lquran adalah wahyu ilahi pasti benar, sedangkan tafsir itu produk manusia bisa benar bisa salah. Tafsir diartikan sebagai penjelasan tentang maksud Allah dalam Firman-Nya sesuai dengan kemampuan manusia. Manusia sebagai penafsir tidak bisa menjelaskan secara tuntas dalam berbagai aspek apa yang dimaksud oleh ayat-ayat yang ditafsirkan. Karena kemampuan manusia untuk memahaminya terbatas dan boleh ...

I’jāz Al-Qur’an merupakan salah satu cabang dari Ulumul Quran. Kata i’jāz berasal dari kata a’jaza-yu’jizu, artinya melemahkan atau menjadikan tidak mampu. Yang dimaksud dengan i’jāz Al-Qur’an di sini adalah ketidakmampuan manusia maupun jin untuk menjawab tantangan Al-Qur’an sebagai bukti kebenaran risalah Nabi Muhammad saw. Manusia maupun jin diberikan tantangan oleh Al-Qur’an untuk membuat kitab suci semisalnya. Tantagan ini diberikan dalam ...

Dalam wacana yang berkembang saat ini, istilah wasathiyyah sering kali menjadi bahan diskusi perbincangan. Selain itu pembahasan wacana wasathiyyah hampir selalu di angkat baik dalam segi tafsiranya, pengaplikasianya dalam masyarakat dan negara, atau bahkan sebagai jalan alternatif dari persoalan-persoalan moderasi beragama. Tetapi, terlepas dari hal tersebut, hal dasar apa yang menjadikan kita harus menganut sikap wasathiyyah? dan mengapa harus wasathiyyah? ...

Cita Keislaman Figur Muhammad Quraish Shihab (biasa disingkat MQS) adalah satu dari sekian tokoh ulama dan cendekiawan muslim yang memberi teladan bagi bangsa yang majemuk dan mayoritas muslim terbesar di dunia ini.  Demikian adanya karena MQS selalu meletakkan gagasan dan pemikiran keislamannya untuk berikhtiar dan mendayungnya pada prinsip washatiyyah (moderasi) Islam. MQS menganggap jalan moderasi-lah yang menjadikan keislaman menjadi tenang, ...

Penamaan Kitab Suci umat Islam yang berisi wahyu dari Allah untuk seluruh manusia dengan “Al-Quran” adalah penamaan yang sangat tepat. Menurut Quraish Shihab, tidak ada satu bacaan pun sejak peradaban manusia mengenal tulisan, yang mampu melebih Al-Quran. Tidak ada bacaan yang dilafalkan oleh banyak sekali manusia, yang mereka tidak mengenal bahasanya dan tidak mampu menulis dengan aksaranya melainkan Al-Quran. Bagaimana ...

Prinsip dakwah itu tercantum dalam firman Allah Ta’ala Surah An Nahl ayat 125 yang berbunyi : ٱدْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِٱلْحِكْمَةِ وَٱلْمَوْعِظَةِ ٱلْحَسَنَةِ ۖ وَجَٰدِلْهُم بِٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ ۚ Artinya : “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.” Dalam menjelaskan bil hikmah di atas Quraish Shihab mengatakan bahwa hikmah ...