Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Ma’nā cum maghzā (McM), merupakan sebuah pendekatan dalam metode penafsiran yang dirancang dalam rangka menggali signifikansi pesan/ makna di dalam ayat-ayat Al-Qur’an untuk dapat diterapkan pada masa kini. Metode Penafsiran Muktakhir Sahiron Syamsuddin, seorang perancang dari metode ini mengatakan bahwa ma’nā cum maghzā merupakan bentuk penyederhanaan sekaligus pengembangan atas aliran yang diusung oleh Fazlur Rahman, Nasr Hamid Abu Zayd, Abdullah ...

Pada artikel sebelumnya, penulis telah menjelaskan mengenai ‘Paradigma Ma’na Cum Maghza sebagai pendekatan Tafsir ala Sahiron Syamsuddin’. Adapun dalam tulisan kali ini penulis akan memaparkan terkaitprinsip hermeneutika gramatikal Schleiermacher ketika direlevansikan dengan pendekatan tafsir Ma’na Cum Maghza. Dalam pengembangan pendekatan tafsir Ma’na Cum Maghza ini, ternyata Sahiron tidak hanya merujuk kepada tokoh-tokoh Muslim; (seperti Fazlur Rahman, Abu Zayd, dan al-Talibi), ...

Dalam setiap keilmuan tentu kita akan mengenal yang namanya paradigma, pun demikian dalam keilmuan penafsiran Al-Qur’an. Setiap pendekatan tafsir yang ditawarkan mufassir tentu akan memiliki paradigma atau cara pandang tersendiri terhadap Al-Qur’an sebagai kitab suci yang hendak ditafsirkan, sehingga hal ini dapat mempengaruhi terhadap cara berfikir sang mufassir yang mana nantinya dapat menghasilkan pemikiran baru atau pandangan baru dalam pendekatan ...