Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Cita Keislaman Figur Muhammad Quraish Shihab (biasa disingkat MQS) adalah satu dari sekian tokoh ulama dan cendekiawan muslim yang memberi teladan bagi bangsa yang majemuk dan mayoritas muslim terbesar di dunia ini.  Demikian adanya karena MQS selalu meletakkan gagasan dan pemikiran keislamannya untuk berikhtiar dan mendayungnya pada prinsip washatiyyah (moderasi) Islam. MQS menganggap jalan moderasi-lah yang menjadikan keislaman menjadi tenang, ...

Musyawarah adalah salah satu ajaran penting dalam Islam. Setidaknya ada tiga ayat dalam al-Qur’an yang secara tegas memerintahkan kita untuk bermusyawarah dalam menghadapi segala masalah, khususnya yang terkait dengan orang lain. Ketiga ayat tersebut adalah: “Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah-lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ...

Profil Gus Baha’ KH. Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang lebih sering dikenal dengan Gus Baha’ adalah putra Kiai Nur Salim. Beliau adalah pengasuh pesantren al-Qur’an di Kragan, Narukan, Rembang. Ayahnya, Kian Nur Salim adalah murid dari Kiai Arwani Kudus dan Kiai Abdullah Salam, Kajen, Pati. Melihat jejak langkahnya, Gus Baha’ memulai pengembaraan ilmiahnya di Yogyakarta pada tahun 2003.  Selain pemahaman ...

Vaksin merupakan salah satu cara yang cukup ampuh dan efektif dalam mencegah penyakit dan menjaga kondisi tubuh. Biasanya vaksin juga disebut dengan istilah imunisasi. Maksudnya mengambil peluang dari fungsi unik yang dimiliki setiap tubuh dalam memperlajari dan melawan virus atau kuman penyebab suatu penyakit. Vaksin pada dasarnya membantu menciptakan herd immunity atau kekebalan tubuh. Karena bertujuan untuk melindungi tubuh dari ...

Hakimiyah merupakan pemikiran utama yang menjadi landasan konsep kelompok-kelompok Islam radikal. Dari konsep hakimiyah ini, lahir konsep syirik hakimiyah dan tauhid hakimiyah dari Sayyid Quthb dan saudaranya, Muhammad Quthb. Dan dari sana lah, muncul istilah al-ushbah al-mu’minah (golongan yang beriman). Serta keyakinan atas janji Allah bagi siapa saja yang bergabung kepada kelompoknya. Dari konsep inilah, muncul perasaan bahwa umat Islam ...

Setelah Allah memberi ajaran sopan-santun kepada ummat yang beriman, supaya mereka memilih kata-kata yang baik, yang tidak bisa disalah-artikan, dilanjutkan lagi sekarang supaya mereka jangan meniru perangai-perangai Bani Israil yang suka banyak tanya, banyak soal, yang bukan semata-mata untuk menghilangkan keraguan ; “Atau apakah kamu hendak bertanya kepda Rasul kamu sebagai telah ditanyai Musa di waktu dulu?” (pangkal ayat 108). ...

Sepertiga isi al-Qur’an adalah kisah. Dari berbagai kisah, kisah Nabi Musa a.s. lah yang paling sering diungkap, di mana kisahnya tidak lepas dari perjuangan melawan kekuasaan Fir’aun yang zalim. Nama Nabi Musa sendiri disebutkan sebanyak 136 kali dalam al-Qur’an, sementara nama Fir’aun disebutkan sebanyak 74 kali. Yang menarik adalah nama Fir’aun disebutkan jauh lebih banyak daripada nama Nabi Muhammad saw. ...

“Tidakkah engkau ketahui?” (pangkal ayat 107). Gaya pertanyaan seperti ini adalah menguatkan kata, yang dinamai Istifham-Inkari. Tidakkah engkau tahu wahai utusanKu? Untuk menekankan perhatian kepada hal yang tengah dibicarakan. “Bahwasanya Allah itu, kepunyaanNyalah kerajaan langit dan bumi.” Dia Yang Maha Kuasa mengatur semuanya. Maka jika perhatian telah ditumpahkan kepada Maha Kekuasaan yang meliputi semua langit dan bumi itu, menjadi kecillah ...

Perbedaan adalah sunnatullah dan keragaman adalah kenyataan yang menunjukkan ke-Maha-Besar-an Sang Khaliq. Allah Swt menciptakan manusia berbeda-beda satu sama lain sesuai dengan ciri khasnya masing-masing. Allah berfirman: Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kalian saling mengenal. Sungguh, yang paling mulia di antara kalian adalah yang paling taqwa (QS. al-Hujurat: 13). Ayat ini merupakan bentuk pengakuan mengenai realitas keberagaman, termasuk ...

Kemudian daripada itu Tuhan memperingatkan kepada orang-orang yang beriman bahwasanya Rasul-rasul diutus Tuhan ganti-berganti, dan wahyu atau Kitab Suci diturunkan berturut-turut. Semuanya itu memakai ayat-ayat, atau tanda. Ayat diartikan juga mu’jizat. Ayat diartikan juga, syariat atau perintah Nabi berganti datang. Kitab berturut turun, zaman pun berganti. Tetapi pokok hukum, yaitu percaya kepada Allah Yang Maha Esa, dan percaya akan Hari ...