Dalam Al-Qur’an, lafal al-ghayz beserta derivasinya berjumlah sebanyak 11 kali pada 8 surat, 8 lafal dalam berbagai bentuknya terdapat dalam surat-surat madaniyah dan 3 kata lainya beserta bentuknya berada dalam surat-surat makkiyah.[1] Lafal al-ghayz terdapat pada QS. Ali Imran: 134 الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّۤاءِ وَالضَّرَّۤاءِ وَالْكَاظِمِيْنَ الْغَيْظَ وَالْعَافِيْنَ عَنِ النَّاسِۗ وَاللّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ Artinya: (yaitu) orang yang berinfak, baik di ...
Menahan amarah dan memaafkan merupakan bentuk ketakwaan seseorang kepada Tuhannya, seperti yang dijelaskan pada QS. Ali Imran ayat 134 bahwa sebaik-baik orang adalah yang dapat menahan amarahnya, serta orang yang memliki hati yang lapang, yakni mudah memaafkan kesalahan oranglain. Dengan itu kita harus paham dan mengerti pengertian dan urgensi keduanya. Antara Menahan Amarah dan Memaafkan Marah dan memaafkan sangat erat ...




























Kanal Tafsir Mencerahkan
Sebuah media Islam yang mempromosikan tafsir yang progresif dan kontekstual. Hadir sebagai respon atas maraknya tafsir-tafsir keagamaan yang kaku dan konservatif.