“Ramadan” berasal dari suku kata “ramdhun“, yang memiliki makna terbakar (idza ihtaraqa). Ketika kata “ramadan” disandingkan dengan kata “syahr” (bulan), maka ia adalah isim ‘alam dan terhalang kemunsharifannya (isim ghairu munsharif). Disebut sebagai Ramadan, karena beberapa versi makna. Versi pertama menyebutkan, pada saat itu cuaca sedang panas sehingga terjadi kelaparan dan rasa haus. Kedua, sebab di bulan itu dosa-dosa menguap ...



























Kanal Tafsir Mencerahkan
Sebuah media Islam yang mempromosikan tafsir yang progresif dan kontekstual. Hadir sebagai respon atas maraknya tafsir-tafsir keagamaan yang kaku dan konservatif.